Garis-garis besar Kotbah 19 Juli 2026
Tema:
HARI SUKACITA BAGI UMAT TUHAN
Ev: Ester 9:11-19
9:11 Pada hari itu juga jumlah orang-orang yang terbunuh di dalam benteng Susan disampaikan ke hadapan raja.
9:12 Lalu titah raja kepada Ester, sang ratu: "Di dalam benteng Susan saja orang Yahudi telah membunuh dan membinasakan lima ratus orang beserta kesepuluh anak Haman. Di daerah-daerah kerajaan yang lain, entahlah apa yang diperbuat mereka. Dan apakah permintaanmu sekarang? Niscaya akan dikabulkan. Dan apakah keinginanmu lagi? Niscaya dipenuhi."
9:13 Lalu jawab Ester: "Jikalau baik pada pemandangan raja, diizinkanlah kiranya kepada orang Yahudi yang di Susan untuk berbuat besok pun sesuai dengan undang-undang untuk hari ini, dan kesepuluh anak Haman itu hendaklah disulakan pada tiang."
9:14 Raja pun menitahkan berbuat demikian; maka undang-undang itu dikeluarkan di Susan dan kesepuluh anak Haman disulakan orang.
9:15 Jadi berkumpullah orang Yahudi yang di Susan pada hari yang keempat belas bulan Adar juga dan dibunuhnyalah di Susan tiga ratus orang, tetapi kepada barang rampasan tidaklah mereka mengulurkan tangan.
9:16 Orang Yahudi yang lain, yang ada di dalam daerah kerajaan, berkumpul dan mempertahankan nyawanya serta mendapat keamanan terhadap musuhnya; mereka membunuh tujuh puluh lima ribu orang di antara pembenci-pembenci mereka, tetapi kepada barang rampasan tidaklah mereka mengulurkan tangan.
9:17 Hal itu terjadi pada hari yang ketiga belas dalam bulan Adar. Pada hari yang keempat belas berhentilah mereka dan hari itu dijadikan mereka hari perjamuan dan sukacita.
9:18 Akan tetapi orang Yahudi yang di Susan berkumpul, baik pada hari yang ketiga belas, baik pada hari yang keempat belas dalam bulan itu. Lalu berhentilah mereka pada hari yang kelima belas dan hari itu dijadikan mereka hari perjamuan dan sukacita.
9:19 Oleh sebab itu orang Yahudi yang di pedusunan, yakni yang diam di perkampungan merayakan hari yang keempat belas bulan Adar itu sebagai hari sukacita dan hari perjamuan, dan sebagai hari gembira untuk antar-mengantar makanan.
RANGKUMAN SEJARAH SINGKAT ESTER.
1. Kisah sebelumnya, bahwa Ester terpilih menjadi ratu. Lalu raja mengangkat seorang pembesar membawahi semua pembesar di kerajaan yang bernama Haman.
2. Haman seorang pembesar di bawah Raja yang diangkat oleh Raja Ahasyweros, semua tunduk dan menyembah kapadanya, kecuali Mordekhai (Orang Yahudi ayah Ester) (Ester 3:5-6). Itulah yang memicu sakit hati Haman sehingga ingin membunuh Mordekhai dan memunahkan seluruh orang Yahudi.
3. Lalu ada permufakatan jahat Haman dan kroni-kroninya mempengaruhi Raja Ahasyweros sehingga mengeluarkan dekrit atau titah untuk memunahkan seluruh orang Yahudi dari yang muda sampai tua, anak-anak dan perempuan dan mengambil semua harta mereka pada bulan Adar hari ke-13. (ester 3:13)
4. Kisah dalam pasal 9 kitab
Ester ini adalah hasil dari doa dan puasa Ester dan para pembantunya dan juga seluruh
orang Yahudi. TUHAN MENDENGAR DOA DAN PERMOHONAN MEREKA,
5. Hasil pertama dari doa dan puasa itu adalah bahwa Raja berkenan kepada Ester dan bersedia memenuhi semua permintaan Ester bahkan setengah dari kerajaannya jika Ester meminta.
6. Hasil kedua adalah bahwa Raja mengadakan pertemuan segitiga antara Ester, Raja, dan Haman, di mana Ester punya kesempatan untuk menyampaikan segala persoalannya kepada Raja
7. Hasil ketiga bahwa raja akhirnya mengetahui bahwa penyelamatnya dari ancaman pembuhunan di masa yang lalu adalah Mordekhai, dan memberikan pakaian kebesaran yang dipakai Raja sendiri dan kereta kuda raja sendiri kepada Mordekhai dan mengiringnya di lapangan kota dan semua menyaksikan dan dieluelukan. Semua penghargaan ini diperintahkan Raja dilakukan oleh Haman. Mordekhai menjadi orang kedua di kerajaan itu setelah Raja.
8. Hasil ke empat Kejahatan Haman terbongkar di hadapan Raja dan Haman akhirnya digantung di tiang gantungan yang dipersiapkan Haman buat Mordekhai sebelumnya.
