Sabtu, 11 Juli 2026

SALING MENOLONG

Garis-garis besar Kotbah Ibadah Minggu, 12 Juli 2026

Tema:

SALING MENOLONG

(MASIURUPAN)

Ev: Harles Lumbantobing

Ev: 3 Yohanes  1:5-8

1:5 Saudaraku yang kekasih, engkau bertindak sebagai orang percaya, di mana engkau berbuat segala sesuatu untuk saudara-saudara, sekalipun mereka adalah orang-orang asing.

1:6 Mereka telah memberi kesaksian di hadapan jemaat tentang kasihmu. Baik benar perbuatanmu, jikalau engkau menolong mereka dalam perjalanan mereka, dengan suatu cara yang berkenan kepada Allah.

1:7 Sebab karena nama-Nya mereka telah berangkat dengan tidak menerima sesuatu pun dari orang-orang yang tidak mengenal Allah.

1:8 Kita wajib menerima orang-orang yang demikian, supaya kita boleh mengambil bagian dalam pekerjaan mereka untuk kebenaran.

 

PENDAHULUAN:

 

1. Surat ini ditujukan kepada Gayus. Dia memuji Gayus atas kasihnya kepada saudara seiman walaupun orang-orang asing,  sebagai bukti nyata imannya.

2. Di dalam surat itu dia juga mengeluh tentang perbuatan seorang hamba Tuhan tertentu yang sungguh bertentangan yaitu Diotrefes (ayat 9),

3. Di dalam surat itu juga Yohanes meneguhkan kesaksian yang bagus mengenai seorang pelayan lain yang lebih pantas ditiru yaitu Demetrius (Ayat 12)

4. Surat ini adalah surat peneguhan dan penyemangat kepada Gayus atas tindakan kasihnya kepada sesama saudara seiman walaupun orang-orang asing. Ayat 6 jelas sekali bagaimana pujian Yohanes kepada Gayus: “baik benar  perbuatanmu….dst”

5. Sekaligus menegaskan kerinduan Yohanes untuk bertemu secara langsung dengan Gayus untuk berbagi banyak hal (Ayat 13-14)

 

PEMBAHASAN:

1.      Apa yang dilakukan  Gayus sehingga mendapatkan perhatian khusus dari Rasul Yohanes?

2.      Yohanes mendengar dari saudara-saudara sepelayanan  yang pernah tinggal di rumah Gayus sebuah  Kesaksian atau hal yang disaksikan mengenai Gayus, yaitu kebenaran yang ada pada dirinya, kenyataan imannya, ketulusan beragamanya, dan kesetiaan pengabdiannya kepada Allah. Juga kesiapannya untuk menerima utusan-utusan Injil sekalipun  mereka adalah orang asing untuk  menginap di  rumahnya demi pelayanan Injil.

3.      Yohanes mengungkapkan kebaikan hati dan keramahan Gayus kepada pelayan-pelayan  yang datang serta menolong mereka dalam segala keperluan dan kebutuhan hidup mereka, sementara ada orang-orang yang tidak perduli dengan mereka yang Yohanes sebutkan juga  sebagai orang-orang yang tidak mengenal Allah. Contohnya  Diotrefes. Di Ayat 9-11 jelas disebutkan bagaimana sikap dan tindakan Diotrefes yang mengecewakan Yohanes.

4.      Siapakah orang-orang yang tidak mengenal Allah ini?

Maksud Yohanes disini bukan saja orang-orang yang belum menjadi pengikut Kristus, tetapi Justeru orang-orang yang sudah menyatakan dirinya pengikut Kristus, orang percaya tetapi tidak menunjukkan tindakan dan sikap hidup sebagai pengikut Kristus. Inilah yang  disebut “orang-orang yang tidak mengenal Allah”

àTentu saja Allah juga akan berkata bahwa “Allah tidak akan mengenal mereka” (Matius 7:22-23)

 

PELAJARAN APA YANG BISA KITA AMBIL?

1. Siapakah yang termasuk saudara-saudara kita?

a. Ada saudara yang berdasarkan dengan hubungan darah  se-ayah-se-ibu

b. Ada saudara yang berdasarkan dengan hubungan darah  semarga

c. Ada saudara sesama orang percaya (seiman) yaitu semua orang termasuk nomor a dan b

d. Ada saudara sesama orang percaya di luar nomor a dan b

e. Ada saudara sesama manusia (berdasarkan kemanusiaan bukan berdasarkan agama/keyakinan)

2. Yang di maksud oleh Yohanes dalam nas ini adalah yang ke-empat yaitu  sesama orang percaya yang tidak ada hubungan pertalian darah. Inilah yang disebut di nas ini sebagai  “saudara  orang asing”.

