Kamis, 02 April 2026

SUNGGUH YESUS ADALAH ANAK ALLAH

 

Ibadah JUMAT AGUNG, 4 April 2026

Tema:

SUNGGUH YESUS ADALAH ANAK ALLAH

 

 

EV: Matius 27:45-56

27:45 Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga.

27:46 Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

27:47 Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: "Ia memanggil Elia."

27:48 Dan segeralah datang seorang dari mereka; ia mengambil bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam, lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum.

27:49 Tetapi orang-orang lain berkata: "Jangan, baiklah kita lihat, apakah Elia datang untuk menyelamatkan Dia."

27:50 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.

27:51 Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,

27:52 dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.

27:53 Dan sesudah kebangkitan Yesus, mereka pun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.

27:54 Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu berkata: "Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah."

27:55 Dan ada di situ banyak perempuan yang melihat dari jauh, yaitu perempuan-perempuan yang mengikuti Yesus dari Galilea untuk melayani Dia.

27:56 Di antara mereka terdapat Maria Magdalena, dan Maria ibu Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus.

  ===================

1. Saat kita melihat Salib, kita melihat cinta yang tidak terbandingkan.

Lagu 1 : Karya terbesar dalam hidupku

Lagu 2: Terlalu besar kasihMu bapa, terlalu mahal darahMu Yesus.

2. Mengapa Yesus yang mulia itu menjadi begitu hina? àSupaya saya dan saudara yang hina ini menjadi mulia karena kehinaanNya

3. Apa yang dilakukan Yesus supaya saya dan saudara yang seharusnya mati karena dosa-dosa kita menjadi hidup? àYesus  mau mati demi saya dan saudara  supaya saya dan saudara hidup oleh kematianNya.

4. Mengapa Yesus mau mencurahkan darahNya yang kudus bagi saya dan saudara? à Sebab hidup kita telah digadaikan terhadap dosa, kenajisan dan kekotoran, sehingga darah Yesus menjadi tebusan bagi kita sehingga  kita dibasuh bersih oleh darah Yesus, dan hutang dosa kita menjadi lunas oleh darah Yesus (1 Korintus 6:20)

5.  Lihatlah betapa besar pengorbanan Yesus demi saya dan saudara yang berdosa ini:

Filipi 2:5-11  “tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan , telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia, Dia taat sampai mati di kayu salib”.

6. Karena itu Allah meninggikan Dia dan menetapkan namaNya menjadi nama di atas segala nama, dan Yesus menjadi jalan keselamatan satu-satunya.

Kisah Para Rasul  4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

7. Allah yang tak terhampiri menjadi terhampiri oleh Yesus Kristus. Dalam Alkitab di Perjanjian lama sering disebutkan : “Celakalah aku, aku telah melihat Tuhan” (Hakim-hakim 6:22; Yesaya 6:5)

àYesaya 6:5 (TB), yang berbunyi: "Lalu kataku: 'Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam

1 Timotius 6:16 Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Seorang pun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal! Amin.

8. Dalam Nas ini ada banyak respon dan tanggapan miring dari mereka-mereka semua tentang siapa Yesus:

-          Orang sekitar salib: “Siapa dia? Kok panggil-panggil nama Elia? Coba kita lihat Elia datang atau tidak untuk menyelamatkan dia….

-          Farisi: “Yesus adalah penghujat Allah karena menyamakan diriNya dengan Allah

9. Tetapi setelah semua yang terjadi itu Kepala Prajurit dan para prajurit itu berkata :  Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah” (Ayat 54)

10.  Begitu juga orang-orang berikut ini telah menyatakan kesaksiannya tentang siapa Yesus:

a. Tomas berkata : Ya Tuhanku dan Allahku” (setelah ia mencucukkan tangannya ke bekas paku di tangan Yesus)

b. Nikodemus  berkata: “Engkau guru yang di utus Allah” (setelah melihat dan mendengar pengaran dan mijizat Yesus)

c. Petrus berkata: “Engkau adalah Mesias Anak Allah yang hidup” (Setelah melihat secara langsung dan hidup setiap hari bersama-sama dengan Yesus)                                                      

d. Perempuan Kanaan yang minta anak perempuannya disembuhkan: Kasihanilah aku ya Tuhan anak Daud”

e. Yohanes Pembabtis berkata: “Dia adalah anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, membuka tali kasutnya saja saya tidak layak.

f. Paulus berata bahwa Yesus adalah tujuan hidupnya sehingga dia berkata: Hidup adalah kristus dan mati adalah keuntungan. (setelah dia mengalami perubahan setelah menerima anugerah keselamatan dari Yesus Kristus Tuhan dan pengikutnya yang mau dibinasakan Paulus.

