Kamis, 15 Januari 2026

DALAM DIA KITA MENJADI KAYA DALAM SEGALA HAL

 Garis-Garis Besar Kotbah 18 Januari 2029

Tema:

Dalam Dia kita menjadi kaya dalam segala hal

 

1 Korintus 1: 4-9

1:4 Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu atas kasih karunia Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kamu dalam Kristus Yesus.

1:5 Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan,

1:6 sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu.

1:7 Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karunia pun sementara kamu menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus.

1:8 Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus.

1:9 Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia.


A. PENDAHULUAN:

   1. Bagaimana tanggapan saudara akan tema ini: “Dalam Dia kita menjadi kaya dalam segala hal” ?

2.  Apakah mungkin saudara akan berkata “ah ini hanya kalimat sekedar membuat saya terbuai saja” atau “ah jauh panggang dari api” tidak sesuai kenyataan, “kalau ini suatu kebenaran kok hidupku tetap susah sampai saat ini, kok aku miskin sampai saat ini?” teori dan fakta di lapangan tidak sesuai, sampai saat ini aku serba kekurangan”

3.  ini yang terbersik di hati saudara, saudara tidak sendiri. Saya juga pernah sama dengan saudara sampai saya menemukan makna sesungguhnya kekayaan dalam Tuhan.

 

B. APA MAKNA KAYA DALAM SEGALA HAL?

1.  Bicara kekayaan, sering sekali manusia langsung terpikir tentang  banyaknya uang atau harta  yang dimiliki. Padahal kaya materi adalah salah satu dari kaya dalam segala hal.

2. Kalau kita kaya dalam segala hal itu artinya kita tidak kekurangan dalam segala hal.

3. Saat seseorang percaya dan beriman kepada Yesus Kristus dengan sungguh-sungguh, maka kepadanya Tuhan mengaruniakan kekayaan dalam segala hal.

4. Alkitab telah  mengajarkannya sebagai berikut:

a.      Efesus 2:4-5 Allah yang kaya Rahmat telah Merahmati kita dari kekayaan rahmatNya untuk menghidupkan kita dari kematian = Karunia utama yaitu keselamatan dari kekayaan KASIH yang Tuhan miliki.

b.      1 Korintus 1:5: Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan

c.       Filipi  4:19 Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.

d.      II Korintus  9:11 kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah

e.      Efesus  3:16 Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu

 

C.      BAGAIMANA JEMAAT MULA-MULA KAYA DALAM SEGALA HAL?

1. Ketika kita belajar tentang jemaat-jemaat mula-mula  kita bisa melihat bahwa kesatuan mereka di dalam Kristus benar-benar membuat mereka kaya dalam segala hal.

2. Jemaat itu dikaruniai dengan banyak karunia baik materi maupun non materi dan  spritual.

3. Sikap hidup antar jemaat mula-mula yang saling mengasihi membuat mereka tidak kekuarangan dalam segala hal. Ada diantara mereka yang selalu berbagi kekayaan materi mereka, ada yang kaya pengetahuan berbagi pengetahuan mereka, yang kaya hikmat dan nasehat juga berbagi itu dengan mereka-mereka yang tidak memilikinya, dan lain sebagainya.

4.      Itulah rahasia kekayaan mereka dalam segala hal.

===Apakah di gereja dimana saudara terdaftar juga mengalami hal serupa ini?===

 

D. BAGAIMANA KONDISI JEMAAT DI KORINTUS SEHINGGA RASUL PAULUS MENGIRIM SURAT PENGGEMBALAAN INI?

1. Jemaat Korintus adalah jemaat yang berkembang pesat dalam banyak hal. Kota dengan dua pelabuhan terkenal ini menjadi kota yang begitu sibuk  dan penduduknya kaya-kaya secara materi, tetapi juga kaya dalam segala perbuatan dosa sampai Injil datang yang dibawa rasul Paulus.

2. Di jemaat inilah Paulus memberitakan Injil dan mengajarkan berbagai macam tentang karunia, tujuan karunia dan bagaimana memperoleh karunia.

3.  Dari Nas ini jelas Paulus mengakui bahwa jemaat ini kaya dalam segela hal.

4. 1 Korintus 1:4-9 ini awal dari surat Paulus kepada jemaat itu yang menyampaikan syukurnya atas realita jemaat di Korintus yang sudah sedemikian baik dan kaya diberkati oleh Tuhan dalam segala hal. Bahkan sebenarnya itu sudah menjamin banyak hal sampai kedatangan Kristus kedua kali sebab mereka tidak kekurangan karunia lagi sebenarnya. Di ayat 9 diingatkan bahwa Allah adalah SETIA. Tetapi mereka tidak didapati SETIA.

5. Berhenti sampai ayat 9 ini pastinya membuat pembacanya yaitu jemaat di Korintus akan begitu senang dan bangga bahkan akan turut berkata “Syukur pada Tuhan”. Namun mulai ayat ke 10 mereka akan langsung ditampar dengan keras oleh kenyataan yang sedang terjadi di jemaat itu bahwa kekayaan kasih karunia Tuhan yang mereka terima bertolak belakang dengan praktek hidup jemaat yang sedang mereka jalani saat itu.