3. Mereka nampaknya adalah saudara-saudara seiman yang melakukan pekerjaan pemberitaan Injil (Ayat 7 .. yang karena nama-Nya….) lintas daerah dan lintas suku bangsa untuk memperkenalkan Yesus kepada semua orang.

4. Mereka tidak mendapatkan apa-apa dan tidak mengharapkan apa-apa dari orang-orang yang tidak mengenal Allah yang mereka Injili. Mereka tulus memberitakan Injil kepada semua  bangsa yang belum mengenal Yesus (belum percaya).

5. Di sinilah peran Gayus. Bahwa dia memberi dirinya melayani hamba-hamba Tuhan ini supaya segala kebutuhan mereka tercukupi, sehingga pekerjaan pemberitaan Injil kepada segala bangsa tidak terhambat.

6. Inilah yang Yohanes katakan dalam ayat 8 bahwa Gayus sudah turut mengambil bagian dalam pekerjaan  pemberitaan Injil dalam kebenaran.

7. Tindakan apa yang seharusnya kita lakukan sebagai tanda dan bukti orang percaya berhubungan dengan orang-orang  lain? àMEMBERI PERTOLONGAN dengan tulus tanpa pandang bulu (tidak membeda-bedakan). Ini bisa kita lihat di ayat 5 dan 6 apa yang dlakukan Gayus.

a. Ayat 5: “engkau bertindak sebagai orang percaya” à di mana engkau berbuat segala sesuatu untuk saudara-saudara, sekalipun mereka adalah orang-orang asing.

b. Ayat 6: à menolong mereka dalam perjalanan mereka.

8. Setiap orang percaya harus bisa menjadi berkat bagi orang lain dan itu adalah suatu kewajiban bagi setiap  orang yang menyatakan dirinya pengikut Kristus.

9. Tuhan memberkati kita bukan untuk diri kita sendiri saja dan menikmatinya sendiri. Tetapi Tuhan memberkati kita supaya kita menjadi berkat bagi orang lain, terutama bagi sesama saudara seiman.

 

PESAN YANG BISA KITA PETIK:

1. Ada baiknya kita sesama saudara saling menguatkan dan meneguhkan dengan kasih saudara-saudara yang memelihara imannya dengan sungguh-sungguh dan membuktikannya dalam kasih yang rela menolong sesama orang percaya sebagai yang pertama dan sesama manusia secara luas, sebagaimana Yohanes kepada Gayus.

2. Jangan berhenti berbuat baik dan menolong sesama orang percaya walaupun itu bukan segereja dengan kita, tidak semarga dengan kita, tidak se suku dengan kita atau tidak sebangsa dengan kita.

Ibrani 13:2: "Janganlah kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat”

3. Tidak ada bukti yang bisa kita tunjukkan kepada dunia ini sebagai orang percaya yang mengenal Allah jika kita tidak bisa menunjukkan bahwa sesama orang percaya hidup dalam saling bertolong-tolongan.

4. Jika kepada sesama orang percaya kita rela menolong dan memberi bantuan begitu menyenangkan hati Allah, apalagilah jika kita berbuat itu kepada para hamba-hamba Tuhan ataupun utusan Injil  sebagaimana Gayus lakukan.

Matius 10:40 Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku”

5. GKPI dalam Periode ini sudah menetapkan “Menjangkau yang tidak terjangkau” dan tahun ini ditetapkan sebagai “TAHUN PENGINJILAN DAN MISI” apa  yang bisa kita lakukan untuk misi ini?

6. Dalam Ayat 8  ditegaskan bahwa itu adalah kewajiban kita, terutama kepada orang-orang  yang melakukan pekerjaan pelayanan Tuhan. Dengan demikian kita sudah termasuk ikut mengambil bagian dalam pekerjaan mereka untuk kebenaran.

7. Mari berdoa dan saling berbagi ide dan masukan satu dengan yang lain supaya Tuhan membuka mata rohani hati kita untuk bisa melihat apa yang bisa kita lakukan dalam rangka ikut ambil bagian dalam Misi Penginjilan ini sebagai GAYUS-GAYUS Jaman ini.

8.   Amin.

 

Shalom,

 

 

Ev. Harles Lumbantobing

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar anda yang baik, sopan dan bahasa yang mudah dimengerti. terimakasih