Garis-Garis Besar Kotbah 15 Maret 2026
Tema:
HIDUP
SEBAGAI ANAK TERANG
EV: Efesus
5:8-14
5:8
Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di
dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,
5:9
karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,
5:10
dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.
5:11
Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak
berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
5:12
Sebab menyebutkan saja pun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang
tersembunyi telah memalukan.
5:13
Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak,
sebab semua yang nampak adalah terang.
5:14
Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah
dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu."
1. Nas minggu ini mengajarkan tentang bagaimana sikap hidup seseorang yang sudah dilahirkan kembali dan yang selalu mengarahkan hati dan jiwa mencari Allah dalam hidupnya sesuai dengan kotbah-kotbah di beberapa minggu sebelumnya.
2. Hal pertama yang disebutkan dalam nas di ayat 8 yang menjadi sorotan dan perhatian pertama kita adalah kata "DAHULU". Kata “dahulu” mengindikasikan keadaan anggota-anggota jemaat itu sebelum menerima Kristus Yesus sebagai Tuhannya.
2. Ayat 8 ini
mengulangi pernyataan di Efesus 2 bahwa mereka dahulu sudah mati.
3. Jadi orang
yang dalam kegelapan itu adalah orang-orang yang ‘sudah’ mati (bukan akan
mati).
4. Di sinilah dalam
pasal 5 ini kita bisa melihat perbedaan orang yang mati (dalam kegelapan)
dengan orang yang hidup (dalam terang):
ANAK-ANAK TERANG:
a. Menjadi
penurut-penurut Allah (1)
b. Hidup dalam
kasih (2)
c. Tidak
melakukan lagi perbuatan-perbuatan kegelapan (3-6)
d. Selalu
mengucap syukur (4)
e. Anak-anak terang berbuahkan kebaikan dan keadilan
dan kebenaran
f. Hidup sebagai orang arif bukan orang bebal (15)
g. Mempergunakan
waktu dengan sebaik-baiknya dan tidak menyianyiakan (16)
h. Selalu mencari Tuhan dan berusaha untuk mengerti
kehendak Tuhan (17)
i. Tidak suka mabuk
dan minuman keras (18)
j. Selalu memuji Tuhan (19)
k. Saling
merendahkan diri satu dengan yang lain (21)
l. Ini sama dengan melakukan keinginan Roh yang
menghasilkan buah Roh seperti dalam Galatia 5:22-23
Anak-anak kegelapan
a. Suka
melakukan percabulan dan
rupa-rupa kecemaran atau keserakahan, bukan saja diperkatakan bahkan juga
dilakukan (3)
b. Suka
berkata kotor dan kata-kata kosong, dan sembrono (4)
c. Tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang
serakah, artinya penyembah berhala(5)
d. Suka
menyesatkan orang lain (6)
e. Bebal (15)
f. Suka mabuk oleh anggur (minuman keras) (18)
g. Ini semua
disebut dengan keinginan daging (Galatia 5: 19-21)
5. Bagaimana terang bersikap terhadap gelap itu
- Jangan berkawan dengan mereka (7): (makna berkawan=teman seperbuatan dan setingkahlaku)
- Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan (11)
- Sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan kegelapan itu (11).
- Tidak menyebutkan perbuatan kegelapan itu walau hanya dalam tempat tersembunyi, apalagi mengekspos, atau memviralkan perbuatan itu diruang publik (12).
- Cukup terangi saja artinya menunjukkan sikap hidup, perkataan dan perbuatan yang sesuai dengan kehendak Tuhan sebagai orang-orang yang percaya dan beriman kepada Yesus Kristus (= sebagai terang) (13)
- Dengan demikian apa yang ada dalam gelap itu akan nampak. Artinya orang-orang akan sadar bahwa apa yang mereka perbuat adalah perbuatan dosa. Sedangkan sikap dan perbuatan yang benar adalah apa yang ditujukkan oleh anak-anak terang itu.
6. Bagaimana seseorang yang dalam kegelapan yang artinya manusia mati bisa menjadi hidup kembali dan menjadi anak-anak terang.
- Tidak ada cara dari sisi manusia yang sudah mati (dalam kegelapan) untuk bisa hidup kembali apalagilah menghidupkan orang lain yang sama-sama mati.
- Hanya Sang Sumber Hidup yang bisa menghidupkan orang-orang yang sudah mati.
- Dia menyediakan anugerah keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepadaNya supaya setiap orang (yang dalam kegelapan itu) yang percaya kepadaNya itu tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal (Yoh 3:16).
- Karena itu ditegaskan dalam Efesus 2: 8-9 : “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri”.
- Jadi apabila seseorang percaya dan beriman kepada Yesus Kristus Sang Sumber Hidup itu akan membuat seseorang itu hidup kembali dari kondisinya yang sebelumnya sudah mati.
- Maka dia akan berubah dari anak-anak kegelapan menjadi anak-anak terang.
7. Bagaimana kita bisa menjadi anak-anak terang dengan hanya percaya kepada Yesus saja?
- Allah adalah terang ( I Yohanes 1:5)
- Yesus Kristus adalah terang (Yohanes 8:12)
- Setiap orang yang percaya dan menjadi pengikut Yesus adalah terang (matius 5:14)
Sebab di dalam kita telah berdiam Terang yang sesungguhnya itu yaitu Yesus Kristus. Dimana ada Yesus di situ ada Bapa dan Roh Kudus. Itulah sebabnya setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya juga turut menjadi Terang.
8. Jika seseorang sudah menjadi anak-anak terang bagaimana seharusnya dia hidup dan bersikap sebagai anak-anak terang?
- Efesus 5: 8; Sadarlah kamu bukan lagi kegelapan. Jadi hiduplah sebagai anak-anak terang
- Kolose 2:6 Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia.
- Selalu menghasilkan buah Roh sebagaimana dalam Galatia 5:22-23
9. Jadi sikap hidup dan kesaksian hidup yang baik dan sesuai dengan kehendak Tuhan (kebenaran) yang didorong oleh keinginan Roh adalah sebagai bukti bahkan kita adalah anak-anak tarang sekaligus sebagai kewajiban kita sebagai anak-anak Terang.
10.
Dan prinsip terang itu adalah selalu ditempatkan di tempat yang
terbuka, tinggi, artinya supaya cahayanya nampak oleh semua orang, dan mengenai
semua orang (Lukas 11:13 Lukas 11:33 "Tidak seorang pun yang menyalakan pelita lalu meletakkannya di kolong
rumah atau di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian, supaya semua orang
yang masuk, dapat melihat cahayanya”).
11.
Karena
itu kita sebagai umat yang percaya dan beriman kepada Yesus Kristus Tuhan kita
yang telah menghidupkan kita kembali, marilah kita bangkit dan bercahaya (bersinar) menerangi sekeliling
kita. Supaya semakin banyak orang yang datang kepada Yesus Tuhan kita dan
beriman kepadaNya.
12.
Amin
Shalom,
Ev. Harles Lumbantobing
KLIK ARSIP untuk melihat tulisan lainnya
di Daftar... ARSIP.......