Sabtu, 27 Juni 2026

KASIH YANG MENGGEMBIRAKAN DAN MENGUATKAN

 

Garis-garis besar Kotbah Minggu 28 Juni 2026

Tema:

KASIH YANG MENGGEMBIRAKAN DAN MENGUATKAN

 

Filemon 1:4-7

1:4 Aku mengucap syukur kepada Allahku, setiap kali aku mengingat engkau dalam doaku,

1:5 karena aku mendengar tentang kasihmu kepada semua orang kudus dan tentang imanmu kepada Tuhan Yesus.

1:6 Dan aku berdoa, agar persekutuanmu di dalam iman turut mengerjakan pengetahuan akan yang baik di antara kita untuk Kristus.

1:7 Dari kasihmu sudah kuperoleh kegembiraan besar dan kekuatan, sebab hati orang-orang kudus telah kau hiburkan, saudaraku.

 

TENTANG SURAT FILEMON

1. Surat ini dari Paulus dan Timotius kepada Filemon, Apfia dan Arkhipus di Frigia dan jemaat di rumah Filemon, (mungkin salah satu jemaat penting di Kolose)

2. Kesan pertama Paulus dalam suratnya setiap kali mengingat Filemon dan kawan-kawan ini adalah:  “AKU MENGUCAP SYUKUR” tentang kasih mereka kepada semua orang kudus (koinonoa dan diakonia) dan iman mereka kepada Tuhan Yesus.

3. Ini juga yang mendorong Paulus menulis surat ini, sebab dia ingin mengirim kembali Onesimus (ayat 10-11) yang dulu sebagai hamba tidak berguna bagi Jemaat Filemon dkk, karena sebagai hamba dia telah melarikan diri dari tuannya Filemon karena mencuri barang-barangnya, tetapi yang kemudian bertobat mendengar korbah Paulus, lalu melayani Paulus menggantikan Filemon melayani Paulus di Penjara.

4. Tentunya Onesimus sekaligus  dilayani   Paulus selama di penjara untuk mengenal Yesus Tuhan yang benar, bahkan telah dianggapnya sebagai anak rohani/buah hati (ayat 12)

5. Paulus yakin bahwa sekarang ketika Onesimus dikirim kembali kepada jemaat Filemon dkk dia akan menjadi sangat berguna bagi jemaat itu dan Filemon dkk tidak akan menganggapnya lagi sebagai hamba tetapi sebagai saudara.

6. Keyakinan ini dimiliki Paulus setelah mendengar tentang kasih dan iman mereka saat surat itu dituliskan (ayat 5) bahkan dikuatkan di ayat 21


PELAJARAN DARI NAS AYAT 4-7

1. Kasih kepada sesama umat percaya adalah indikator nyata yang pertama apakah kita benar telah mengenal Allah dan menjadi pengikutnya atau tidak.

2. Hidup sesama jemaat yang saling mengasihi adalah kabar menggembirakan bagi setiap hamba-hamba Tuhan yang melayani. NB: Catatan pribadi tentang keriduan kondisi iman jemaat  setelah sekian lama di layani.

3. Sama seperti orangtua, kebahagiaan terbesarnya adalah ketika anak-anaknya menjadi anak-anak yang taat dan berbakti seperti apa yang mereka ajarkan dan tuturkan kepada anak-anaknya.

4. Hal demikian juga dikatakan Rasul Yohanes kepada Gayus dalam 3 Yohanes  ayat 4 “Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran

5. Bagi jemaat: Menjadi pelaku Firman Tuhan adalah yang terutama lebih dari sekedar pengetahuan tentang Firman Tuhan (seperti ayat 5)

6. Yakobus 2:26 : Iman tanpa perbuatan adalah mati. Perbuatan yang dimaksud adalah perbuatan kasih.

7. Kasih Gereja yang pertama ditunjukkan kepada sesama orang-orang kudus/sesama orang percaya dalam satu gereja.

8. Kasih Gereja ditunjukkan dari DIAKONI. Diakoni menyangkut : Memberi, Mengunjungi (hadir) dan mendoakan. DIAKONI adalah TINDAKAN KASIH YANG NYATA. (Ingat pesan Bishop Pebruari di kantor Sinode->kehadiran dan berdoa)

9. Diakonia ditopang dan di motivasi oleh Marturia dan Koinonia jemaat.

Marturia= kesaksian (menyaksikan Kristus lewat pemberitaan InjilàIntinya PEMBERITAAN DAN PENGAJARAN FIRMAN TUHAN)

Koinonia (ayat 6)= Persekutuan antar sesama umat percaya.

