Selasa, 21 Oktober 2025

MEMBERITAKAN INJIL DENGAN SEGENAP HATI

 

Garis-Garis Besar Kotbah Ibadah Minggu 12 Oktober 2025

Tema:

MEMBERITAKAN INJIL DENGAN SEGENAP HATI

 

Ev: Roma 1:8-15

8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.

8:9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

8:10 Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran.

8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

8:12 Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging.

8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.

8:15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"

---------------------------------------


1.       Apa latar belakang surat Roma ini?

Surat Paulus Kepada Jemaat di Roma ditulis untuk mempersiapkan mereka terhadap kunjungannya kepada mereka. Semua orang -- baik Yahudi maupun bukan Yahudi -- perlu diperbaiki hubungannya dengan Allah, sebab semuanya sama-sama berada dalam kekuasaan dosa. Iman terhadap berita  Injil yaitu Yesus Kristus akan menyelamatkan manusia berdosa.

2.       Dari Nas Roma 1:8-15: Apa dasar Paulus untuk memberitakan Injil?

Ayat  14-15 (Berhutang Penginjilan) Dia merasa berhutang atas keselamatannya kepada semua orang.

3.       Mengapa Paulus berpikir dan meyakini bahwa dia berhutang Iniil? 

Karena dia manusia binasa yang sudah menganiaya pengikut Kristus justeru diselamatkan Tuhan Yesus dan dosanya diampuni. Itu sebabnya dia juga berkata itu kepada jemaat di Efesus 2:8-9

4.       Mengapa Paulus  menggunakan konsep berhutang dalam pemberitaan Injil itu?

Orang yang berhutang biasanya tidak pernah tenang  sampai hutangnya dia bayar lunas.

5.       Apa itu injil? Dan  mengapa Paulus ngotot dan berani mati untuk itu?

Roma 1:16-17

6.       Apa yang dilakukan Yesus setelah menjadi manusia selama pelayanannya dalam rangka penyebaran Injil Keselamatan itu?

Yesus mengajar dan melatih murid-muridNya untuk menginjili. Sebab Yesus tahu bahwa Yesus tidak akan selamanya secara fisik tinggal bersama mereka di bumi. Lalu mengutus mereka. Matius 28:19-20

7.       Apakah setelah Rasul-Rasul memberitakan Injil, lalu mereka meninggal, maka Pemberitaan Injil selesai sampai di situ?            

Tidak. Sebelum akhir jaman tiba, tugas pemberitaan Injil itu akan selamanya menjadi tugas dan tanggungjawab setiap orang percatya (Pengikut Yesus).

8.       Apakah saudara yakin dan percaya  sudah diselamatkan? Dan kalau sudah yakin, merasakah saudara turut berhutang terhadap Injil sebagaimana Rasul paulus?

Ya Yakin, Kiranya Tuhan menguatkan saya.

9.       Apa sumbangsih yang bisa kita lakukan dalam pemberitaan Injil?    

a.       Ayat 9 Melayani Allah dengan segenap hati

b.      Sebagaimana ayat 11: Selalu memiliki kerinduan untuk menyampaikan kabar baik itu kepada setiap orang yang dijumpai.

10.   Bagaimana supaya kita tetap setia mengabarkan kabar baik itu?      

a.       Ingat siapa kita dahulunya. Efesus 2: 1-5

b.      Roma 1:14 Kita adalah orang-orang berhutang karena Injil.

11.   Apa yang bisa dilakukan Gereja dan jemaat dalam rangka Pemberitaan Injil ini?

a.       Sisi gereja: Memberi makan, 3M (Mengajar, Melatih, dan Mengutus) , Menyediakan fasilitas penunjang

b.      Sisi jemaat: Sadar, Memberi diri, memberi karunia dan talenta berdasarkan kemampuan. 

         c.   Ketika penginjilan tidak dijalankan lagi oleh gereja, maka gereja sedang membunuh dirinya sendiri.

