Rabu, 18 Maret 2026

ORANG YANG HIDUP DALAM TERANG VS ORANG YANG HIDUP DALAM KEGELAPAN

 Ibadah Sektor, Minggu III Maret 2026

Tema:

HIDUP SEBAGAI ANAK TERANG

EV: 1 Samuel 16:1-13

1. Kisah ini bermula ketika Raja Saul sudah ditolak oleh Tuhan karena tidak mau mendengar dan melakukan perkataan Tuhan.

a. Pasal 13: 9  dengan alasan sepertinya baik di Ayat 11-12. à Megambil alih tugas Nabi Samuel sebagai imam karena tidak sabar. à Akibatnya Ayat 13,14.

b. Perintah: 1 Samuel 15:3  --Tidak dilakukan. Yang dilakukan:  15, 19-21   dengan alasan yang sepertinya baik di  Ayat 15,21 . àAkibatnya: Ayat 11 dan 28

2. Intinya Allah telah menolak Raja Saul dan menggantinya dengan orang lain.

3. Sikap Raja Saul adalah sikap yang sepertinya berada dalam terang tetapi sesungguhnya berada dalam kegelapan. Terang yang sesungguhnya dari Tuhan (melalui Samuel) telah menelanjangi kegelapan itu.

4. Nas hari ini mengisahkan tentang proses pemilihan  Daud untuk di urapi menjadi raja menggantikan Raja Saul.

5. Kriteria pemmilihan itu bukan berdasarkan apa yang dilihat mannusia tetapi berdasarkan apa yang dilihat Tuhan.

6. Ayat 7 menegaskan itu: Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."

7.  Ada hal yang tidak dilihat oleh manusia tetapi dilihat oleh Tuhan.

àKarakter Daud sebagai seorang gembala: 1 Samuel 17:34-37 -> Tanggungjawab kapada domba-dombanya dan pengakuan atas kuasa Tuhan yang memenangkannya., 

n  Daud ternyata hidup bergaul dengan Tuhan selama ia masih menggembalakan kambing domba ayahnya. Artinya dia hidup di dalam terang.

8.  Ketika Daud diurapi, maka saat itu Roh Tuhan berkuasa atas dia.

PELAJARAN:

1. Kita perlu terus menerus hidup taat  melakukan perintah dan Firman Tuhan.

2. Hidup bergaul dengan Tuhan yang semakin erat akan memampukan kita mendengar suara Tuhan, kehendakNya dan dimampukan untuk melakukannya.

3. Inilah yang membuat kita hidup sebagai anak-anak terang.

4. Jadi belajar dari tokoh Raja Saul dan tokoh Raja Daud membuat kita bisa melihat perbedaan orang yang berjalan dalam terang dengan yang berjalan dalam kegelapan.

5. Alkitab berkata: dalam Filipi  4:5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!

6. Ini adalah pesan sebagai TERANG. Mari pancarkan terang itu kepada semua orang sehingga membawa semakin banyak orang semakin mengenal Tuhan



Shalom,


Ev. Harles Lumbantobing


KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

  

Sabtu, 14 Maret 2026

HIDUP SEBAGAI ANAK TERANG

 

Garis-Garis Besar Kotbah 15 Maret 2026

Tema:

HIDUP SEBAGAI ANAK TERANG

EV: Efesus 5:8-14

 

5:8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,

5:9 karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,

5:10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.

5:11 Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.

5:12 Sebab menyebutkan saja pun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.

5:13 Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.

5:14 Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu."

 ------------------


1. Nas minggu ini mengajarkan tentang bagaimana sikap hidup seseorang yang sudah dilahirkan kembali dan yang selalu mengarahkan hati dan jiwa  mencari Allah dalam hidupnya sesuai dengan kotbah-kotbah di beberapa minggu sebelumnya.

2. Hal pertama yang disebutkan dalam nas di ayat 8  yang menjadi sorotan dan perhatian pertama kita  adalah  kata "DAHULU". Kata “dahulu” mengindikasikan keadaan anggota-anggota jemaat itu sebelum menerima Kristus Yesus sebagai Tuhannya.

