Outline Kotbah Minggu, 6 September 2026
Tema:
KASIH KEPADA ALLAH DAN SESAMA MANUSIA
Ev: Lukas 10:25-37
10:25 Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: "Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
10:26 Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?"
10:27 Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
10:28 Kata Yesus kepadanya: "Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup."
10:29 Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: "Dan siapakah sesamaku manusia?"
10:30 Jawab Yesus: "Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.
10:31 Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.
10:32 Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.
10:33 Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
10:34 Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.
10:35 Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.
10:36 Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?"
10:37 Jawab orang itu: "Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya." Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, dan perbuatlah demikian!"
Ooo000ooo
1. Latar belakang pengajaran ini Yesus sampaikan untuk menanggapi pertanyaan orang Farisi yang berniat ingin mencobai Yesus.
2. Lalu Yesus membuat perumpamaan yang sangat mudah dimengerti sebagai manusia yang hidup bersama dengan manusia lainnya, tentang bagaimana insting manusia yang seharusnya bekerja dan berjalan terhadap sesamanya manusia yang berhubungan dengan kemanusiaan.
3. Rasanya tidak ada contoh atau illustrasi yang lebih tepat dari illustrasi yang Yesus buat ini untuk menyatakan siapakah sebenarnya yang disebut sesama manusia.
4. Inti cerita:
- Ada seseorang yang kena rampok oleh penyamun
- Ada orang Imam datang tetapi tidak berbuat apa-apa
- Ada orang Lewi datang tetapi tidak berbuat apa-apa
- Ada orang Samaria datang dan langsung menolong orang yang kena samun ini, tanpa malihat siapa dia.
5. Yang menjadi pertanyaan besar bagi kekristenan saat ini adalah: “Mengapalah harus orang samaria yang menolong orang tidak dikenal itu bukan orang Lewi atau Imam”
Artinya: mengapa harus bukan orang Kristen yang bergerak cepat dan bertindak cepat dan nyata atas suatu peristiwa disekitar kita yang berhubungan dengan kemanusiaan?
6. Benarkah saat ini banyak orang-orang yang menyebut dirinya Kristen berprilaku seperti orang Lewi dan Imam ini?
7. Sebelum kita menjawabnya mari dengarkan Kisah keperdulian seorang Anak dalam film singkat "Compassion”
8. Berbelas kasihan adalah ciri dan identitas setiap orang percaya yang Tuhan tempatkan di dunia ini dalam posisi dan bidang apapun.
9. Bertindak atas dasar belas kasihan adalah URAT NADI Kekristenan
10. Saya pernah membaca sebuah tulisan Illusrasi Orang jatuh ke dalam lobang seperti ini:
Ketika ada seseorang jatuh ke dalam lobang di suatu jalan, maka beberapa orang dari berbagai golongan berkomentar seperti ini:
- Orang yang subjektif melewatinya dan berkata, "Saya sangat bersimpati atas kejatuhan Anda."
- Orang yang objektif akan berkata, "Suatu hal yang sangat logis bila seseorang bisa jatuh ke lubang tersebut."
- Seorang Farisi berkata, "Hanya orang-orang jahat yang bisa jatuh ke lubang tersebut."
- Seorang Fisika-wan akan menghitung besarnya gravitasi yang menyebabkan orang tersebut jatuh.
- Seorang Reporter menginginkan wawancara eksklusif disiarkan langsung dari lubang tersbut.
- Seorang penggerutu akan berkata, "Lubang-mu ini belum ada apa-apanya dibandingkan lubangku."
- Seorang Hakim akan berkata, "Kau pantas untuk jatuh ke lubang tersebut."
- Seorang Psikiater berkomentar, "Lubang itu hanya ada dalam pikiranmu saja."
- Seorang Psikolog menjelaskan, "Kejatuhanmu adalah akibat dari kesalahan orang-orang di sekitarmu."
- Seorang Motivator berkata, "Percayalah bahwa Anda adalah orang yang kuat dan Anda bisa keluar dari lubang itu dengan kekuatan Anda."
