Ibadah
Minggu, 19 April 2026
Tema:
BERGEMBIRA
DI DALAM TUHAN
EV: Habakuk 3:10-19
3:10 melihat
Engkau, gunung-gunung gemetar, air bah menderu lalu, samudera raya
memperdengarkan suaranya dan mengangkat tangannya.
3:11 Matahari,
bulan berhenti di tempat kediamannya, karena cahaya anak-anak panah-Mu yang
melayang laju, karena kilauan tombak-Mu yang berkilat.
3:12 Dalam
kegeraman Engkau melangkah melintasi bumi, dalam murka Engkau menggasak
bangsa-bangsa.
3:13 Engkau
berjalan maju untuk menyelamatkan umat-Mu, untuk menyelamatkan orang yang Kau urapi.
Engkau meremukkan bagian atas rumah orang-orang fasik dan Kaubuka dasarnya
sampai batu yang penghabisan. Sela
3:14 Engkau
menusuk dengan anak panahnya sendiri kepala laskarnya, yang mengamuk untuk
menyerakkan aku dengan sorak-sorai, seolah-olah mereka menelan orang tertindas
secara tersembunyi.
3:15 Dengan
kuda-Mu, Engkau menginjak laut, timbunan air yang membuih.
3:16 Ketika aku
mendengarnya, gemetarlah hatiku, mendengar bunyinya, menggigillah bibirku;
tulang-tulangku seakan-akan kemasukan sengal, dan aku gemetar di tempat aku
berdiri; namun dengan tenang akan kunantikan hari kesusahan, yang akan
mendatangi bangsa yang bergerombolan menyerang kami.
3:17 Sekalipun
pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun
mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing
domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,
3:18 namun aku
akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan
aku.
3:19
ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia
membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku. (Untuk pemimpin biduan. Dengan
permainan kecapi)
ooo0000ooo
1. Pernahkah saudara melihat seekor induk ayam yang begitu ganas dan tanpa takut melawan dan mengusir apapun yang mengganggu anak-anaknya?
2. Bahkan kadang kita sendiripun jika diserang induk ayam demi melindungi anaknya, kita bisa ketakutan atau lari menghindar dari induk ayam itu.
3. Membaca Nas Firman Tuhan hari ini memberi kesan seperti induk ayam yang garang dan begitu galak saat melindungi anaknya.
4. Ayat 10-15 dalam nyanyian kitab Habakuk ini menunjukkan kesan bahwa itu DASYAT, GARANG dan PENUH KUASA dan MENYALA-NYALA datang untuk membela dan menyelamatkan umatNya.
5. Bahkan dalam ayat 16 Nabi Habakuk sendiripun yang mendengarnya gemetaran, menggigil, dan tulang-tulangnya seakan membusuk.
6. Namun karena dia tahu dia adalah Allah yang membela umatNya, maka hatinya kemudian tenang menantikan hari kemenangan yang Tuhan akan nyatakan bagi umatNya.
7. Meskipun demikian dalam ayat 17- 18 kita melihat sesuatu nyanyian iman dengan penuh keyakinan kepada Tuhan dalam suasana dan kondisi yang tidak menguntungkan sekalipun. Dalam kondisi terpuruk, tidak menguntungkan dia tetap bersukacita didalam Tuhan, sebab dia tahu dan juga yakin Tuhan adalah penyelamatnya.
Apa yang Tuhan mau sampaikan yang kita bisa
pelajari dari Nas hari ini?
8. Benar bahwa sebagai mana umat pilihan itu (Israel) mengalami persoalan hidup dan penderitaan dari musuh-musuh mereka, demikian juga kita umat Tuhan mengalami banyak persoalan dan pergumulan hidup.
9. Kalau ditanya jujur, tentu kita semua tidak sama dalam menyikapinya. Ada yang kuat, ada yang lemah, dan ada juga mungkin yang sampai jatuh dan putus asa.
10. Firman Tuhan hari ini mau mengingatkan kita janji penyertaan dan kemenangan yang dari pada Tuhan di saat kita menghadapi masa krisis dalam hidup kita.
11. Tentunya setiap ada gejolak dalam dunia ini, baik masalah krisis ekonomi global, dampak perubahan iklim, krisis moneter, krisis keamanan, peperangan dan lain sebagainya tentunya umat Tuhan yang ada dan tinggal di tengah-tengah dunia ini akan mengalami dampak dan imbas dari semua itu.
12. Masih ingat dengan krisis moneter 1998? Masalah virus Covid 19? Yang sangat berdampak bagi semua orang?
13. Saya kira krisis moneter tidak membedakan mana orang percaya dan mana yang bukan orang Kristen.
14. Virus Covid 19 tidak membedakan mana Kristen dan mana yang bukan, mana pendeta dan mana yang jemaat awam.
15. Tetapi Firman Tuhan hari ini mengajarkan kita tentang Sukacita dan kegembiraan di tengah-tengah krisis.
16. Sebagaimana dalam ayat 19 Firman Tuhan ini mengingatkan, mengajak, dan meneguhkan iman kita, bahwa sekalipun semuanya itu terjadi dan menerpa segenap kehidupan umat manusia tetapi TUHAN adalah kekuatan kita yang menyelamatkan dan melindungi kita seperti induk ayam yang melindungi anak-anakNya.
17. Nyanyian ini memberikan kita suatu pernyataan iman yaitu : “AMAN DALAM LINDUNGAN TUHAN” sehingga dalam segala situasi itu kita bisa tetap bergembira dan bersorak-sorai di dalam Tuhan.
18. Jika masalah global dan kondisi dunia yang tidak menguntungkan dialami seluruh manusia, sama seperti lagu ini (17-18) maka kita sebagai umat percaya memiliki pengharapan yang membuat kita tidak sampai patah hati dan putus harapan.
19. Hal ini terjadi sebab dari Nas ini dalam nyanyian ini kita melihat bahwa pengenalan akan Tuhan dan hidup sepenuhnya bersama dengan Tuhan jauh melebihi apapun sehingga, krisis dalam berbagai bidang itu tidak mengurangi kegembiraan dan sukacita karena sudah menjadi milik Kristus.
20. MENJADI MILIK KRISTUS adalah hal yang paling besar dari apapun (baik dalam segala kelimpahan maupun dari segala kekurangan, kemenangan atau kekalahan, kekayaan atau kemiskinan)
21. Sekarang bagaimana Bapak/Ibu saudara-i yang Tuhan kasihi. Lihat dan perhatikan kondisi alam, negara dan dunia saat ini, adakah yang membuat hatimu kuatir, takut dan gemetar?
22. Adakah masa depan indah yang pernah engkau bayangkan dan impikan itu mulai memudar oleh kondisi dunia saat ini?
23. Dengan iman kita harus berkata seperti nyanyian Habakuk ini: Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.
24. Sebagai mana anak-anak ayam tenang dan tenteran dibawah naungan sayap induknya, demikianlah kita tenang dalam naungan sayap Tuhan.
25. Tuhan kiranya menolong dan menguatkan kita oleh FirmanNya sehingga kita bisa senantiasa bergembira dalam Tuhan dalam segala suasana.
Shalom,
Ev. Harles Lumbantobing
KLIK ARSIP untuk melihat tulisan lainnya
di Daftar... ARSIP.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar anda yang baik, sopan dan bahasa yang mudah dimengerti. terimakasih