Sabtu, 20 September 2025

TUHAN MEMULIHKAN UMATNYA

 

Garis-garis Besar Kotbah Ibadah Minggu 21 September 2025

Tema:

TUHAN MEMULIHKAN UMATNYA

 

Ev: Amos 9:11-15

 

LATAR BELAKANG:

1.     Amos melayani pada masa pemerintahan raja Uzia di Yehuda dan  Raja Yerobeam II di Israel pada abad ke-8 SM. Amos sejaman dengan nabi Hosea

2.     Amos menubuatkan tentang penghukuman Tuhan atas bangsa Israel karena dosa-dosa mereka yang sangat Tuhan benci. Ini bisa kita lihat mulai dari pasal 2 dan pasal 8.

3.     Kejahatan mereka sudah kelewatan bagi Tuhan. Mereka berpura-pura beribadah kepada Tuhan tetapi mereka juga menyembah berhala.

-  Mereka diberi Tuhan hak sebagai pemerintah tetapi menyalahgunakannya untuk menindas rakyat.

- Kesenjangan sosial antara orang kaya,  kaum bangsawan dengan rakyat begitu jauhnya. Bahkan mereka merampas tanah dan hak-hak rakyatnya demi kepentingan diri mereka sendiri.

4.  Dalam Amos 5-6 Amos memperingatkan mereka bahwa Tuhan pasti akan menghukum mereka dengan luar biasa.

5.  Tapi kalau mereka sungguh-sungguh mencari Tuhan, mereka dapat terhindar dari kehancuran (Amos 5:14-15)

6.     Namun mereka keras  kepala, sehingga Tuhan akan melaksanakan hukumanNya.

7.  Lalu dalam pasal 9 ini dan Nas ayat 11-15 ini Amos menyampaikan pesan harapan yang menjanjikan bahwa Tuhan akan mengumpulkan umat-Nya dan memulihkan mereka ke tanah mereka.

8.  Ini  adalah janji Tuhan bagi orang-orang yang tertindas, orang-orang yang dizolimi oleh para bangsawan dan raja.

9.  Janji kepada sisa-sisa Israel yaitu  mereka yang tetap berharap kepada Tuhan meski mereka merasakan ketidakadilan, kemiskinan, penindasan, bahkan ikut merasakan imbas hukuman Tuhan karena dosa-dosa para raja dan pemimpin mereka itu.

 

PELAJARAN UNTUK DIAMBIL:

1.     Tidak ada satupun dari manusia yang tidak pernah menghadapi persoalan hidup.

2.     Persoalan oleh karena dosa sendiri, oleh dosa orangtua dan nenek moyang kita, oleh karena dosa pemimpin-pemimpin kita.

3.     Akibat dosa itu Allah pasti akan menghukum.

4.     Namun bagi setiap orang-orang yang menaruh harapannya kepada Tuhan, setelah penghukuman itu Allah akan memulihkannya  kembali.

5.     Ketika hukuman itu datang, tentunya akan berdampak kepada semua orang.

6.     Saat Tuhan menghukum itu bukan suatu keadaan yang enak.

7.     Bagaimana sikap kita  ketika hukuman itu datang?

a.  Jika hukuman itu datang akibat dosa dan perbuatan kita  pribadi maka mari ingat kotbah minggu lalu: tentang anak yang hilang, yang walaupun kondisinya sangat berdosa  dan menderita, tetapi ketika dia sadar dan bertobat, kembali kepada Bapanya maka dia dipulihkan. Dan kehidupannya menjadi lebih baik.

Kotbah 2 minggu lalu di Yeremia 18:7-8 berkata Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan mencabut, merobohkan dan membinasakannya. Tetapi apabila bangsa yang terhadap siapa Aku berkata demikian telah bertobat dari kejahatannya, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak menjatuhkan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka.

b.  Jika penderitaan dan kesukaran yang kita alami adalah sama seperti Kondisi bangsa Israel zaman Amos akibat hukuman dari Tuhan karena dosa-dosa raja dan pemimpin-pemimpin mereka maka:

1.   Tetaplah sabar, jangan putus asa. Berharap dan bergantung kepada Tuhan, sebab Tuhan berjanji akan memulihkan setiap umatNya yang sudah hancur sekalipun.

2.    Tunduklah kepada Allah dan berilah dirimu dipulihkan maka kamu akan hidup dan segala kebaikan Tuhan yang sudah dipersiapkannya akan di nyatakan dalam kehidupanmu.

3.  Ingatlah bahwa Allah itu adil. Dia hanya akan membinasakan orang yang jahat dan sombong saja Amos 9:10: “ Oleh pedang akan mati terbunuh semua orang berdosa di antara umat-Ku yang mengatakan: Malapetaka itu tidak akan menyusul dan tidak akan mencapai kami."

4.  Tetapi sisa-sisanya yaitu yang berharap kepada Tuhan meskipun mereka menderita, ditindas, dimiskinkan dan dianiaya akan diselamatkan oleh Tuhan.

5.      Dalam ayat 11-15 Tuhan menjanjikan pemulihan yang luar biasa bagi umatNya.

8.  Ketika hidup kita hancur, ekonomi hancur, keluarga berantakan, kegagalan dalam banyak hal, TETAPLAH percayalah kepada Tuhan. Sebab hanya Dia yang bisa memulihkan.

9.   Pemulihan dan pemeliharaan itu adalah inisiatif Tuhan. Sebagaimana Tuhan telah berjanji kepada Abraham keturunannya akan menjadi berkat bagi segala bangsa, dan akan terus mendiami negeri yang dijanjikan Tuhan, maka Tuhan konsisten menjaga keberadaan umatNya tetap ada di bumi ini.

10. Namun ada saatNya dia menghukum dan membinasakan umat pilihanNya itu yang tidak setia kepada Tuhan dan yang mau menyembah kepada ilah-ilah lain.

11. Itu semua dilakukan untuk memurnikan bangsa pilihanNya itu sampai semua nubuatan Tuhan digenapi atas bangsa itu.

12. Karena itu percayalah kepada Tuhan, bahwa Tuhan akan memulihkan hidup setiap kita yang percaya kepadaNya dan jangan bermain-main dengan dosa, sebab Tuhan membenci dosa, tetapi mengasihani orang-orang yang hancur hati karena dosa-dosanya dan datang kepada Tuhan.

 

Shalom,

Ev. Harles Lumbantobing


KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar anda yang baik, sopan dan bahasa yang mudah dimengerti. terimakasih