Kamis, 22 Januari 2026

ALLAH MEMBERIKAN DAMAI SEJAHTERA



Garis-Garis Besar Kotbah Minggu, 25 Januari 2026

tema:

ALLAH MEMBERIKAN DAMAI SEJAHTERA

By: Ev. Harles Lumbantobing

 

Ev: Hagai 2:1b-10

 

2:1b Pada tahun yang kedua zaman raja Darius,

2:2 dalam bulan yang ketujuh, pada tanggal dua puluh satu bulan itu, datanglah firman TUHAN dengan perantaraan nabi Hagai, bunyinya:

2:3 "Katakanlah kepada Zerubabel bin Sealtiel, bupati Yehuda, dan kepada Yosua bin Yozadak, imam besar, dan kepada selebihnya dari bangsa itu, demikian:

2:4 Masih adakah di antara kamu yang telah melihat Rumah ini dalam kemegahannya semula? Dan bagaimanakah kamu lihat keadaannya sekarang? Bukankah keadaannya di matamu seperti tidak ada artinya?

2:5 Tetapi sekarang, kuatkanlah hatimu, hai Zerubabel, demikianlah firman TUHAN; kuatkanlah hatimu, hai Yosua bin Yozadak, imam besar; kuatkanlah hatimu, hai segala rakyat negeri, demikianlah firman TUHAN; bekerjalah, sebab Aku ini menyertai kamu, demikianlah firman TUHAN semesta alam,

2:6 sesuai dengan janji yang telah Kuikat dengan kamu pada waktu kamu keluar dari Mesir. Dan Roh-Ku tetap tinggal di tengah-tengahmu. Janganlah takut!

2:7 Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat;

2:8 Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam.

2:9 Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam.

2:10 Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam."

 

1. Bait Allah menjadi kebanggaan bangsa Israel. Bait Allah sebagai simbol kehadiran Allah di bumi dimana tabut perjanjian disimpan.

2. Sebelum ada bait Allah maka Tabernakel (Kemah suci) menjadi tempat di mana tabut perjanjian disimpan.

3. Bait Allah yang pertama yang dibangun Raja Salomo  hancur pada saat Israel dikalahkan oleh Nebukadnezar Raja Babel sehingga mereka ditawan dan tinggal di pembuangan Babel selama 70 tahun, dan tabut perjanjian tidak ditemukan lagi setelah itu.

4. Pembangunan bait Alah yang kedua dimulai setelah pembuangan di Babel pada masa tiga Nabi terakhir yaitu  Nabi Hagai, Zakaria dan Maleakhi, pada masa  Imam Ezra dan Zerubabel sebagai bupati.

5. Kira-kira 400-500 tahun kemudian direhap dan diperluas oleh Raja Herodes Agung.

6. Dan bait Allah kedua ini hancur lagi pada tahun 70 setelah Masehi, dan semasa Yesus masih bersama murid-muridNya Yesus sudah pernah mengatakan bahwa Bait Allah yang dibangga-banggakan orang Yahudi itu akan hancur lagi (Markus 13:1-2).

7. Dua hal yang membuat orang-orang Yahudi menjadi lemah, hancur, dan tidak punya muka lagi di hadapan bangsa-bangsa lain yaitu: Hancurnya tembok Yerusalem dan hancurnya bait suci pertama.

8. Nas Hagai 2:1b-10 ini adalah nubuatan dan pemberitahuan Tuhan kepada bangsa itu melalui Nabi Hagai bahwa bait Allah yang pertama yang sudah runtuh itu akan segera dibangun kembali dan akan lebih indah dan megah dari bait Allah yang pertama.

9. Berita ini datang setelah tembok Yerusalem selesai dibangun pada masa Nehemia dan Imam Esra.

10.Setelah peristiwa pembuangan di Babel dan segala hal kesusahan hidup yang bangsa itu alami karena meninggalkan Tuhan dan berpaling kepada ilah-ilah lain, ketidakadaan Bait Allah tentunya akan membuat mereka cemas dan takut sebab bagi mereka BAIT ALLAH  ADALAH SIMBOL KEHADIRAN DAN HADIRAT ALLAH.