2. Ayat 8 ini mengulangi pernyataan di Efesus 2 bahwa mereka dahulu sudah mati.

3. Jadi orang yang dalam kegelapan itu adalah orang-orang yang ‘sudah’ mati (bukan akan mati).

4. Di sinilah dalam pasal 5 ini kita bisa melihat perbedaan orang yang mati (dalam kegelapan) dengan orang yang hidup (dalam terang):

ANAK-ANAK TERANG:

a. Menjadi penurut-penurut Allah (1)

b. Hidup dalam kasih (2)

c. Tidak melakukan lagi perbuatan-perbuatan kegelapan (3-6)

d. Selalu mengucap syukur (4)

e. Anak-anak terang berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran

f. Hidup sebagai orang arif bukan orang bebal (15)

g. Mempergunakan waktu dengan sebaik-baiknya dan tidak menyianyiakan (16)

h. Selalu mencari Tuhan dan berusaha untuk mengerti kehendak Tuhan (17)

i. Tidak suka mabuk dan minuman keras (18)

j. Selalu memuji Tuhan (19)

k. Saling merendahkan diri satu dengan yang lain (21)

l. Ini sama dengan melakukan keinginan Roh yang menghasilkan buah Roh seperti dalam Galatia 5:22-23

 

Anak-anak kegelapan

a. Suka melakukan percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan, bukan saja diperkatakan bahkan juga dilakukan (3)

b. Suka berkata kotor dan kata-kata kosong, dan sembrono (4)

c. Tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala(5)

d. Suka menyesatkan orang lain (6)

e. Bebal (15)

f. Suka mabuk oleh anggur (minuman keras) (18)

g. Ini semua disebut dengan keinginan daging (Galatia 5: 19-21)

5. Bagaimana terang bersikap terhadap gelap itu

  • Jangan berkawan  dengan mereka (7): (makna berkawan=teman seperbuatan dan setingkahlaku)
  • Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan (11)
  • Sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan kegelapan itu (11).
  • Tidak menyebutkan perbuatan kegelapan itu walau hanya dalam tempat tersembunyi, apalagi mengekspos, atau memviralkan perbuatan itu diruang publik (12).
  • Cukup terangi saja artinya menunjukkan sikap hidup, perkataan dan perbuatan yang sesuai dengan kehendak Tuhan sebagai orang-orang yang percaya dan beriman kepada Yesus Kristus (= sebagai terang) (13)
  • Dengan demikian apa yang ada dalam gelap itu akan nampak. Artinya orang-orang akan sadar bahwa apa yang mereka perbuat adalah perbuatan dosa. Sedangkan sikap dan perbuatan  yang benar adalah apa yang ditujukkan oleh anak-anak terang itu.

6. Bagaimana seseorang yang dalam kegelapan yang artinya manusia mati bisa menjadi hidup kembali dan menjadi anak-anak terang.

  • Tidak ada cara dari sisi manusia  yang sudah mati (dalam kegelapan) untuk bisa hidup kembali apalagilah menghidupkan orang lain yang sama-sama mati.
  • Hanya Sang Sumber Hidup yang bisa menghidupkan orang-orang yang sudah mati.
  • Dia menyediakan anugerah keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepadaNya supaya setiap orang (yang dalam kegelapan itu) yang percaya kepadaNya itu tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal (Yoh 3:16).
  • Karena itu ditegaskan dalam Efesus 2: 8-9 : “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri”.
  • Jadi apabila seseorang percaya dan beriman kepada Yesus Kristus Sang Sumber Hidup itu akan membuat seseorang itu hidup kembali dari kondisinya yang sebelumnya sudah mati.
  • Maka dia akan berubah dari anak-anak kegelapan menjadi anak-anak terang.

7.      Bagaimana kita bisa menjadi anak-anak terang dengan hanya percaya kepada Yesus saja?

  • Allah  adalah terang ( I Yohanes 1:5)
  • Yesus Kristus adalah terang (Yohanes 8:12)
  • Setiap orang yang percaya dan menjadi pengikut Yesus adalah terang (matius 5:14)
 Sebab di dalam kita telah berdiam Terang yang sesungguhnya itu yaitu Yesus Kristus. Dimana ada Yesus di situ ada Bapa dan Roh Kudus.  Itulah sebabnya setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya juga turut menjadi Terang.

8. Jika seseorang sudah menjadi anak-anak terang  bagaimana seharusnya dia hidup dan bersikap sebagai anak-anak terang?

  1. Efesus 5: 8; Sadarlah kamu bukan lagi kegelapan. Jadi hiduplah sebagai anak-anak terang
  2. Kolose  2:6 Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia.
  3. Selalu menghasilkan buah Roh sebagaimana dalam Galatia 5:22-23 

9. Jadi sikap hidup dan kesaksian hidup yang baik dan sesuai dengan kehendak Tuhan (kebenaran) yang  didorong oleh keinginan Roh adalah sebagai bukti bahkan kita adalah anak-anak tarang sekaligus sebagai kewajiban kita sebagai anak-anak Terang.

