GARIS-GARIS BESAR KOTBAH:
Ibadah Minggu, JUBILATE 26 April 2026
Tema:
HATIKU BERSUKACITA DAN JIWAKU BERSORAK-SORAK
2:22 Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu.
2:23 Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka.
2:24 Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.
2:25 Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
2:26 Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram,
2:27 sebab Engkau tidak menyerahkan aku kepada dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.
2:28 Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu.
1. Perikop ini
adalah bagian dari kotbah Petrus dan berbicara tentang Yesus.
2. Petrus
menyampaikan bahwa Yesus telah ditentukan Allah untuk menyatakan kuasa Allah
dan mujizat-mujizaNya.
3. Bahwa Yesus
telah mati dan kemudian dibangkitkan Allah dari sengsara maut
4. Petrus
mengutip kitab Mazmur 16:8-11 yang sudah
pasti diingat oleh orang-orang Yahudi
dan seluruh yang diam di Yerusalem sebab itu kitab yang sangat mereka kenal.
5. Bahwa ayat
25-28 ini semua adalah berbicara tentang Yesus yang sudah mati disalibkan
orang-orang Yahudi.
6. Banyak hal
yang disingkapkan Allah melalu Daud
tentang kehidupan Mesias yang akan datang termasuk tentang kematiana dan
kebangkitanNya.
7. Sukacita
pemazmur dalam perikop ini adalah karena Allah tidak membiarkan dia dalam dunia
orang mati dan mengalami kebinasaan.
8. Dan dia
bersaksi bahwa ALLAH ada di sebalah kanannya (Makna berada
di sebelah kanan : bahwa dia berada
dalam perlindungan dan penjagaan Allah)
9. Itu jugalah
yang terjadi kepada Yesus.
10. Petrus
tidak hanya ingin menjelaskan siapa Yesus dan bagaimana penderitaanNya, tetapi
bagaimana supaya mereka beroleh hidup dan keselamatan.
11. Akhirnya
mereka yang mendengar kotbah ini percaya kepada Yesus Kristus.
PELAJARAN DARI NAS
1. Dalam ayat-ayat
sebelum perikop ini Petrus juga mengutip perkataan nabi Yoel ( ayat 16-21) yang
intinya bahwa Allah akan menghukum dunia pada hari-hari terakhir, tetapi siapa
berseru dalam nama Tuhan akan diselamatkan.
2. Tetapi
ketika Tuhan tempat dimana mereka berseru supaya selamat tidak mereka kenal dan
bahkan telah mereka bunuh.
3. Namun
karena Dia adalah Allah, maka kematiaan tidak bisa menahannya sehingga
kesempatan untuk hidup bagi orang-orang yang membunuhnya juga terbuka.
4. INILAH
SUKACITA KITA. Bahwa kita yang termasuk juga telah ikut membunuhNya (Yesus) kerena dosa-dosa kita, ternyata kepada kita
juga Tuhan sediakan pengampunan dan keselamatan ketika kita mau BERSERU DALAM
NAMA TUHAN.
5. Sehingga
saat ini juga Firman ini berbicara kepada kita, bahwa Allah juga tidak akan
membiarkan kita berada dalam kematian dan kebinasaan.
6. Sebagaimana
Allah membangkitkan Yesus dari kematian
kita juga akan turut dibangkitkan dan hidup selama-lamanya dengan Allah.
12. Inilah yang
menjadi syukur dan sukacita besar kita sebagaimana pemazmur.
13. Bahwa meskipun
kematian mengancam dan ada di sekelilingnya tidak membuat dia ketakutan bahkan
BERSUKACITA DAN BERSORAK-SORAK sebab
kematian tidak bisa menahan dia. (sama seperti Yesus kematian tidak bisa
menahan dia terus)
14. Sebagaimana orang-orang Yahudi dan semua orang yang mendengar kotbah Petrus ini akhirnya sadar akan dosa-dosanya dan mereka merespon dengan pertobatan demikian juga seharusnya kita setiap mendengar Firman Tuhan tentang Yesus dan pengorbananNya.
15. Hal ini jelas di ayat 37 di saat mereka bertanya apa yang harus kami lakukan? Maka di ayat 38 Petrus berkata: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus:
16. Ini jugalah yang menjadi respon kita bahwa SUKACITA DAN SORAK-SORAI itu harus didahului oleh pertobatan (kesadaran akan kesalahan kita, ketidak berdayaan kita menghadapai dunia dan kematian) dan penyerahan hidup kita sepenuhnya kepada Yesus.
17. Tuhan memberkati
Shalom,
Ev. Harles Lumbantobing
KLIK ARSIP untuk melihat tulisan lainnya
di Daftar... ARSIP.......