Minggu, 03 Mei 2026

AKU MENYANYI BAGI TUHAN

 

Ibadah Minggu KANTATE, 3 Mei 2026

Tema:

AKU MENYANYI BAGI TUHAN

Ev: Keluaran 15:1-14

15:1 Pada waktu itu Musa bersama-sama dengan orang Israel menyanyikan nyanyian ini bagi TUHAN yang berbunyi: "Baiklah aku menyanyi bagi TUHAN, sebab Ia tinggi luhur, kuda dan penunggangnya dilemparkan-Nya ke dalam laut.

15:2 TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Ia Allahku, kupuji Dia, Ia Allah bapaku, kuluhurkan Dia.

15:3 TUHAN itu pahlawan perang; TUHAN, itulah nama-Nya.

15:4 Kereta Firaun dan pasukannya dibuang-Nya ke dalam laut; para perwiranya yang pilihan dibenamkan ke dalam Laut Teberau.

15:5 Samudera raya menutupi mereka; ke air yang dalam mereka tenggelam seperti batu.

15:6 Tangan kanan-Mu, TUHAN, mulia karena kekuasaan-Mu, tangan kanan-Mu, TUHAN, menghancurkan musuh.

15:7 Dengan keluhuran-Mu yang besar Engkau meruntuhkan siapa yang bangkit menentang Engkau; Engkau melepaskan api murka-Mu, yang memakan mereka sebagai tunggul gandum.

15:8 Karena nafas hidung-Mu segala air naik bertimbun-timbun; segala aliran berdiri tegak seperti bendungan; air bah membeku di tengah-tengah laut.

15:9 Kata musuh: Aku akan mengejar, akan mencapai mereka, akan membagi-bagi jarahan; nafsuku akan kulampiaskan kepada mereka, akan kuhunus pedangku; tanganku akan melenyapkan mereka!

15:10 Engkau meniup dengan taufan-Mu, laut pun menutupi mereka; sebagai timah mereka tenggelam dalam air yang hebat.

15:11 Siapakah yang seperti Engkau, di antara para allah, ya TUHAN; siapakah seperti Engkau, mulia karena kekudusan-Mu, menakutkan karena perbuatan-Mu yang masyhur, Engkau pembuat keajaiban?

15:12 Engkau mengulurkan tangan kanan-Mu; bumi pun menelan mereka.

15:13 Dengan kasih setia-Mu Engkau menuntun umat yang telah Kautebus; dengan kekuatan-Mu Engkau membimbingnya ke tempat kediaman-Mu yang kudus.

15:14 Bangsa-bangsa mendengarnya, mereka pun menggigil; kegentaran menghinggapi penduduk tanah Filistin.


 

Ibadah Minggu KANTATE, 3 Mei 2026

Tema:

AKU MENYANYI BAGI TUHAN

oooOOOooo

EV: Keluaran 15:1-4

1.       Bisakah kita bernyanyi, bersukacita dan bersorak-sorai dalam kondisi-kondisi tidak menyenangkan?

2.       Bagaimana jika doa-doa saudara tidak Tuhan jawab seperti permintaan saudara?

3.       Bagaimana jika kenyataan yang saudara terima dalam hidup ini tidak sesuai dengan mimpi dan keinginan saudara?

4.       Bagaimana jika tiba-tiba kita sakit, atau orang yang kita kasihi,

5.       Apakah masih bisa saudara-saudara bersukacita dan bernyanyi?

6.       Apa sesungguhnya alasan seseorang bisa bersukacita dan bersorak-sorai dan bernyanyi bagi Tuhan?

-          Allah adalah penolong kita, dan Dia berperang untuk kita

-          Tidak ada Allah seperti Dia yang perduli, bahkan rela mati bagi umatNya yang berdosa kepadaNya supaya umatnya itu hidup (selamat dari penghakiman)

7.       Ada kalanya kita diperhadapkan dengan sebuah situasi yang mengkuatirkan atau mencekam. Sama seperti bangsa Israel yang baru saja keluar dari perbudakan Mesir.

8.       Namun kita melihat ketika Tuhan membebaskan umatNya dari perbudakan Mesir, Tuhan bertanggungjawab membawa mereka sampai kepada tujuan.

9.       Demikian juga seharusnya keyakinan kita saat ini untuk Tuhan.

10.   Tuhan tidak menuntut banyak kepada kita bahwa kita harus mati seperti Yesus baru dikatakan kita percaya kepadaNya.

11.   Hal pertama yang Tuhan inginkan dari kita adalah bagaimana supaya kita percaya dan yakin kepadaNya (mar pos niroha)

12.   JANGAN PERNAH CURIGA  kepada Tuhan, Dia tidak pernah punya rencana jahat untuk mencelakakan kita.

13.   Nyanyian ini menceritakan tentang keperkasaan Tuhan, kuasa Tuhan atas alam, dan jaminan penyertaan dan kemenangan yang dari pada Tuhan terhadap umatNya.

14.   Memang sebelumnya bangsa itu mulai putus asa, lalu marah kepada Musa, dan menyesal akan tindakan  Tuhan membebaskan mereka dari perbudakan Mesir.

15.   Pengalaman dasyat yang mereka alami memunculkan nyanyian dan pujian kepada Tuhan.

 

 

PEMBELAJARAN PENTING:

1.       Salah satu identitas orang Kristen adalah bernyanyi.

2.       Ibadah, penyembahan kepada Allah tidak terlepas dari nyanyian.

3.       Nyanyian  juga menjadi suatu kuatan dan senjata dalam melawan kuasa si jahat (Duad dan Saul).

4.       Banyak orang berubah dan diubahkan oleh sebuah nyanyian Kepada Tuhan.

5.       Sebab Allah bertahta di atas pujian (Mazmur 22:4)

6.       Ayat ini adalah suatu kebenaran dalam Alkitab dan banyak diketahui oleh banyak orang Kristen bahwa Allah bertahta di atas pujian. Tetapi dalam prakteknya banyak di antara mereka tidak bernyanyi bagi Tuhan dengan sungguh-sungguh dan penghayatan yang dalam.

7.       Dengan sikap seperti ini, pada saat melakukan pujian penyembahan kepada Tuhan, bagaimana mungkin hadirat Allah turun atas ibadah itu.

8.       Kapan dan di mana kita bisa benyanyi untuk Tuhan?

DI mana saja, dan dalam situasi apa saja kita bisa benyanyi bagi Tuhan.

9.       Apa yang kita nyanyikan bagi Tuhan? Segala hal yang kita alami di dunia ini bersama Tuhan bisa kita nyanyikan dengan Lagu-lagu pujian.

10.   Mungkin tidak harus menciptakan sendiri, tetapi karena sudah sangat banyak lagu rohani saat ini kita tinggal memilih mana yang lebih cocok dengan pergumulan kita.

11.   Sebagaimana lagu PKJ 14: “Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya, selamanya..2x Kututurkan tak jemu kasih setiaMu Tuhan…2x ….turun temurun…

12.   Sudahkah anda bernyanyi untuk Tuhan hari ini?

 

 

Shalom, 



Ev. Harles Lumbantobing

KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar anda yang baik, sopan dan bahasa yang mudah dimengerti. terimakasih