Ibadah Minggu, 15 Pebruari
2026
Tema:
YESUS DIMULIAKAN DI ATAS
GUNUNG
EV: Lukas 9:28-36
9:28
Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus,
Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa.
9:29
Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih
berkilau-kilauan.
9:30
Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia.
9:31
Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya
yang akan digenapi-Nya di Yerusalem.
9:32
Sementara itu Petrus dan teman-temannya telah tertidur dan ketika mereka
terbangun mereka melihat Yesus dalam kemuliaan-Nya: dan kedua orang yang
berdiri di dekat-Nya itu.
9:33
Dan ketika kedua orang itu hendak meninggalkan Yesus, Petrus berkata
kepada-Nya: "Guru, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah
kami dirikan sekarang tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu
untuk Elia." Tetapi Petrus tidak tahu apa yang dikatakannya itu.
9:34
Sementara ia berkata demikian, datanglah awan menaungi mereka. Dan ketika
mereka masuk ke dalam awan itu, takutlah mereka.
9:35
Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: "Inilah Anak-Ku
yang Kupilih, dengarkanlah Dia."
9:36
Ketika suara itu terdengar, nampaklah Yesus tinggal seorang diri. Dan
murid-murid itu merahasiakannya, dan pada masa itu mereka tidak menceriterakan
kepada siapa pun apa yang telah mereka lihat itu.
PENDAHULUAN:
1. Dari jaman dulu sampai Jaman
sekarang banyak orang yang selalu mencari dan melihat hal-hal yang spektakuler.
Ke mana-mana mereka mencarinya dan mengikuti orang yang bisa melakukannya hanya
untuk melihat hal yang belum pernah mereka lihat itu.
2. Dulu jika ada tukang jual
obat yang menjajakan obat-obatnya dipinggir jalan, selalu diikuti dan
dikelilingi banyak orang karena pertunjukan sulap yang mereka juga tunjukkan.
3. Sekarang juga demikian,
bahwa sangat banyak orang yang mengikuti dan mencari apabila ada seseorang yang
bisa melakukan sesuatu hal yang luar biasa yang bisa disebut mujizat.
4. Rata-rata mereka melakuan
itu hanya untuk melihat mujizat yang akan terjadi, bukan mengikuti orang yang
melakukan mujizat itu.
5. Apalagi di jaman teknologi
media sosial ini, jaman viral-viral ini, setiap ada hal yang tidak umum terjadi maka harus segera direkam, difoto dan di viralkan.
6. Begitu juga Petrus, Yakobus
dan Yohanes ketika melihat yang tidak
pernah dilihat oleh siapapun bahwa Yesus berbincang-bincang dengan Musa dan Elia.
7. Petrus sangat merasa kagum,
terspesona, bahagia dan entah bagaimana luar biasanya hatinya melihat itu
sehingga dia mengusulkan kepada Yesus untuk mendirikan tiga kemah di sana.
8. Namun Awan langsung
menyelimuti mereka dan dari awan itu terdengar suara “"Inilah
Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia.”
Apa yang menjadi pelajaran
bagi kita dari Nas ini?
1. Kagum akan karya-karya Tuhan
dan mujizatNya adalah sesuatu yang wajar dan biasa.
2. Namun ketika seseorang kagum
akan karya yang dihasilkan namun mengabaikan dan tidak perduli kepada sipembuat
karya itu adalah hal yang tidak pantas.
3. Kisah dalam Nas ini
mengajarkan kita tentang sikap apa yang seharusnya kita lakukan atas segala hal
yag kita lihat, saksikan dan alami di dunia ini terhadap Allah sang Pencipta.
4. Yang paling utama bukanlah
kekaguman atas sebuah peristiwa besar atau mujizat yang terjadi tetapi
bagaimana Mendengarkan perkataan
Yesus dan menjadi pengikutNya
5. Itu sebabnya sebalum
peristiwa ini terjadi seminggu sebelumnya Di ayat-ayat sebelumnya disinggung Yesus
tentang bagaimana mengikut Yesus dan tentang penderitaan yang akan
ditanggungnya.
9:22 Dan Yesus berkata:
"Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh
tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan
pada hari ketiga."
9:23 Kata-Nya kepada mereka
semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul
salibnya setiap hari dan mengikut Aku.
9:24 Karena barangsiapa mau
menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa
kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.
9:25 Apa gunanya seorang
memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya
sendiri?
9:26
Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku, Anak Manusia juga
akan malu karena orang itu, apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan-Nya dan
dalam kemuliaan Bapa dan malaikat-malaikat kudus
Bahkan di ayat 18 Yesus
pernah bertanya: Lukas 9:18 "Kata orang banyak, siapakah Aku
ini?" Lukas 9:20 Yesus bertanya
kepada mereka: "Menurut kamu, siapakah Aku ini?" Jawab Petrus:
"Mesias dari Allah."
6. Apa gunanya kita salut,
kagum dan kita katakan “OH DIA LUAR BIASA, DIA TUHAN” tetapi apa yang menjadi
kehendakNya dan perkataanNya tidak kita ikuti.
7.
Pengakuan tentang siapa Yesus itu sangat penting, dan bagaimana mendengar
dan mengikut Dia akan menjadi bukti daripada pengakuan kita itu.
8.
Karena itu Pelajaran penting bagi kita adalah ‘BAGAIMANA KITA MENGENAL
ALLAH, MENDENGAR PERKATAANNYA DAN MENGIKUT DIA DENGAN SETIA, bukan karena
berkat-berkat dan mujizat yang kita lihat atau kita alami dalam kehidupan kita.
9.
Kalau patokannya adalah berkat-berkat dan mujizat maka jika berkat dan mujizat itu tidak
terjadi, masihkan kita mendengar perkataanNya dan mengikutinya?
10.
Yesus dimuliakan di atas gunung dan disaksikan oleh ketiga murid itu, bukanlah
sinyal dari Allah untuk membuat mereka terkagum-kagum, tetap sinyal dari Allah tentang siapa Yesus
dan bahwa Yesua harus didengar dan diiikuti dengan setia.
Amin
Shalom,
Ev. Harles Lumbatobing