Shalom,

Ev. Harles Lumbantobing

KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

Kamis, 09 Oktober 2025

VIDEO DI BALIK HANTU ADA YESUS

 "DI BALIK HANTU ADA YESUS"

Renungan inspiratif







Tuhan selalu melatih kita untuk percaya dan taat kepadaNya. Banyak perkara atau peristiwa yang kita alami yang tidak dapat kita pahami. Namun ketika Yesus datang Dia akan memberikan kita pertolongan dan pengertian supaya kita tidak tenggelam dalam lautan pergumulan hidup.


Kiranya renungan ini memberkati saudara

Shalom,


Ev. Harles Lumbantobing




KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

TUHAN ALLAH MAHA KUDUS DAN MAHA TAHU

 

Ibadah Sektor minggu I Oktober 2025

Tema:

TUHAN ALLAH MAHA KUDUS DAN MAHA TAHU

1 Timotius 6:11-16

6:11 Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.

6:12 Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.

6:13 Di hadapan Allah yang memberikan hidup kepada segala sesuatu dan di hadapan Kristus Yesus yang telah mengikrarkan ikrar yang benar itu juga di muka Pontius Pilatus, kuserukan kepadamu:

6:14 Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya,

6:15 yaitu saat yang akan ditentukan oleh Penguasa yang satu-satunya dan yang penuh bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan.

6:16 Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Seorang pun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal! Amin.

 

1.      Dalam Nas ini Rasul Paulus mengajarkan kepada Timotius tugas tujuan hidup bagi orang percaya.

2.      Di Pasal 6 ini Rasul Paulus dengan tegas mengingatkan supaya setiap orang percaya jangan cinta uang lebih dari Tuhan dan hanya mengejar kekayaan dunia.

3.      Hal itu dilakukan oleh orang-orang yang akan binasa.

4.      Tetapi Allah berkenan menyelamatkan mereka jika mereka mau diingatkan dan dikembalikan kepada tujuan hidup yang benar.

5.      Itulah yang ditugaskan Paulus kepada  Timotius  supaya memperingatkan para orang kaya Ayat 17-19 supaya mereka hidup:

6:17 Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati. 6:18 Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi 6:19 dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya.

6.      Ada tiga pesan yang sangat mencolok dalam Nas ini terkhusus dalam ayat 11-12:

-          Jauhi, kejar, bertanding à Inilah tujuan mengapa kita dipanggil, dan kita telah berikrar untuk itu dan disaksikan banyak orang (Contoh ikrar Pengakuan imam rasuli, ikrar saat sidi, saat nikah, dll)

7.      JAUHI: Paulus memberikan larangan kepada Timotius supaya: Menjauhi semuanya itu. Apa maksudnya?

-          Cinta uang. Sehingga karena memburu uang mereka telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka (Ayat 9-10)

-          Cinta uang menyebabkan seseorang itu menjadi orang yang berlagak tahu, Penyakitnya ialah mencari-cari soal dan bersilat kata, yang menyebabkan dengki, cidera, fitnah, curiga, percekcokan antara orang-orang yang tidak lagi berpikiran sehat dan yang kehilangan kebenaran, yang mengira ibadah itu adalah suatu sumber keuntungan padahal ajaran yang diajarkannya palsu, ayat 3-5,

8.      KEJAR: Kejarlah  keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan,

9.      BERTANDING: Bertanding dalam pertandingan iman yang benar. Jangan hanya diam dan tidur, sebab ketika hidup di dunia ini bukanlah hidup untuk tidak melakukan apa-apa bagi Tuhan, sebab setiap saat kita ada dalam perlombaan dan menghadapi peperangan rohani. Sebab si jahat setiap saat mengintip untuk mencelakai kita.

a.      Paulus setia dalam pertandingan itu. Di akhir tulisannya di 2 Timotius 4:7 Paulus berkata: 4:7 “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman

b.      Pertandingan iman apa yang Tuhan maksud? 2 Timotius 4:2: “Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran

c.       Apa yang Paulus lakukan dalam pertandingan iman ini sehingga dia bisa mengakhiri dengan baik?  Dengan melakukan yang pertama dan yang kedua (JAUHI dan KEJAR) sebagai latihan dan disiplin rohani. Rahasia keberhasilannya Paulus  ajarkan dalam:

2 Timotius 4: 5: “Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!

10.  Lakukan semua ini dengan setia sampai Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diriNya kelak dalam kedatanagnNya yang kedua kali.