11.Kalau Allah tidak bersama-sama dengan mereka bagaimana mereka bisa tenang dalam hidup di sekitar bangsa-bangsa lain?

12.Karena itulah melalui Nabi Hagai Allah menyampaikan kabar gembira ini yang akan memberikan kepada mereka ketenangan dan rasa damai.

 

REFLEKSI

13.Kalau kita bertanya dan menyelidiki hati kita secara jujur, seberapa pentingkah damai sejahtera itu bagi kita?

14.Kalau itu sangat penting bagaimanakah kita mendapatkannya dan usaha apa yang kita lakukan?

15.Ketika saudara bekerja keras dan mengejar segala pengetahuan dan kekayaan dunia ini apakah itu tujuannya untuk mendapatkan damai sejahtera?

16.Dengan itu semua, Sudahkah saudara mendapatkan  damai sejahtera itu?

17.TUHAN adalah sumber damai sejahtera  yang sesungguhnya.

18.Tidak ada damai yang benar-benar sebagai kedamaian yang berasal dari dunia yang berdosa ini.

19.Di ayat 10 Nas ini berkata “dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam”. Kata ‘tempat ini’ merujuk kepada bait Allah (Bait Suci). Artinya di Bait Allah itu umat itu akan bertemu Allah, mereka akan menyembah Allah di sana dan Allah akan memberkati mereka, sehingga damai sejahtera akan mereka rasakan lagi.

20.Sehingga bagi bangsa Isarel BAIT ALLAH itu adalah tempat di mana mereka menemukan dan menerima damai sejahtera.

21.Sekarang di manakah Bait Allah yang dibangun kembali pada jaman Nabi Hagai  itu bisa kita temukan supaya kita beroleh damai sejahtera?

22.Ketika Allah turun ke dunia ini menjadi manusia  dalam diri Yesus Kristus maka sesungguhnya damai sejahtera (Shalom) itu sudah datang ke bumi.

Itu sebabnya saat Yesus lahir para Malaikat mendeklarasikan kepada manusia yang dimulai dari para gembala di Betlehem “"Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya." (Lukas 2:14)

23.Di Jaman Yesus Dia pernah berkata: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali."( Yohanes  2:19) dan di ayat 21 dikatakan bahwa yang dimaksud Yesus adalah tubuhNya sendiri.

24.Bahwa Yesus menyamakan diriNya dengan bait suci, dan bait suci yang secara fisik yang berdiri kokoh dan megah itu Yesus katakan akan runtuh dan tidak ada satu batupun di atas batu yang lain.

25.Sebab bait Allah yang sesungguhnya itu sudah datang dan telah menjadi manusia.

26.Sehingga barang siapa hendak mendapatkan damai sejahtera hendaklah mencarinya di dalam Yesus Kristus.

27.Tidak seorangpun bisa menemukan damai sejahtera kecuali dalam diri Yesus Kristus.

28.Ketika kita ada bersama Yesus dan Yesus ada didalam kita dan Roh Kudus bertahta di hati kita maka kita akan merasakan damai sejahtera  yang tidak bisa diberikan oleh dunia ini.

29.Ketika Bapa di sorga memberikan AnakNya yang tunggal ke dunia ini itu artinya Allah juga memberikan damai sejahtera kepada dunia ini.

30.Maukah  saudara menerima damai sejahtera  yang sebenarnya itu?, jika YA terimalah Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juru selamat saudara secara pribadi maka saudara akan hidup dan  menerima  damai sejahtera yang sesunggunya. AMIN



Shalom,


Ev. Harles Lumbantobing

KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar anda yang baik, sopan dan bahasa yang mudah dimengerti. terimakasih