Itu yang Paulus maksudkan dalam ayat 5

10. Persekutuan diantara mereka yang dengan setia memperhatikan sesama umat Tuhan dengan sungguh-sungguh, menguatkan, menghibur, dan saling membantu adalah bukti dari  iman mereka kepada Tuhan Yesus (Ayat 5).

11. Mazmur 133 sudah berkata: Bahwa berkat-berkat Tuhan akan dicurahkan jika sesama saudara hidup bersama dengan rukun.

12. Lalu kasih gereja yang kedua ditunjukkan kepada kasih kepada sesama umat percaya lintas gereja (ayat 5 dan 7)

13. Kasih gereja yang terakhir setelah ini berjalan adalah: mari masuk kepada tugas dan panggilan gereja yang sesungguhnya yaitu EKLESIA= DIPANGGIL KELUAR=MISI KELUAR kepada segala suku dan bahasa = Amanat Agung (Matius 28:19-20)

 

APA YANG HARUS KITA LAKUKAN

1. Kasih yang menggemberikan dan menguatkan itu adalah:

a. Jika sesama jemaat sudah bisa saling menerima satu dengan yang lain dengan segala kekurangan dan kelemahan masing-masing

b. Jika jemaat itu sudah bisa menunjukkan iman mereka lewat perbuatan mereka kepada semua orang-orang kudus sebagai yang pertama dan kedua dan seterusnya kepada sesama manusia.

c. Jika sesama jemaat sudah bisa saling menanggung beban bersama apakah dukacita ataupun dukacita.  Roma 12:15 : Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!

2. Mari lihat  dan perhatikan siapa-siapa jemaat yang  perlu dikunjungi dan dikasihi, lalu atur supaya semua jemaat yang lain juga ikut terlibat yang dimotori oleh Seksi Diakonia, para penatua atau seksi-seksi lainnya.

3. Jalinlah persekutuan yang akrab dan harmonis diantara sesama jemaat dengan demikian kita akan mampu mewujudkan kasih (diakoni) yang nyata bagi sesama jemaat dan sampai ke luar jemaat.

 

 

Shalom,

 

Ev. Harles Lumbantobing

KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

 

 

Sabtu, 20 Juni 2026

PEMELIHARAAN ALLAH YANG UNIVERSAL

 

Ibadah Minggu, 21 Juni 2026

Tema:

PEMELIHARAAN ALLAH YANG UNIVERSAL

 

Ev: Kejadian 21:8-21

 

21:8 Bertambah besarlah anak itu dan ia disapih, lalu Abraham mengadakan perjamuan besar pada hari Ishak disapih itu.

21:9 Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang main dengan Ishak, anaknya sendiri.

21:10 Berkatalah Sara kepada Abraham: "Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak."

21:11 Hal ini sangat menyebalkan Abraham oleh karena anaknya itu.

21:12 Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: "Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.

21:13 Tetapi keturunan dari hambamu itu juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, karena ia pun anakmu."

21:14 Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba.

21:15 Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah semak-semak,

21:16 dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: "Tidak tahan aku melihat anak itu mati." Sedang ia duduk di situ, menangislah ia dengan suara nyaring.

21:17 Allah mendengar suara anak itu, lalu Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar, kata-Nya kepadanya: "Apakah yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut, sebab Allah telah mendengar suara anak itu dari tempat ia terbaring.

21:18 Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar."

21:19 Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum.

21:20 Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah.

21:21 Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir.

 

1.       Allah itu adil dalam keputusannya dan setia dalam perkataanNya.

2.       Melihat cerita ini apa yang saudara pikirkan?

3. Kita semua tahu bahwa Ishaklah yang menjadi anak yang dijanjikan Tuhan bagi Abraham. Tetapi kenapa harus ada Ismael?

4.       Benci atau marahkah saudara dengan hadirnya Ismael di dunia ini?

5. Ismael lahir dari kekuatiran, ketidaksabaran dan ketidaksetiaan menantikan janji Tuhan.

6.       Kejadian 16 menceritakan tentang asal mula lahirnya Ismael. Bahwa Sarai tidak sabar menantikan janji Tuhan, dan menganggap Tuhan tidak mampu memenuhi janjiNya sehingga Sarai dan Abraham harus mengambil jalan pintas sendiri.