Bahkan…..

g. Setan berkata : “ Engkau anak Allah yang maha tinggi”

Diantara mereka semua hanya yang terakhir ini yang mengaku tetapi tetap memberontak menjadi seteru Tuhan. Bagaimana dengan saudara?

 Bahkan…..

g. Setan berkata : “ Engkau anak Allah yang maha tinggi”

Diantara mereka semua hanya yang terakhir ini yang mengaku tetapi tetap memberontak menjadi seteru Tuhan. Bagaimana dengan saudara?

11. Untuk semua yang terjadi dalam hidup kita, Adakah saudara akan mengaku dengan iman saudara bahwa dalam hidup saudara secara pribadi “ Sungguh Yesus adalah Anak Allah?”

12. Pengakuan apa yang saudara bisa nyatakan tentang Tuhan dalam hidup yang saudara jalani selama ini?

13. Anda tidak perlu mengclaim pengakuan orang lain sekalipun pengakuan mereka itu benar, tetapi apa yang menjadi pengakuan saudara secara pribadi?

REFLEKSI DAN RESPON  

1. Jumat agung bukan sekedar duka akan mengenang kematian Yesus.

2. Jumat agung adalah moment dimana kita melihat Penyelamat sejati mengorbankan nyawanya untuk pengampunan dosa kita pribadi lepas pribadi.

3. Ini adalah moment dimana kita haruslah sadar bahwa Penderitaan yang Yesus alami sampai kepada kematianNya adalah karena dosa dan pelanggaran kita.

4. Renungan jumat agung saat ini mengajak kita untuk membuat PENGAKUAN secara pribadi tentang siapakah Yesus dalam hidup kita.

5. Israel yang pertama bolak-balik gagal dalam mengakui siapa Tuhannya yang sudah menyelamatkan mereka dari perbudakan Mesir dan berbalik kepada tuhan-tuhan palsu yaitu patung-patung buatan tangan manusia. Akhirnya mereka dihukum menanggung dosa-dosa mereka sendiri

6. Ini adalah saat  dimana kita harus berbalik dari dosa-dosa kita dan datang kepada Yesus untuk  hidup bersamaNya selamanya.

7. Sebab jika tidak demikian, engkau sudah menyianyiakan pengorbananNya buat saudara.

8. Tuhan tidak ingin mencari seseorang yang sekedar menyesal dan merasa bersalah telah berbuat dosa.

9. Berhenti di titik rasa bersalah dan menyesal itu BERBAHAYA.

10. Tetapi Tuhan mencari hati yang mau berbalik dari dosa-dosanya.

11. Nyanyian buku ende No.182 yang terkenal sebagai lagu pengampunan dosa, sering sekali tidak dimaknai dengan lengkap sebab sering sekali dinyanyikan hanya ayat 1-2 atau 1-3 saja. Padahal ayat 1-4 adalah pengakuan dan penyesalan akan dosa, tetapi ayat 5 dan 6 adalah komitmen dan tindakan berbalik dari dosa dan mengarahkan diri kepada Yesus dan surgaNya dan mengikutiNya.


B.E. No.182  HAHOLONGAN NA BADIA   

1. Tu joloM o Debatangku Sai use do rohangkon

Sai pasiat tangiangku Dohot iluilungkon

2. Husolsoli do rohangku Na gok dosa i tongtong

    Ai godang ariaringku  Na hubahen ambolong

3. Sai jotjot do hutadingkon  DalanMi na tigor i

Kristen au, hape  hutondong  Dalan hamagoan i.

4. Ala nii tungki rohangku  Jongjong di adopanMi

    Sai asi rohaM Tuhanku Sesa nasa dosangki.

5. Haburjuon  dimangmangkon Rohangkon nuaeng di Ho

    Naeng tu surgo hutujuhon  Jesus taiti au gogo.