9. Hasil ke lima seluruh harta Haman diberikan ke dalam kuasa Mordekhai.
10. Hasil ke enam Raja menarik surat kematian pemusnahan seluruh bangsa Yahudi yang sudah tinggal dilaksanakan pada tanggal 13 bulan Adar (Ester 8:5)
11. Hasil ke tujuh Bahwa Raja memberi kuasa kepada orang Yahudi untuk membela diri dan melawan musuh-musuh dan pembenci mereka yang memerangi mereka, dan mereka menang dimana-mana mereka bersukacita.
12. Hasil ke delapan yaitu dalam nas pasal 9 ini, Kesepuluh anak-anak Haman di gantung di tiang gantungan dan mati tepat pada hari ke-13 bulan Adar. Maka selamatlah bangsa Yahudi.
13. Maka pada tanggal 14 DAN 15 bulan Adar (bulan ke 12) ini, berhentilah mereka dan bersukacita atas semua kemenangan mereka. Sehingga mereka peringati hari ke-14 dan 15 ini sebagai hari sukacita dan hari perjamuan. Mereka berpesta dan saling berbagi makanan (Ester 9:19, 21), dan membuat inin menjadi ketetapan yang wajib dirayakan tiap tahun.
PELAJARAN
1. Hari sukacita datang oleh berbagai-bagai hal.
a. Bisa jadi datang pada saat yang tidak kita sangkakan (Kejutan).
b. Bisa juga datang pada saat yang sudah kita tunggu-tunggu (Ulang tahun, gajian, hari pernikahan, hari kelahiran)
c. Bisa juga datang setelah masa dukacita atau berkabung
d. Bisa datang pada saat kita lepas dari marabahaya.
e. Bisa datang saat kita melakukan perayaan-perayaan keagamaan, kenegaraan.
2. Selalu ada hari sukacita bagi setiap orang, sebagaimana juga selalu ada hari dukacita.
3. Yang menjadi perenungan bagi kita dalam kotbah ini adalah, jika hari sukacita dalam hidup kita datang apa yang kita lakukan?
4. Berbagai cara dilakukan banyak orang ketika hari sukacita dalam hidup mereka datang sangat beragam.
a. Ada yang menikmatinya dalam kesendirian saja
b. Ada yang minikmatinya dengan keluarga saja
c. Dengan sahabat-sahabatnya saja, atau teman satu kumpulan atau satu gereja.
d. Ada yang mau melakukannya berbagi sukacita dengan orang-orang yang kurang beruntung (panti asuhan, orang-orang terpinggirkan, yang tunawisma, anak-anak terlantar dan lain-lain). Ada yang mengundang dalam keberasamaan dan ada yang hanya sekedar mengantarkan saja.
e. Ada yang sama sekali tidak melakukan apa-apa
5. Ada hal yang menjadi sorotan dalam pesta sukacita yang orang-orang Yahudi lakukan dalam Nas ini. Bahwa mereka saling menjamu dan saling berbagi makanan dan bersedekah kepada orang-orang miskin. (ayat 22).
6. Tetapi Apakah umat Tuhan (orang percaya) hanya dalam suatu keberhasilan atau saat-saat tertentu bersukacita?
7. TIDAK. Sebab Firman Tuhan juga berkata dalam Filipi 4:4 dan juga 1 Tessalonika 5:16: “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!”
8. Mengapa kita harus bersukacita senantiasa? KARENA TUHAN ADALAH ALLAH KITA YANG SENANTIASA MENJAGA DAN MELINDUNGI KITA SENANTIASA. DIA AKAN TERUS MENJAGA DAN MENGGEMBALAKAN KITA.
PESAN DAN AJAKAN KEPADA JEMAAT
1. Kotbah ini sejujurnya menekankan praktek dan pelaksanaan yang kongkrit, segera dan tepat sasaran lebih daripada belajar sejarah dan sebab akibat mengapa umat Tuhan mengalami hari sukacita, atau dari mana datangnya sukacita dan lain sebagainya.
2. Sebagai umat Tuhan yang benar-benar umat Tuhan. Jika hari sukacita dalam hidupmu datang apa yang akan kita lakukan?
3. Bagaimana kalau kedepannya kita melakukan seperti yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi jaman Ester ini?
4. Tentu tidak pada semua hari sukacita dalam hidup kita, tetapi perlu kita niatkan hari-hari sukacita tertentu dalam hidup kita sebagaimana orang-orang Yahudi ini kita menjadi berkat bagi orang lain.
Mari
terus berdoa kepada Tuhan supaya Tuhan tolong dan mampukan kita melakukannya
sebagai tanda syukur kita atas segala hari baik dan berkat-berkat Tuhan kepada
kita. Amin
Shalom,
Ev. harles Lumbantobing
KLIK ARSIP untuk melihat tulisan lainnya
di Daftar... ARSIP.......