10.  Dan prinsip terang itu adalah selalu ditempatkan di tempat yang terbuka, tinggi, artinya supaya cahayanya nampak oleh semua orang, dan mengenai semua orang (Lukas 11:13 Lukas  11:33 "Tidak seorang pun yang menyalakan pelita lalu meletakkannya di kolong rumah atau di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk, dapat melihat cahayanya”).

11.  Karena itu kita sebagai umat yang percaya dan beriman kepada Yesus Kristus Tuhan kita yang telah menghidupkan kita kembali, marilah kita bangkit  dan bercahaya (bersinar) menerangi sekeliling kita. Supaya semakin banyak orang yang datang kepada Yesus Tuhan kita dan beriman kepadaNya.

12.  Amin



Shalom,


Ev. Harles Lumbantobing


KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

 

PERJANJIAN BARU ALLAH DENGAN UMATNYA

Ibadah Sektor  Minggu I Maret 2026

Tema:

KASIH ALLAH BESAR AKAN DUNIA

Sub tema: PERJANJIAN YANG BARU DARI ALLAH

 

Ev: Yeremia 31:31-34

PENDAHULUAN:

Setiap janji yang telah disepakati megikat kepada kedua belah pihak. Setiap orang yang melanggar janji itu akan kena sangsi atau akibat dari pengingkaran itu. Kesetiaan memegang dan melakukan janji itu akan membawa kepada kebahagiaan. Dalam sejarah perjanjian Allah dengan Israel, Banga Israel terbukti tidak setia. Namun sekalipun bangsa itu tidak setia, tetapi Allah tetap setia.

 

1. AYAT INI BERBICARA TENTANG APA

Tentang perubahan perjanjian Allah dengan umatNya, dimana perjanjian Allah yang lama akan diganti dengan perjanjian yang baru.

2. APA MAKSUD dan isi DARI PERJANJIAN YANG LAMA?

a. Inti utama perjanjian Allah dengan umatNya Israel adalah: “Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku"

b. Bahwa Bangsa Israel diwajibkan mematuhi perintah Allah, peraturan, dan ketetapan yang diberikan melalui Musa (termasuk Sepuluh Perintah Allah).

c. Janji itu berisi Kutuk dan Berkat: Jika mereka taat mereka akan selamat dan diberkati dan jika mereka tidak taat maka mereka akan dikutuk.

3. INI SESUATU YANG BAGUS MENGAPA HARUS DIGANTI?

a. Sebab bangsa itu gagal memegang janji itu. Bolak-balik mereka melanggar perjanjian itu.

b. Akibatnya mereka juga bolak-balik dihukum, bolak balik mereka diampuni, tetapi sesudahnya mereka membangkang lagi.

c. Dampaknya mereka akan binasa, sebab mereka tidak sanggup melakukan hukum taurat itu.

4. APA PENGGANTI PERJANJIAN YANG LAMA ITU?

a. Allah berkata akan memberikan perjanjian yang baru

5. APA ISI PERJANJIAN YANG BARU ITU:

a. Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

b. Tuhan memperkenalkan diriNya langsung kepada umatNya.

c. Tuhan akan mengampuni mereka dan melupakan kesalahan mereka.

6. KAPAN PERJANJIAN BARU INI TERJADI?

a. (ayat 31) akan datang waktunya…kapan tepatnya dan apakah janji ini sudah digenapi?

b. Taurat berlaku sampai Yohanes pembaptis datang (Lukas 16:16).

c. Yohanes 3:16 adalah kunci dan jawaban dari janji ini.

d.  Janji ini adalah ANUGERAH, dan anugerah ini akan terjadi dalam diri setiap orang hanya jika Yesus telah  lahir di hati manusia, yang artinya percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamatnya.

e. Inilah yang di sebut Yesus kepada Nikodemus: Dilahirkan kembali

7. Inilah perjanjian yang baru bagi seluruh umat manusia. Bahwa manusia akan diselamatkan bukan lagi karena melakukan hukum taurat, tetapi karena iman percaya kepada Anak Tunggal Bapa yang sudah datang, mati, dan bangkit itu, yaitu Yesus Kristus.