11. Bagaimana jika yang lewat itu saudara sendiri? (Renungkanlah….)
12. Saat ini ternyata banyak orang Kristen seperti illustrasi di atas.
13. Untuk jaman Teknologi dan MEDSOS sekarang sudah tidak heran banyak orang tiba-tiba menjadi wartawan/peliput berita demi sebuah konten, termasuk orang-orang Kristen sendiri atas sebuah peristiwa atau kejadian yang membutuhkan pertolongan dan tindakan cepat secara kemanusiaan.
14. Kristen tanpa kasih yang berkorban adalah bohong atau tidak mungkin
15. Yesus MATI BAGI KITA KARENA KASIH DAN CINTANYA KEPADA KITA. DIA LALUI SEMUA KESUKARAN itu demi JIWAMU dan jiwaku, dan itu tidak mudah.
16. Ada 3 fakta yang harus kita ketahui:
a. Dalam rancangan Tuhan tidak ada yang kebetulan termasuk hidup kita saat ini
b. Kita bisa hidup dan menikmati segala yang kita nikmati saat ini adalah karena belas kasihan Tuhan.
c. Kita semua adalah utusan Tuhan dalam melakukan kasih dalam panggilan dan profesi masing-masing.
17. BAGAIMANA KITA BISA BERHASIL MENJALANI PANGGILAN MASING-MASING?
a. Ikuti dan cintai buku panduan dari Tuhan (ALKITAB)
Panduan itu membawa kita kepada pribadi YESUS
Ø Filipi 3:10-11: Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.
Ø II Timotius 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
Ø SEMAKIN MENGENAL YESUS SEMAKIN BERIMAN, DAN IMAN TIDAK AKAN MENGHIANATI HASIL
b. Senantiasa bersyukur ( Ucapan syukur yang dilakukan bukan sekedar diucapkan
c. Meyakini bahwa profesi atau pekerjaan apapun yang sedang kita jalankan, itu adalah ibadah dan mimbar yang harus dipertanggungjawabkan.
Ø DI SANA NAMA TUHAN DIPERTARUHKAN
Ø Di situ kita MELAYANI TUHAN denga cara MELAYANI MASYARAKAT (SESAMA)
d. Memiliki komitment untuk setia kepada TUHAN dengan segala konsekuensinya
Ø Menyangkal diri, memikul salib dan mengikut Yesus : Lukas 9:23 Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.
e. Memiliki HATI YESUS : Di hati Yesus ada orang berdosa, orang miskin, orang hina, orang teraniaya, orang yang tertindas, orang-orang yang dianggap sampah dan dipinggirkan, orang-orang yang membutuhkan pertolongan, orang-orang terzolimi, terpinggirkan dan lain sebagainya
Contoh Illustrasi: Karyawan golongan rendah dan miskin yang berhasil mendapat undian akhir tahun di perusahaannya dimana semua karyawan menulis namanya saja. --> (Catatatan: Perhatikan sekitarmu....)
Ø Setiap pelayan Yesus wajib memiliki hati ini baru dia sukses menjalankan misinya sebagai murid Kristus yang ditugaskan sebagai Garam dan Terang dunia.
18. Saudara tidak akan pernah makin miskin dengan rajin berbagi dan berbelas kasihan kepada semua orang. -->BANYAK HAL BISA KITA BAGI TIDAK HANYA MATERI
19. Rencana dan kehendak Tuhan atas hidupmu adalah mulia, dan itu adalah MASTER PLAN nya ALLAH atas hidupmu.--> TEMUKANLAH maka kamu akan sukses berjalan sampai garis akhir.
20. Inilah Pesan kotbah dalam tema hari ini: Bahwa tidak ada cara yang Tuhan kehendaki dalam mengasihi Tuhan selain mengasihi sesama manusia. àArtinya bahwa mengasihi sesama manusia adalah bukti mengasihi Allah.
21. Akan semua yang kita pelajari dalam kotbah ini, Pesan penting sebagai kesimpulan yang harus jemaat bawa pulang adalah perkataan Yesus dalam ayat 37: "Pergilah, dan perbuatlah demikian!”
22. Amin
Shalom,
Ev. Harles Lumbantobing
KLIK ARSIP untuk melihat tulisan lainnya
di Daftar... ARSIP.......