7.       Sejak Hagar hamil, Sarah menuai dari ketidaksabaran (kesangsian kepada Tuhan) dimana Hagar menjadi sombong dan memandang rendah Sarai. Demikian juga selanjutnya Ismael memperlakukan hal yang sama kepada Ishak (Ayat 9 , kata 'main=mengejek/membully)

8. Mungkin inilah yang membuat Allah menubuatkan kondisi Ismael dan keturunannya di masa yang akan datang (Kejadian 16: 10-12)

9. Sebenarya Ismael tidak perlu lahir kalau Sarai dan Abraham sabar menantikan janji Tuhan. Tetapi itulah rahasia Tuhan yang tidak bisa kita mengerti.

10.   Allah mengasihi semua manusia

11. Allah memberkati semua bangsa dengan berkat-berkat umum dan berkat-berkat khusus

12.   Sama seperti Allah memberkati Ishak dan Ismael  dengan berkat-berkat itu

13.   Persamaan berkat bagi mereka adalah menjadi bangsa yang besar, tetapi Ishak ada berkat khusus yaitu “ Oleh keturunannya semua bangsa akan diberkati” (Kej 22:18, 26:4)

14. Kita dulu adalah bangsa yang tidak mengenal Allah, hidup dalam kegelapan, penyembah roh-roh nenek moyang dan juga penyembah berhala.

15. Karena Kasih Allah kepada kita,  Dia mengutus para Missionaris/Evangelis untuk menyebarkan kabar baik itu sehingga kita percaya.

16. Inilah kabar baik yang dbawa itu: Kita semua akan diberkati secara khusus menjadi Israel Perjanjian baru oleh keturunan Abraham, Ishak dan Yakub yaitu Yesus Kristus, ketika kita percaya dan beriman kepadaNya.

17. KABAR BAIK (INJIL) adalah berkat khusus bagi semua ciptaan. Bukan hanya kepada manusia tetapi juga kepada alam ini, bumi ini. Tuhan berpesan kepada murid-muridNya”Beritakan Injil kepada segala mahluk  (Markus 16:15)

18.   Ciptaan lain selain kita manusia adalah saudara kita. Mereka diciptakan lebih dahulu dari kita manusia. Mereka juga diberkati oleh Tuhan.

19.   Semua bangsa selain Kristen  juga diberkati Tuhan dengan berkat umum (Universal) dan Tuhan mangasihi mereka juga, dan memelihara mereka dengan berkat-berkat Universal itu.

20. Karena itu kita juga wajib mengasihi sesama manusia siapapun itu karena Injil juga disediakan Allah bagi mereka yang mau percaya, sama seperti kita yang dulu dalam kegelapan diterangi oleh Injil yang kita dengarkan dari hamba-hamba yang diutusNya.

21.   Begitu juga dengan Alam dan bumi ini wajib kita pelihara. Bumi yang kita pelihara akan memberi keuntungan kepada kita dan bumi yang kita rusak dan telantarkan akan memberi dampak buruk bagi kita.

22.   Kalau semua manusia secara umum juga diberkati oleh Tuhan, Bagaimana dengan kita secara pribadi yang sudah percaya dan beriman kepada Yesus Kristus?

23.   Apakah kita yang percaya dan beriman kepada Yesus Kristus yakin bahwa kita masuk dalam daftar  penerima berkat umum (Universal) saja, atau  sekaligus berkat khusus?

24.   Dalam nas ini, jelas sekali dalam ayat 13, 18 dan 20 dan Kejadian 16: 10 bagaimana Allah juga memberkati Ismail yang bukan anak yang dijanjikan itu.

25.   Kalau Ismael juga dipelihara dan diberkati? Mengapa sering sekali kita takut dan kuatir menghadapi hidup kita ke depan?

26.   Jangan karena kekuatiran dan ketidak setiaan akan janji-janji Tuhan seperti Sarai kita akhirnya akan mengalami konsekuensi atau akibat dari kekurangpercayaan kita seperti Sarai dan Abraham. -->HATI-HATI DENGAN PIKIRANMU, bisa membuatmu melenceng dari rencana Allah.

27.   Jika doamu sepertinya tidak berjawab, atau penantianmu sepertinya sia-sia, percayalah Allah tidak lupa akan janjinya, dan Dia setia menepati janjiNya tepat pada waktunya sesuai waktu Tuhan.

28.   Percayalah, kalau Tuhan memelihara dunia ini secara universal (umum), maka Dia tidak akan pernah lupa memelihara akan anak-anakNya dengan berkat-berkat khusus selain berkat umum itu.

29. Selamat berjalan dalam pemeliharaan Tuhan, dan jadilah berkat bagi bumi ini dan segala isinya.

30.   Amin

 

Shalom,

 

Ev. Harles Lumbantobing

KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......