Garis-Garis
besar Kotbah 4 Januari 2026
Tema:
DARI
KEPENUHANNYA KITA MEMPEROLEH KASIH KARUNIA
Ev:
Yohanes 1:10-17
Illustrasi: Dalam sebuah jalan raya menuju taman kota, ada
sepasang suami istri yang berjalan kaki sambil berpegangan menuju suatu tempat.
Di belakang mereka ada sebuah sepeda motor yang berjalan melewati dikendarai
oleh sepasang suami istri yang berboncengan. Dalam hati si suami yang jalan
kaki ini “enak yah punya uang seperti
mereka bisa beli sepeda motor sehingga bisa bonceng istrinya kemana-mana,
duh..bahagianya”.
Lalu dari depan
pesepeda motor ini lewat berpapasan mobil yang melewati mereka yang di
dalamnya juga sepasang suami istri. Dalam hati suami pesepeda motor ini berkata
“enak yah punya uang banyak sehingga bisa
beli mobil dan bisa bawa istri kemana-mana tanpa takut hujan dan tanpa panas
terik, duh…bahagianya.
Lalu pemobil ini juga melewati suami istri yang
berpegangan jalan kaki ini yang begitu sukacita berjalan dan penuh kemesraan.
Dalam hati si bapak dalam mobil ini juga berkata dalam hatinya “enak yah seperti mereka berjalan bersama
bergandengan tangan kemana-mana, mesra dan bahagia. Entah kapan saya dan istri
bisa begitu, saban hari saya menjadi seperti supir pribadinya saja. Kalau pas di luaran dipegang tangannya dia
bilang malu pak… ditengok-tengok orang…duh….bahagianya mereka itu”
àSiapakah
sebenarnya yang berbahagia?
MELIHAT FAKTA/KENYATAAN
Kondisi
Manusia dari masa ke masa semakin memprihatinkan:
è Yang sudah menikah berpikir untuk bercerai dan
mengakhiri rumah tangganya, Yang belum menikah berharap ingin segera menikah
dan membangun rumah tangga.
è Yang muda ingin cepat tua sementara yang tua
beripikir bagaimana bisa mengulang waktu
è Yang belum terkenal mendambakan ketenaran dan
yang terkenal menginginkan privasi
è Yang miskin ingin menjadi kaya dan yang kaya
mendambakan malam yang penuh kedamaian yang sudah hilang karena mengejar
kekayaan.
è Rumput tetangga selalu lebih hijau, tetapi tidak
ada satupun di sana yang tumbuh tanpa disiram……DLL
è Kenyataannya tak ada yang memiliki segala yang
diinginkannya. Tetapi setiap orang
sesunguhnya sudah memiliki cukup jika saja mereka berhenti sejenak dan
meluangkan waktu untuk menyadarinya.
è Tanpa ini kita tidak akan pernah bisa bersyukur.
APA YANG PERLU KITA SADARI?
1.
Kitab
Johanes 1 ini berbicara tentang siapa Yesus Kristus. Di sini kita menemukan
Yesus adalah Allah dan pencipta segala sesuatu. Tetapi Dia juga adalah Allah
yang menjadi manusia sejati.
2.
Pernyataan
Yohanes pembaptis dalam Nas ini juga mengkonfirmasi dengan jelas siapa Yesus
(ayat 15, 26-27).
3.
Segala hal
yang baik yang kita terima bukan bersumber dari sesuatu yang kecil, yang miskin
dan yang tidak berharga. TETAPI DARI YESUS KRISTUS YANG ADALAH ALLAH PENCIPTA
DAN PEMILIK SEGALA SESUATU.
4.
Namun Dia
bukan saja Allah yang bertahan dalam ke-ALLAH-anNya dan memandang dari sorga segala
penderitaan manusia TETAPI Dia mau melakukan hal yang begitu besar yang tidak
mungkin dilakukan oleh siapapun dan allah manapun:
Filipi 2:17 : melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil
rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
5.
Mengapa Allah mau melakukan semua itu?
a.
Karena Bapa mengasihi manusia dan hendak menjadikan setiap yang percaya
kepada anakNya yang tunggal yaitu Yesus
Kristus (menerimaNya) menjadi anakNya (ayat 12). Dengan demikian setiap
anak-anakNya itu akan mendapatkan dari kepenuhanNya bukan saja karunia selamat
tetapi segala kasih karunia yang disediakanNya dari kekayaan dan kemuliaanNya.
b.
Sayangnya memang banyak yang tidak mengenalNya dan
menerimaNya.
c.
Ia ingin supaya anak-anakNya (yang menerimaNya) menjadi kaya
dalam segala hal.
2 Korintus 8:9 Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus,
bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu
menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya
6.
Dari kepenuhanNya, Tuhan menyediakan bagi kita kasih karunia
diantaranya meliputi:
a.
Efesus 2:4 Allah yang kaya Rahmat telah
Merahmati kita dari kekayaan rahmatNya untuk menghidupkan kita dari kematian = Karunia utama yaitu keselamatan dari
kekayaan KASIH yang Tuhan miliki.
b.
Filipi 4:19 Allahku
akan memenuhi segala keperluanmu
menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.
c.
II Korintus 9:11 kamu
akan diperkaya dalam segala macam
kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah
d.
Efesus 3:16 Aku
berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu
7.
Kalau Allah tidak penuh (Kaya) dalam hal KASIH, PENGORBANAN,
PENGAMPUNAN, KEMULIAAN DAN KEKUDUSAN bagaimana mungkin Dia mau melakukan semua
itu untuk kita manusia yang berdosa dan lemah ini?
8.
Jadi dari segala eksistensi (kepenuhan) Kristus lah kita
mendapatkan semua kasih karunia dalam hidup kita.
RESPON
ATAS FIRMAN TUHAN
1.
Selanjutnya apa yang harus kita lakukan dalam menyikapi
segala Kasih Karunia yang kita terima dari Allah?
2
Korintus 8:7 Maka sekarang, sama
seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, -- dalam iman, dalam perkataan, dalam
pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami
-- demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini.
è Supaya
kita menjadi orang-orang yang bersyukur dan menjadi kaya dalam pelayanan kasih
(Ulaon asi ni roha)
è Punya
keyakinan (pos ni roha) dalam menjalani hidup ke depan, sebab Allah telah
memberikan yang terbaik dan terbesar dalama kerajaan Sorga demi keselamatan
kita, bagaimana mungkin Dia tidak menyertai kita dalam setiap langkah hidup
kita kedepan.
JAMINAN PENYERTAAN TUHAN Yesaya 41:10: Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.
Shalom,
Ev Harles Lumbantobing
KLIK ARSIP untuk melihat tulisan lainnya
di Daftar... ARSIP.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar anda yang baik, sopan dan bahasa yang mudah dimengerti. terimakasih