Sabtu, 14 Maret 2026

HIDUP SEBAGAI ANAK TERANG

 

Garis-Garis Besar Kotbah 15 Maret 2026

Tema:

HIDUP SEBAGAI ANAK TERANG

EV: Efesus 5:8-14

 

5:8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,

5:9 karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,

5:10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.

5:11 Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.

5:12 Sebab menyebutkan saja pun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.

5:13 Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.

5:14 Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu."

 ------------------


1. Nas minggu ini mengajarkan tentang bagaimana sikap hidup seseorang yang sudah dilahirkan kembali dan yang selalu mengarahkan hati dan jiwa  mencari Allah dalam hidupnya sesuai dengan kotbah-kotbah di beberapa minggu sebelumnya.

2. Hal pertama yang disebutkan dalam nas di ayat 8  yang menjadi sorotan dan perhatian pertama kita  adalah  kata "DAHULU". Kata “dahulu” mengindikasikan keadaan anggota-anggota jemaat itu sebelum menerima Kristus Yesus sebagai Tuhannya.

2. Ayat 8 ini mengulangi pernyataan di Efesus 2 bahwa mereka dahulu sudah mati.

3. Jadi orang yang dalam kegelapan itu adalah orang-orang yang ‘sudah’ mati (bukan akan mati).

4. Di sinilah dalam pasal 5 ini kita bisa melihat perbedaan orang yang mati (dalam kegelapan) dengan orang yang hidup (dalam terang):

ANAK-ANAK TERANG:

a. Menjadi penurut-penurut Allah (1)

b. Hidup dalam kasih (2)

c. Tidak melakukan lagi perbuatan-perbuatan kegelapan (3-6)

d. Selalu mengucap syukur (4)

e. Anak-anak terang berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran

f. Hidup sebagai orang arif bukan orang bebal (15)

g. Mempergunakan waktu dengan sebaik-baiknya dan tidak menyianyiakan (16)

h. Selalu mencari Tuhan dan berusaha untuk mengerti kehendak Tuhan (17)

i. Tidak suka mabuk dan minuman keras (18)

j. Selalu memuji Tuhan (19)

k. Saling merendahkan diri satu dengan yang lain (21)

l. Ini sama dengan melakukan keinginan Roh yang menghasilkan buah Roh seperti dalam Galatia 5:22-23

 

Anak-anak kegelapan

a. Suka melakukan percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan, bukan saja diperkatakan bahkan juga dilakukan (3)

b. Suka berkata kotor dan kata-kata kosong, dan sembrono (4)

c. Tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala(5)

d. Suka menyesatkan orang lain (6)

e. Bebal (15)

f. Suka mabuk oleh anggur (minuman keras) (18)

g. Ini semua disebut dengan keinginan daging (Galatia 5: 19-21)

5. Bagaimana terang bersikap terhadap gelap itu

  • Jangan berkawan  dengan mereka (7): (makna berkawan=teman seperbuatan dan setingkahlaku)
  • Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan (11)
  • Sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan kegelapan itu (11).
  • Tidak menyebutkan perbuatan kegelapan itu walau hanya dalam tempat tersembunyi, apalagi mengekspos, atau memviralkan perbuatan itu diruang publik (12).
  • Cukup terangi saja artinya menunjukkan sikap hidup, perkataan dan perbuatan yang sesuai dengan kehendak Tuhan sebagai orang-orang yang percaya dan beriman kepada Yesus Kristus (= sebagai terang) (13)
  • Dengan demikian apa yang ada dalam gelap itu akan nampak. Artinya orang-orang akan sadar bahwa apa yang mereka perbuat adalah perbuatan dosa. Sedangkan sikap dan perbuatan  yang benar adalah apa yang ditujukkan oleh anak-anak terang itu.

6. Bagaimana seseorang yang dalam kegelapan yang artinya manusia mati bisa menjadi hidup kembali dan menjadi anak-anak terang.

  • Tidak ada cara dari sisi manusia  yang sudah mati (dalam kegelapan) untuk bisa hidup kembali apalagilah menghidupkan orang lain yang sama-sama mati.
  • Hanya Sang Sumber Hidup yang bisa menghidupkan orang-orang yang sudah mati.
  • Dia menyediakan anugerah keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepadaNya supaya setiap orang (yang dalam kegelapan itu) yang percaya kepadaNya itu tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal (Yoh 3:16).
  • Karena itu ditegaskan dalam Efesus 2: 8-9 : “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri”.
  • Jadi apabila seseorang percaya dan beriman kepada Yesus Kristus Sang Sumber Hidup itu akan membuat seseorang itu hidup kembali dari kondisinya yang sebelumnya sudah mati.
  • Maka dia akan berubah dari anak-anak kegelapan menjadi anak-anak terang.

7.      Bagaimana kita bisa menjadi anak-anak terang dengan hanya percaya kepada Yesus saja?

  • Allah  adalah terang ( I Yohanes 1:5)
  • Yesus Kristus adalah terang (Yohanes 8:12)
  • Setiap orang yang percaya dan menjadi pengikut Yesus adalah terang (matius 5:14)
 Sebab di dalam kita telah berdiam Terang yang sesungguhnya itu yaitu Yesus Kristus. Dimana ada Yesus di situ ada Bapa dan Roh Kudus.  Itulah sebabnya setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya juga turut menjadi Terang.

8. Jika seseorang sudah menjadi anak-anak terang  bagaimana seharusnya dia hidup dan bersikap sebagai anak-anak terang?

  1. Efesus 5: 8; Sadarlah kamu bukan lagi kegelapan. Jadi hiduplah sebagai anak-anak terang
  2. Kolose  2:6 Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia.
  3. Selalu menghasilkan buah Roh sebagaimana dalam Galatia 5:22-23 

9. Jadi sikap hidup dan kesaksian hidup yang baik dan sesuai dengan kehendak Tuhan (kebenaran) yang  didorong oleh keinginan Roh adalah sebagai bukti bahkan kita adalah anak-anak tarang sekaligus sebagai kewajiban kita sebagai anak-anak Terang.

10.  Dan prinsip terang itu adalah selalu ditempatkan di tempat yang terbuka, tinggi, artinya supaya cahayanya nampak oleh semua orang, dan mengenai semua orang (Lukas 11:13 Lukas  11:33 "Tidak seorang pun yang menyalakan pelita lalu meletakkannya di kolong rumah atau di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk, dapat melihat cahayanya”).

11.  Karena itu kita sebagai umat yang percaya dan beriman kepada Yesus Kristus Tuhan kita yang telah menghidupkan kita kembali, marilah kita bangkit  dan bercahaya (bersinar) menerangi sekeliling kita. Supaya semakin banyak orang yang datang kepada Yesus Tuhan kita dan beriman kepadaNya.

12.  Amin



Shalom,


Ev. Harles Lumbantobing


KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar anda yang baik, sopan dan bahasa yang mudah dimengerti. terimakasih