8. BAGAIMANA AYAT 33-34 INI MENJADI NYATA SAAT SESEORANG MENERIMA YESUS SEBAGAI TUHAN DAN JURU SELAMATNYA?

a. ketika seseorang percaya dan menerima Yesus Kristus maka Roh Kudus akan mendiaminya dan Roh Kuduslah yang akan mengajarkan segala sesuatu tentang pengajaran Yesus.  Efesus 1:13, Yoh 14:26

b. Roh Kuduslah yang akan melahirkan kembali, menghidupkan dan menyucikan kita  dari segala dosa.

c. Inilah yang disebut DILAHIRKAN KEMBALI DARI AIR DAN ROH.

d. Yesus berkata dalam Yoh 3:5 (Nikodmus) bahwa yang tidak mengalami ini  ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

e. Maka dia akan menjadi bait Allah (tempat kediaman Allah Tritunggal) Yoh 14:23 Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.

f.  ROH KUDUS Inilah yang membuat kita MENGENAL ALLAH, dan Firman Allah termeterai dalam hidup setiap orang yang percaya kepada Yesus.

g. SAAT INILAH AYAT 33-34 itu digenapi dalam diri setiap orang percaya.

 

9. PELAJARAN BAGI JEMAAT

a. Dosa dan pelanggaran manusia membuat manusia itu mati dan akan binasa. Meskipun saat ini nampaknya secara jasmani masih hidup. (Efesus 2:1-2)

b. Tanpa penghapusan dosa dan kelahiran kembali yang membawa kepada pemulihan hidup manusia itu akan binasa.

c. Artinya Kita tidak mungkin bisa selamat karena melakukan perbuatan baik atau melakukan hukum taurat. Sebab tidak ada yang sanggup melakukannya. Israel saja GAGAL dalam perjanjian lama itu.

d. INILAH DAMPAK KEMATIAN ROH  itu.

e. Dosa itu sangat berbahaya, Iblis tahu memanfaatkannya untuk membawa sebanyak mungkin manusia meninggalkan Tuhan dan dihukum di api neraka.

f. Itu sebabnya Alkitab  berkata: Bahwa Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa adalah hukum taurat. 1 Kor 15:56

g. Segala macam penderitaan dan persoalan hidup manusia terjadi karena dosa dan kesalahan oleh 5 hal ( Diri sendiri, Orang terdekat, lingkungan sekitar atau bangsa sendiri, bangsa luar, Iblis yang mencobai)

h. Karena itu kita butuh JURU SELAMAT.

10.   INILAH KASIH ALLAH AKAN DUNIA AKAN KITA PRIBADI LEPAS PRIBADI.

a. Allah berkata bahwa Dia tidak menginginan kematian orang jahat tetapi pertobatannya supaya dia hidup (Yeh 33:11). Dia mengkehendaki supaya jangan ada yang binasa (2 Petrus 3:9)

b. Allah mengutus AnakNya ke dunia bukan untuk menghakimi dunia tetapi untuk menyelamatkannya.

11. Adakah diantara kita seperti Nikodemus Dalam Yoh 3:1-17?

a. Yang selama ini hidup dalam sebuah persoalan tanpa jawaban. Yaitu bahwa  dia  tidak memiliki kepastian akan keselamatan? Padahal seorang guru besar agama Yahudi?

b. Atau kita yang hidup dalam kesadaran bahwa kita memiliki dosa dan kelemahan, karakter dan sifat buruk  yang terus menerus berdiam di dalam kita. Kita sadar, tidak mengigininya, mencoba melawan tetapi tidak kuasa untuk melawannya?

c. Datanglah kepada Yesus, Dia akan menyambutmu

d. Menyerahlah dan Relakan diri dikoreksi dibedah dan dihidupkan seperti Nikodemus.

e. Jika Nikodemus sang guru besar itu mau merendahkan dirinya di hadapan Yesus anak tukang kayu itu,mengapa kita tidak mau?

f. Hal pertama yang akan dilakukanNya kepadamu adalah bahwa:  Kamu akan diampuni dosanya dan dilahirkan kembali.

 

 

Shalom,


Ev. Harles Lumbantobing


KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......


KASIH ALLAH BESAR AKAN DUNIA


Ibadah  Minggu I Maret 2026

Tema:

KASIH ALLAH BESAR AKAN DUNIA


 

















Shalom,


Ev. Harles Lumbantobing


KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......