Ibadah Minggu Palmarum 29 Maret 2026
Tema:
YESUS KRISTUS ADALAH TUHAN
Ev: Filipi 2:5-11
2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
2:11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!
PENDAHULUAN:
1. Membaca tema ini kita langsung bisa berkomentar: “ Kalau Yesus Kristus yang adalah Tuhan saja mau melakukan hal seperti di Nas ini bagi kita secara pribadi, bagaimana dengan kita?.
2. Ayat ini mengajak kita dalam “hidup kebersamaan kita” untuk menaruh pikiran dan persaan yang terdapat dalam Kristus Yesus.
3. Apa yang dilakukan Yesus?
Ayat 6-8: Merendahkan diri, tidak membanggakan diri, taat sampai mati di kayu salib, dan tidak tertarik untuk dianggap dan diakui semua orang sebagai paling hebat.
4. Iblis sudah pernah menawarkan itu dalam pencobaan di gurun dan Yesus sama sekali tidak tertarik.
SIAPA YANG DITINGGIKAN DAN SIAPA YANG DIRENDAHKAN
1.“Pride” (membanggakan diri/sombong) adalah ibu dari segala dosa.
2. Itu yang dilakukan Malaikat yang sangat dekat dengan tahta Allah yang disebut Lucifer yang setelah dihukum diganti nama menjadi Iblis.
3. Sehingga kesombongannya dengan membanggabanggakan dirinya itu menghasilkan hukuman dengan direndahkan serendah-rendahnya menjadi terhukum dan terhinakan di kerajaan sorga dan baginya disediakan Neraka kekal sebagai tempat penghukuman akhir.
4. Yesus Kristus yang mulia, kudus, Raja segala Raja melakukan hal yang sangat bertolak belakang dengan Iblis. Yesus Tuhan dan pencipta manusia malah merendahkan diriNya begitu rendah hingga sama dengan manusia ciptaanNya sendiri, bahkan sampai mati demi menyelamatkan manusia itu.
5. Apa yang dilakukan Yesus menjdikan diriNya diangkat oleh Allah setinggi-tingginya dan kepadaNya dikaruniakan nama di atas segala nama, Dan semua lidah akan mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan.
6. Coba perhatikan:
Tindakan Iblis membuat dia direndahkan serendah-rendahnya & Tidakan Yesus membuat Dia ditinggikan setinggi-tingginya.
7. Siap yang meninggikan diri akan direndahkan dan siapa yang merendahkan diri akan ditinggikan. (Matius 23:12 Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.Hukum Tuhan).
8. Hampir semua orang tidak suka melihat orang yang sombong dan meninggikan diri. Termasuk orang sombong sendiri tidak suka melihat orang sombong.
MENGAPA YESUS MELAKUKAN HAL INI?
1. Karena kasih dan cintaNya kepada manusia.
2. Dia membuat diriNya menjadi kutuk supaya manusia yang sudah terkutuk karena dosa diselamatkan oleh kematianNya sebagai yang terkutuk di kayu salib.
3. Untuk bisa ke tahap itu, Yesus harus merendahkan diriNya.
4. Yesus meninggalkan hak istimewanya dalam kerajaan sorga yang tidak terbatas dan mengambil rupa seorang hamba.
5. Dia taat sampai mati. Namun dalam kematianNyalah sesungguhnya kemenanganNya akan diwujudkan.
6. Artinya Dia melakukan semua ini supaya kita selamat.
BAGAIMANA HAL INI BISA MENJADI NYATA DALAM SETIAP KEHIDUPAN KITA YANG PERCAYA KEPADA YESUS?
1. Sebelum seseorang selesai dengan dirinya sendiri sulit untuk bisa tidak diangap oleh orang lain.
2. Memandang kepada Yesus dan merefleksikan ketaatan Yesus lewat tindakan penebusan yang Yesus lakukan dengan pengorbananNya akan membuat kita sadar bahwa tidak selamanya mempertahankan status, harga diri, nama baik kita akan membawa kepada keberhasilan dalam hidup, atau keluar dari permasalahan yang sedang kita hadapi, termasuk dalam menciptakan hubungan kebersamaan dan kerukunan dengan siapapun.
3. Illus: Ayam bebek
4. Mengalah tidak sama dengan kalah. Illus: dua mobil dari arah berlawanan, yang satu menerobos dan yang satu mengalah sehingga dua-duanya selamat.
5. Pengikut Yesus memang harus meneladani Yesus bahkan sering sekali harus seperti Gula demi kebahagiaan dan kenikmatan orang lain.
6. Illus: Gula….setiap ada kekurangan disalahkan gula,
tetapi jika fungsi gula itu sudah pas maka yang di angkat adalah kopi, susu, kue dsb. Kalau bukan demikian
dia bukan pengikut Kristus (Kristen)
KESIMPULAN:
1. Dalam minggu Palmarum ini, Firman Tuhan hari ini menegaskan siapa Yesus dan apa yang dilakukanNya supaya saya dan saudara hidup.
2. Tiga hal teladan yang Yesus lakukan dalam Nas ini adalah: KETAATAN, KERENDAHAN HATI DAN PENGORBANAN.
3. Teladan hidup yang Yesus tunjukkan adalah menjadi jalan bagi kita untuk selamat
4. Yesus adalah Tuhan demi menyelamatkan saudara dan saya yang dikasihiNya, Dia merendahkan diri menjadi sama dengan kita dan datang dalam kehinaan.
5. Artinya tidak ada jalan lain untuk menerima anugerah keselamatan yang Tuhan telah sediakan selain dengan merendahkan diri di hadapanNya.
6. Satu-satunya orang yang tidak akan pernah Tuhan selamatkan adalah orang sombong.
7. YESUS KRISTUS ADALAH TUHAN, mari merendahkan diri dan menerimaNya sebagai Tuhan dan juru selamat kita secara pribadi maka kita akan selamat.
Shalom,
Ev. Harles Lumbantobing
KLIK ARSIP untuk melihat tulisan lainnya
di Daftar... ARSIP.......