11.  Di hadapan Yesus kelak semua akan kita pertanggungjawabkan. Tidak ada yang tersembunyi daripadaNya sehingga kita bisa menutupnutupinya. Sebab TUHAN ALLAH MAHA KUDUS DAN MAHA TAHU.

12.  Dialah Penguasa,  Raja segala raja dan tuan segala tuan. Dia adalah Hakim yang adil itu, terang yang sesungguhnya, dan hanya Dialah yang layak menerima hormat, kuasa dan kemuliaan.

13.  Mari Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal  supaya kita bisa mampu MENJAUHI, MEGEJAR, DAN BERTANDING dengan baik.

 

 

Shalom,

 

Ev. Harles Lumbantobing


KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

Kamis, 25 September 2025

VIDEO IBADAH PENGUTUSAN CPKK

" IBADAH PENGUTUSAN CPKK"

"PERGILAH"

Filipi 4:9

Dan apa yang telah kamu pelajari 
dan apa yang telah kamu terima, 
dan apa yang telah kamu dengar 
dan apa yang telah kamu lihat padaku, 
lakukanlah itu
Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.




Dokumentsi Video Renungan ibadah Pengutusan Calon Pemimpin Kelompok Kecil KMKS, Oktober 2025. Kiranya Literasi digital ini  menjadi berkat bagi kita semua. Shalom.

Shalom, 

Ev. Harles Lumbantobing


KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

Sabtu, 20 September 2025

TUHAN MEMULIHKAN UMATNYA

 

Garis-garis Besar Kotbah Ibadah Minggu 21 September 2025

Tema:

TUHAN MEMULIHKAN UMATNYA

 

Ev: Amos 9:11-15

 

LATAR BELAKANG:

1.     Amos melayani pada masa pemerintahan raja Uzia di Yehuda dan  Raja Yerobeam II di Israel pada abad ke-8 SM. Amos sejaman dengan nabi Hosea

2.     Amos menubuatkan tentang penghukuman Tuhan atas bangsa Israel karena dosa-dosa mereka yang sangat Tuhan benci. Ini bisa kita lihat mulai dari pasal 2 dan pasal 8.

3.     Kejahatan mereka sudah kelewatan bagi Tuhan. Mereka berpura-pura beribadah kepada Tuhan tetapi mereka juga menyembah berhala.

-  Mereka diberi Tuhan hak sebagai pemerintah tetapi menyalahgunakannya untuk menindas rakyat.

- Kesenjangan sosial antara orang kaya,  kaum bangsawan dengan rakyat begitu jauhnya. Bahkan mereka merampas tanah dan hak-hak rakyatnya demi kepentingan diri mereka sendiri.

4.  Dalam Amos 5-6 Amos memperingatkan mereka bahwa Tuhan pasti akan menghukum mereka dengan luar biasa.

5.  Tapi kalau mereka sungguh-sungguh mencari Tuhan, mereka dapat terhindar dari kehancuran (Amos 5:14-15)

6.     Namun mereka keras  kepala, sehingga Tuhan akan melaksanakan hukumanNya.

7.  Lalu dalam pasal 9 ini dan Nas ayat 11-15 ini Amos menyampaikan pesan harapan yang menjanjikan bahwa Tuhan akan mengumpulkan umat-Nya dan memulihkan mereka ke tanah mereka.

8.  Ini  adalah janji Tuhan bagi orang-orang yang tertindas, orang-orang yang dizolimi oleh para bangsawan dan raja.

9.  Janji kepada sisa-sisa Israel yaitu  mereka yang tetap berharap kepada Tuhan meski mereka merasakan ketidakadilan, kemiskinan, penindasan, bahkan ikut merasakan imbas hukuman Tuhan karena dosa-dosa para raja dan pemimpin mereka itu.