6. Di jemaat ini seiring perkembangan yang terjadi kerap terjadi juga beragam persoalan seperti perselisihan dan pengkotak-kotakan (pengikut Apolos, Paulus, Kristus), masalah-masalah perkawinan dan rumah tangga, percabulan, kesombongan dan merasa lebih benar dari yang lain, pengkultusan pemimpin yang menganggap pemimpin si A lebih baik daripada si B,   kesombongan atas karunia-karunia yang diterima, model peribadahan dan perjamuan yang menjadi menyimpang, dan lain sebagainya.

7. Di jemaat inilah Paulus mengajarkan dan menegaskan tentang kesatuan tubuh dalam Kristus.

8. Kepada jemaat inilah Paulus mengajarkan dengan tegas tentang pentingnya berdiakoni dan membantu Penginjilan pelayanan orang-orang kudus di luar kota Korintus.

9.  Kepada jemaat inilah juga Paulus mengajarkan tentang KASIH dengan tegas bahwa dia berkata: “:1 Korintus 13: 1-3 Bahwa semua yang mereka agung-agungkan itu jika tidak ada KASIH  maka itu semua sia-sia.

 

E. BAGAIMANA GEREJA JAMAN SAAT INI, ADAKAH YANG SEPERTI JEMAAT DI KORINTUS INI?

1. Ada banyak gereja mengalami hal demikian. Ketika di awal-awal pendirian gereja, atau saat jemaat-jemaatnya masih sedikit  semua terasa indah dan pelayanan begitu dirasakan oleh setiap jemaat, semua merasa puas, dan benar sepertinya tidak kekurangan apa-apa karena jemaat saling mendukung dan bertolong-tolongan.

2. Para pelayanpun nampaknya begitu tulus dan selalu melakukan yang terbaik bagi perlayanannya bahkan rela berkorban banyak hal.

3. Seiring perjalanan  waktu dan keseriusan dalam pelayanan, jemaat itu semakin besar dan berkembang, memiliki kemajuan dan kekayaan dalam banyak hal.

4. Namun akhirnya tidak sedikit yang akhirnya menjadi seperti jemaat di Korintus. Banyak akhirnya gereja-gereja yang tidak sanggup mempertahankan segala kekayaan kasih, pengetahuan, persekutuan dan lainnya karena beberapa hal:

a. Kesombongan: Merasa semua kemajuan itu adalah karena segala usaha mereka berdasarkan semua karunia yang mereka miliki itu, merasa lebih  mampu, kelompoknya lebih hebat, sehingga terjadi pengkotak—otakan).=Kesombongan rohani

b. Banyak teori tetapi minim praktek: kaya dalam banyak hal menjadi  miskin dalam perbuatan dan kesaksian hidup, sehingga Paulus menghantam mereka dengan membandingkan mereka dengan jemaat makedonia yang miskin dan penuh penderitaan (2 Korintus 8)

c. Degradasi iman. Karena merasa sudah di zona aman seiring pertumbuhan dan perkembangan yang dirasakan sehingga abai akan kehidupan rohani yang paling fundamental. Sehingga tidak lagi mendengar suara Tuhan dengan benar, Akibatnya mereka gampang berselisih, saling mementingkan diri sendiri atau kelompoknya, perkawinan dan rumah tangga yang kacau, kasih  yang dibalut dengan kemunafikan,

 

F.       PELAJARAN APA YANG BISA KITA PETIK DARI NAS FIRMAN TUHAN INI

1. Sadarilah dan syukuri selalu bahwa Tuhan maha baik telah mengaruniakan kita banyak hal sehingga kita kaya dalam banyak hal.

2. Jangan menyalahgunakan kasih karunia yang besar itu untuk mencari kemuliaan diri sendiri atau kelompok tetapi  kembalikan semuanya hanya untuk kemuliaan Tuhan.

3. Alkitab berkata bahwa Yesus rela miskin supaya kita menjadi kaya dalam banyak hal. 2 Korintus 8:9 Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya

4. Jadi Rendah hatilah. Semua yang kita peroleh adalah berasal dari Tuhan. Amsal  18:12 Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan

5. Hati-hati setinggi apapun pengetahuan kita, dan sekaya apapun kita dalam banyak hal, jangan sombong sebab kita terbatas dan tidak bisa melakukan semuanya. Kita adalah satu tubuh dalam Kristus dan Yesus adalah kepala tubuh itu. Setiap anggota tubuh saling membutuhkan dan saling melengkapi untuk mentaati sang Kepala.

6. SETIA-lah. Semua kekayaan kasih karunia itu adalah sebagai sesuatu yang meneguhkan kita dalam menantikan Yesus Kristus dan sampai pada masa kesudahan jaman ini.

7. Jangan sia-siakan dan membuat segala karunia itu menjadi tidak berarti bahkan menjadi alat untuk merusak tubuh Kristus. Bangunlah spritualitas yang baik dengan Tuhan supaya kita bisa setia  dan tidak didapati bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus.

8. Jika saudara beriman kepada TUHAN, percayakah saudara bahwa di dalam Yesus saudara  kaya dalam segala hal? Mari tunjukkan dengan saling mengasihi dan saling memperkaya satu dengan yang lain, Gereja yang satu dengan gereja yang lain.



Shalom, Tuhan Memberkati


Ev. Harles Lumbantobing



KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar anda yang baik, sopan dan bahasa yang mudah dimengerti. terimakasih