6. Mangihuthon Ho, Tuhanku i ma las ni rohangki

    I ma naeng padanhononku Dok ma amenmi disi



PERENUNGAN JUMAT AGUNG

 

Saudara apa yang dilakukan semua yang menyiksa Yesus adalah representasi/mewakilkan dosa kita  manusia, mewakialkan dosa saya dan bapak/ibu saudara sekalian. Serdadu yang menganiaya, orang-orang yang mengejek, ahli-ahli taurat yang menampar, mengejek, meludahi,  adalah representasi dari kita yang berdosa. Kitalah sesungguhnya yang telah melakukannya.  Jangan berkata kejam kali serdadu ini, romawi ini, farisi ini, orang-orang ini, tetapi kamu lah yang kejam, sayalah yang kejam.  Kalau bukan karena dosa dan pelanggaran kita manusia yang begitu besarnya, Allah tidak akan mengorbankan AnakNya yang Tunggal sebagai bukti dan tanda kasihNya kepada kita manusia. (Yohanes 3:16), sebab Tuhan tidak menginginkan manusia binasa.

Saudara, kalau sampai hari ini kita belum bertobat, masih terus hidup dalam dosa, maka kita masih terus menyalibkan Yesus hingga hari ini. Kalau kita masih mau menghina dan menjelekjelekkan orang lain, itu artinya kita terus masih  turut meludahi Yesus hingga hari ini. Kalau kita masih sombong dan ingin selalu dipuji-puji orang, dan memandang rendah orang lain, itu artinya kita turut membuat mahkota duri dan menancapkannya di kepala Yesus hingga hari ini. Kalau kita masih hanya memikirkan dunia ini dan keinginan daging lalu mengabaikan Tuhan, itu artinya kita turut menusuk lambung Yesus hingga hari ini. Kalau kita masih ringan tangan memukul orang lain, mengambil yang bukan bagian kita, itu artinya kita turut memaku tangan Yesus hingga hari ini. Kalau sampai hari ini kita juga tidak mau pergi maengasihi orang lain, menolong orang lain, memberitakan kabar baik bagi orang lain, itu artinya kita masih terus memaku kaki Yesus di kayu salib. 

Saudara, berdamailah dengan orang yang menyakitimu, ampunilah kesalahan suamimu, kesalahan istrimu, kesalahan anak-anakmu, kesalahan orangtua dan mertuamu, kesalahan saudaramu, dan sesamamu manusia,  jangan lagi hidup di dalam dosa dan kecintaan kepada dunia ini. Hargai, hormati, dan terimalah pengorbanan Yesus yang rela mati tanpa sungut-sungut demi keselamatan kita yang berdosa. Mati untuk orang yang baik dan benar mungkin masih ada yang melakukannya meskipun sulit. Tetapi mati bagi orang berdosa dan bersalah siapak yang mau?. Tetapi inilah yang Yesus lakukan. Dia mau mati untuk kita yang berdosa. untuk saudara dan saya yang berdosa

Saudara, apa yang bisa kita  ambil dari ibadah mengenang kematian Yesus (Jumat Agung) saat ini?. Yang pertama bersyukurlah bahwa ada jalan keluar pendamain karena dosa antara saudara dan Bapa di sorga. Kedua keselamatan  itu telah dikerjakan Yesus dan sudah tersedia. Tetapi tidak otomatis semua manusia menerimanya. Dalam Yohanes 3:16; 1 Yohanes 5:11-12;  dan ayat-ayat yang lain mengatakan bahwa hanya jika kita mengaku dosa, percaya, beriman dan menerimanya saja yang akan mendapatkan keselamatan itu. Kalau tidak percaya dan menerimanya maka hukuman dan kematian kekal sudah menantinya.  Setelah Yesus menyerahkan nyawaNya, maka manusia yang berdosa haruslah mengalami pertobatan, supaya dia hidup.  Karena itu, janganlah menangis atas kematian Yesus, bersyukur dan berterimakasihlah, karena Dia sudah melakukannya untuk kita. Jangan sia-siakan kematian dan pengorbananNya, terimalah supaya kamu hidup.  Amin Tuhan Yesus memberkati.

 

Shalom,


Ev. Harles Lumbantobing


KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar anda yang baik, sopan dan bahasa yang mudah dimengerti. terimakasih