Evanggelium:
Bilangan 6:22-27
BELAJAR DARI
NAS:
1.
Tuhan telah
menetapkan orang-orang pilihanNya (Hamba-hambaNya) untuk menjadi
saluran-saluran berkat untuk memberkati umatNya.
2.
Ini bukan
mau mengatakan bahwa Tuhan tidak bisa memberkati secara langsung orang-orang
yang ingin Dia berkati.
3.
Tetapi TUHAN
juga mengkhususkan pemberian berkat secara
pribadi dalam sebuah acara kolektif
(bersama-sama) dan khusus kepada umatNya yang datang kepadaNya dalam
suatu kumpulan besar (ibadah), dalam undangan perjamuan Tuhan, dimana Tuhan
sebagai tuan rumah, pengundang, dan si pemberi berkat. Kumpulan udangan yang
besar ini disebut dengan jemaat yaitu tubuh Kristus dimana Yesus Kristus
sebagai kepala.
4.
Ada tiga
jenis berkat utama dalam satu paket yang TUHAN tetapkan untuk memberkati
umatNya. Ayat 24-26 adalah Tiga berkat
dalam satu paket yang disampaikan hamba-hamba Tuhan untuk memberkati jemaatnya
yang hadir.
5.
Ayat 24 “TUHAN
memberkati engkau dan melindungi engkau” :
Menunjukkan TUHAN (YHWH) adalah sumber berkat itu yang juga
sekaligus melindungi umatNya.
6.
Ayat 25 “TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi
engkau kasih karunia”:
a.
Sinar adalah pengaruh dan pantulan dari sumber sinar itu.
Semakin sering seseorang disinari wajah Tuhan (sering berjumpa dengan Tuhan
lewat ibadah dan doa) maka seseorang itu akan semakin mirip dengan Tuhan.
b.
Sama seperti Pantulan sinar matahari yang diserap bulan,
membuat bulan bisa memantulkan sinar itu ke bumi.
c.
Orang yang selalu disinari wajah Tuhan akan mampu
memantulkan gambar dan rupa Allah itu kepada sekitarnya. Gambar dan rupa Allah
itu adalah sifat dan karakter Allah yang adalah Kasih, Pengampun, Berkorban,
atau lebih spesifik apa yang tertulis dalam Galatia 5:22-23 (Buah Roh).
d.
Sinar itu dipancarkan oleh sumber sinar itu yaitu TUHAN dan
dipancarkan kepada orang-orang yang dia pilih bukan berdasarkan nilai/kelebihan
orang itu, itu sebabnya itu disebut sebagai kasih karunia.
7.
Ayat 26 TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi
engkau damai sejahtera:
a.
Berkat ini menjadi bagian khusus yang diberikan kepada
orang-orang yang dikasihiNya. Wajah Tuhan akan selalu dihadapkan kepada kita. Ketika
kita tahu Allah selalu melihat kita (menghadapkan wajahnya) maka kita akan tenang / damai sejahtera dalam
menjalani hari-hari kita.
b.
Contoh sikap Anak kecil bermain bebas di taman karena tahu
ada ayahnya selalu melihatnya.
c.
Berkat ini mau mengatakan bahwa: Apakah kita sadar atau
tidak sadar, ketika berkat ini kita terima ada jamin penyertaan Tuhan bagi kita
dalam setiap perjalanan hidup kita, dengan demikian kita akan tetap mengalami
damai sejahtera.
PELAJARAN
BUAT JEMAAT:
1.
Berkat-berkat
apa saja yang sudah kita terima dari TUHAN?
àNafas kehidupan, keluarga, hikmat dan
pengetahuan, Pekerjaan, kesehatan, dll
2.
Dari manakah
datangnya berkat yang sesungguhnya?
àTuhan adalah sumber hidup, dan sumber berkat
tidak ada yang lain, jangan meminta berkat kepada yang lain misalnya roh-roh
nenek moyang/leluhur.
3.
Adakah
sumber berkat selain Tuhan?
àIblis juga bisa memberikan berkat bagi
manusia
4.
Apa beda
berkat yang dari Tuhan dengan berkat yang dari Iblis?
àYang dari Tuhan akan membawa damai sejahtera
bagi yang menerimanya dari mulanya sampai ahirnya dan kemulian bagi Tuhan yang
memberikannya.
àYang dari Iblis akan memberi kebahagiaan
sementara (kepalsuan) dan akhirnya menuju kebinasaan dan tidak akan pernah
membawa kemuliaan bagi Tuhan.
5.
Hidup
manusia bahagia atau tidak sebenarnya tergantung kepada berkat yang Tuhan
berikan.
6.
Ada berkat
umum dan ada berkat khusus. Bagi orang percaya berlaku BERKAT UMUM dan BERKAT KHUSUS.
àBerkat umum: Udara, kehidupan, kesehatan,
pengetahuan, keberhasilan bagi yang gigih dan tekun bekerja, kepadaian bagi
yang rajin belajar, dll
à Berkat khusus hanya dibrikan kepada
anak-anak Allah (Pengikut Yesus). Artinya sebelum seseorang menjadi pengikut
Yesus (orang percaya) maka berkat khusus itu tidak akan sampai kepadanya.
7.
Apa
contoh-contoh berkat khusus itu? (Matius
6:31-32, 1 Kor 10:13, Mazmur 18:7, 34:18, Yoh 16:24, dll)
8.
TIGA UCAPAN BERKAT ini adalah sangat penting bagi setiap
orang percaya dan ini juga adalah berkat khusus. (sama seperti dalam nas ini, berkat ini khusus
hanya diberikan kepada umat pilihan (Israel) bukan kepada bangsa-bangsa lain.
àSemakin sering kita menerima berkat
semakin besar kesempatan kita diberkati Tuhan. Sebab perkataan berkat yang
daripada Imam itu mendapat LEGALITAS dari TUHAN, sebab itu adalah PERINTAH
TUHAN.
9. Catatan:
Saat ini ada banyak orang
(Kesukuan-Contoh adat Batak) yang sangat mengharapkan, mendambakan, bahkan
mengagungkan berkat yang datang dari manusia (Hula-hula/tulang), tetapi sangat
tidak tertarik untuk menerima berkat
dari TUHAN yang hanya akan diterima pada saat-saat ibadah diberlangsungkan.
Buktinya: Malas ke gereja tetapi selalu
hadir dalam acara adat di manapun diadakan.
10.
Janganlah kiranya jemaat itu tidak datang beribadah kepada
Tuhan dalam setiap kesempatan ibadah, sebab itu sama artinya dengan dia sedang menjauhkan diri dari berkat dan
anugerah Tuhan.
11.
Saat Tiga BERKAT ini disampaikan, Hamba Tuhan tidak meminta
ijin dan persetujuan jemaat dulu baru disampaikan.
Ø
Itu artinya Tuhan menyediakan berkat ini bagi siapa saja yang
datang kepadaNya dalam Ibadah itu.
Ø
Itu sebabnya
setiap hamba Tuhan selalu mendahului dengan perkataan: “TERIMALAH BERKAT TUHAN”
Ø
Tinggal masalahnya apakah seseorang itu mau menerima berkat
itu atau tidak.
Ø Jadi
jika Berkat Tuhan sedang disampaikan, hendaklah itu di terima. Jika itu diamini
maka berkat itu akan turun atasnya.