Ibadah Minggu, 21 Juni 2026
Tema:
PEMELIHARAAN ALLAH YANG UNIVERSAL
Ev: Kejadian 21:8-21
21:8 Bertambah besarlah anak itu dan ia disapih, lalu Abraham mengadakan perjamuan besar pada hari Ishak disapih itu.
21:9 Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang main dengan Ishak, anaknya sendiri.
21:10 Berkatalah Sara kepada Abraham: "Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak."
21:11 Hal ini sangat menyebalkan Abraham oleh karena anaknya itu.
21:12 Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: "Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.
21:13 Tetapi keturunan dari hambamu itu juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, karena ia pun anakmu."
21:14 Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba.
21:15 Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah semak-semak,
21:16 dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: "Tidak tahan aku melihat anak itu mati." Sedang ia duduk di situ, menangislah ia dengan suara nyaring.
21:17 Allah mendengar suara anak itu, lalu Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar, kata-Nya kepadanya: "Apakah yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut, sebab Allah telah mendengar suara anak itu dari tempat ia terbaring.
21:18 Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar."
21:19 Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum.
21:20 Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah.
21:21 Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir.
1. Allah itu adil dalam keputusannya dan setia dalam perkataanNya.
2. Melihat cerita ini apa yang saudara pikirkan?
3. Kita semua tahu bahwa Ishaklah yang menjadi anak yang dijanjikan Tuhan bagi Abraham. Tetapi kenapa harus ada Ismael?
4. Benci atau marahkah saudara dengan hadirnya Ismael di dunia ini?
5. Ismael lahir dari kekuatiran, ketidaksabaran dan ketidaksetiaan menantikan janji Tuhan.
6. Kejadian 16 menceritakan tentang asal mula lahirnya Ismael. Bahwa Sarai tidak sabar menantikan janji Tuhan, dan menganggap Tuhan tidak mampu memenuhi janjiNya sehingga Sarai dan Abraham harus mengambil jalan pintas sendiri.
7.
Sejak Hagar
hamil, Sarah menuai dari ketidaksabaran (kesangsian kepada Tuhan) dimana Hagar
menjadi sombong dan memandang rendah Sarai. Demikian juga selanjutnya Ismael memperlakukan hal yang sama kepada Ishak (Ayat 9 , kata 'main=mengejek/membully)
8. Mungkin inilah yang membuat Allah menubuatkan kondisi Ismael dan keturunannya di masa yang akan datang (Kejadian 16: 10-12)
9. Sebenarya Ismael tidak perlu lahir kalau Sarai dan Abraham sabar menantikan janji Tuhan. Tetapi itulah rahasia Tuhan yang tidak bisa kita mengerti.
10. Allah mengasihi semua manusia
11. Allah memberkati semua bangsa dengan berkat-berkat umum dan berkat-berkat khusus
12. Sama seperti Allah memberkati Ishak dan Ismael dengan berkat-berkat itu
13. Persamaan berkat bagi mereka adalah menjadi bangsa yang besar, tetapi Ishak ada berkat khusus yaitu “ Oleh keturunannya semua bangsa akan diberkati” (Kej 22:18, 26:4)
14. Kita dulu adalah bangsa yang tidak mengenal Allah, hidup dalam kegelapan, penyembah roh-roh nenek moyang dan juga penyembah berhala.
15. Karena Kasih Allah kepada kita, Dia mengutus para Missionaris/Evangelis untuk menyebarkan kabar baik itu sehingga kita percaya.
16. Inilah kabar baik yang dbawa itu: Kita semua akan diberkati secara khusus menjadi Israel Perjanjian baru oleh keturunan Abraham, Ishak dan Yakub yaitu Yesus Kristus, ketika kita percaya dan beriman kepadaNya.
17. KABAR BAIK (INJIL) adalah berkat khusus bagi semua ciptaan. Bukan hanya kepada manusia tetapi juga kepada alam ini, bumi ini. Tuhan berpesan kepada murid-muridNya”Beritakan Injil kepada segala mahluk” (Markus 16:15)
18. Ciptaan lain selain kita manusia adalah saudara kita. Mereka diciptakan lebih dahulu dari kita manusia. Mereka juga diberkati oleh Tuhan.
19. Semua bangsa selain Kristen juga diberkati Tuhan dengan berkat umum (Universal) dan Tuhan mangasihi mereka juga, dan memelihara mereka dengan berkat-berkat Universal itu.
20. Karena itu kita juga wajib mengasihi sesama manusia siapapun itu karena Injil juga disediakan Allah bagi mereka yang mau percaya, sama seperti kita yang dulu dalam kegelapan diterangi oleh Injil yang kita dengarkan dari hamba-hamba yang diutusNya.
21. Begitu juga dengan Alam dan bumi ini wajib kita pelihara. Bumi yang kita pelihara akan memberi keuntungan kepada kita dan bumi yang kita rusak dan telantarkan akan memberi dampak buruk bagi kita.
22. Kalau semua manusia secara umum juga diberkati oleh Tuhan, Bagaimana dengan kita secara pribadi yang sudah percaya dan beriman kepada Yesus Kristus?
23. Apakah kita yang percaya dan beriman kepada Yesus Kristus yakin bahwa kita masuk dalam daftar penerima berkat umum (Universal) saja, atau sekaligus berkat khusus?
24. Dalam nas ini, jelas sekali dalam ayat 13, 18 dan 20 dan Kejadian 16: 10 bagaimana Allah juga memberkati Ismail yang bukan anak yang dijanjikan itu.
25. Kalau Ismael juga dipelihara dan diberkati? Mengapa sering sekali kita takut dan kuatir menghadapi hidup kita ke depan?
26.
Jangan
karena kekuatiran dan ketidak setiaan akan janji-janji Tuhan seperti Sarai kita
akhirnya akan mengalami konsekuensi atau akibat dari kekurangpercayaan kita
seperti Sarai dan Abraham. -->HATI-HATI DENGAN PIKIRANMU, bisa membuatmu melenceng dari rencana Allah.
27. Jika doamu sepertinya tidak berjawab, atau penantianmu sepertinya sia-sia, percayalah Allah tidak lupa akan janjinya, dan Dia setia menepati janjiNya tepat pada waktunya sesuai waktu Tuhan.
28. Percayalah, kalau Tuhan memelihara dunia ini secara universal (umum), maka Dia tidak akan pernah lupa memelihara akan anak-anakNya dengan berkat-berkat khusus selain berkat umum itu.
29. Selamat berjalan dalam pemeliharaan Tuhan, dan jadilah berkat bagi bumi ini dan segala isinya.
30. Amin
Shalom,
Ev. Harles Lumbantobing
KLIK ARSIP untuk melihat tulisan lainnya
di Daftar... ARSIP.......