 

PELAJARAN UNTUK DIAMBIL:

1.     Tidak ada satupun dari manusia yang tidak pernah menghadapi persoalan hidup.

2.     Persoalan oleh karena dosa sendiri, oleh dosa orangtua dan nenek moyang kita, oleh karena dosa pemimpin-pemimpin kita.

3.     Akibat dosa itu Allah pasti akan menghukum.

4.     Namun bagi setiap orang-orang yang menaruh harapannya kepada Tuhan, setelah penghukuman itu Allah akan memulihkannya  kembali.

5.     Ketika hukuman itu datang, tentunya akan berdampak kepada semua orang.

6.     Saat Tuhan menghukum itu bukan suatu keadaan yang enak.

7.     Bagaimana sikap kita  ketika hukuman itu datang?

a.  Jika hukuman itu datang akibat dosa dan perbuatan kita  pribadi maka mari ingat kotbah minggu lalu: tentang anak yang hilang, yang walaupun kondisinya sangat berdosa  dan menderita, tetapi ketika dia sadar dan bertobat, kembali kepada Bapanya maka dia dipulihkan. Dan kehidupannya menjadi lebih baik.

Kotbah 2 minggu lalu di Yeremia 18:7-8 berkata Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan mencabut, merobohkan dan membinasakannya. Tetapi apabila bangsa yang terhadap siapa Aku berkata demikian telah bertobat dari kejahatannya, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak menjatuhkan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka.

b.  Jika penderitaan dan kesukaran yang kita alami adalah sama seperti Kondisi bangsa Israel zaman Amos akibat hukuman dari Tuhan karena dosa-dosa raja dan pemimpin-pemimpin mereka maka:

1.   Tetaplah sabar, jangan putus asa. Berharap dan bergantung kepada Tuhan, sebab Tuhan berjanji akan memulihkan setiap umatNya yang sudah hancur sekalipun.

2.    Tunduklah kepada Allah dan berilah dirimu dipulihkan maka kamu akan hidup dan segala kebaikan Tuhan yang sudah dipersiapkannya akan di nyatakan dalam kehidupanmu.

3.  Ingatlah bahwa Allah itu adil. Dia hanya akan membinasakan orang yang jahat dan sombong saja Amos 9:10: “ Oleh pedang akan mati terbunuh semua orang berdosa di antara umat-Ku yang mengatakan: Malapetaka itu tidak akan menyusul dan tidak akan mencapai kami."

4.  Tetapi sisa-sisanya yaitu yang berharap kepada Tuhan meskipun mereka menderita, ditindas, dimiskinkan dan dianiaya akan diselamatkan oleh Tuhan.

5.      Dalam ayat 11-15 Tuhan menjanjikan pemulihan yang luar biasa bagi umatNya.

8.  Ketika hidup kita hancur, ekonomi hancur, keluarga berantakan, kegagalan dalam banyak hal, TETAPLAH percayalah kepada Tuhan. Sebab hanya Dia yang bisa memulihkan.

9.   Pemulihan dan pemeliharaan itu adalah inisiatif Tuhan. Sebagaimana Tuhan telah berjanji kepada Abraham keturunannya akan menjadi berkat bagi segala bangsa, dan akan terus mendiami negeri yang dijanjikan Tuhan, maka Tuhan konsisten menjaga keberadaan umatNya tetap ada di bumi ini.

10. Namun ada saatNya dia menghukum dan membinasakan umat pilihanNya itu yang tidak setia kepada Tuhan dan yang mau menyembah kepada ilah-ilah lain.

11. Itu semua dilakukan untuk memurnikan bangsa pilihanNya itu sampai semua nubuatan Tuhan digenapi atas bangsa itu.

12. Karena itu percayalah kepada Tuhan, bahwa Tuhan akan memulihkan hidup setiap kita yang percaya kepadaNya dan jangan bermain-main dengan dosa, sebab Tuhan membenci dosa, tetapi mengasihani orang-orang yang hancur hati karena dosa-dosanya dan datang kepada Tuhan.

 

Shalom,

Ev. Harles Lumbantobing


KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......