IBADAH MINGGU PENTAKOSTA 24 MEI 2026
Tema:
RAGAM KARUNIA DALAM SATU ROH
Ev: 1 Korintus 12:3-11
1. Surat Paulus ke Korintus ini diawali dengan teguran dan nasehat yang keras kepada jemaat itu karena di sana tyelah terjadi perselisihan dan pertengkaran yang dilatarbelakangi oleh kesombongan yang mulai menjalar di jemaat itu.
2. 1 Korintus 1: 10-11 mengawali teguran dan nasehat itu: “Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.
3. Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang dari keluarga Kloë tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara kamu.”
4. Jadi ada perpecahan karena sudah ada pengkotak-kotakan/ pengkelompok-kelompokan karena merasa kelompok satu lebih hebat, lebih tinggi, lebih berjasa dari yang lainnya. Hal ini disebutkan dari 1 Kor 1: 12 “Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus.”.
5. Salah satu yang Yesus ajarkan tentang Roh Kudus adalah bahwa Dia akan memuliakan Yesus. Yoh.16:14.
6. Kedua bahwa Roh Kudus akan Mengajarkan segala sesuatu tentang yang Yesus ajarkan. Yoh 14:26.
7. Sehingga dalam ayat 3-4 dikatakan bahwa tidak ada yang bisa mengutuki nama Tuhan Yesus kalau di dalam dia ada Roh Kudus, dan tidak ada seorangpun yang bisa mengaku bahwa Yesus Tuhan selain Roh Kudus yang ada dalam diri seseorang itu.
8. Itu sebabnya segala kemampuan orang percaya untuk bisa melakukan dan mengerjakan karunia yang diberikan kepadanya adalah karena Roh Kudus.
9. Roh Kudus juga bertugas mengaruniakan pemberian-pemberian khusus kepada masing-masing orang untuk pembagunan tubuh kristus.
10. Setiap pemberian karunia khusus itu tidak sama satu dengan yang lain tetapi memiliki tujuan yang sama yaitu membangun jemaat (1 Kor 14:12) dan kepentingan bersama (1 Kor 12:7)
11. Sering sekali perbedaan-perbedaan karunia ini disalah mengerti dan salah menggunakan. Yang seharusnya untuk membangun jemaat dan memuliakan Tuhan menjadi memuliakan diri sendiri dan saling merasa karunianya lebih hebat dari yang lain.
12. Padahal semua itu berasal dari satu sumber yaitu Roh Kudus.
13. Ayat 4,5,6, ada 3 yang pelaksanaan dan prakteknya berbeda tetapi satu sumber, satu tujuan yaitu:
a. Berbeda-beda
karunia
b. Berbeda-beda jenis pelayanan
c. Berbeda-beda perbuatan ajaib.
Tetapi semua adalah satu Roh, satu
Tuhan, satu Allah
14. Prinsip pemberian/pengaruniaan karunia Roh yang berbeda-beda ini adalah: Sesuai yang dikehendaki Roh Kudus.
15. Karena itu tidak boleh di dalam jemaat itu ada yang saling meninggikan hati dan merasa lebih baik, lebih berarti dari yang lain. Kalau tidak pasti terjadi perpecahan.
16. Seharusnya syukurilah setiap karunia yang kita terima dari Tuhan, dan kembalikan kembali kepada Tuhan sesuai tujuannya.
17. Tubuh Kristus dibangun sedemikian rupa oleh Roh Kudus supaya semua saling melengkapi satu dengan yang lain.
18. 1 Kor 12: 24b-27: “12:24b Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus, 12:25 supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. 12:26 Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita. 2:27 Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya”.
19. Jadi Tidak ada yang lebih tinggi dan tidak ada yang lebih rendah supaya jangan ada yang menyombongkan diri dan sebaliknya jangan ada yang menjadi rendah diri.
20. Dalam ayat 21-22 Pasal 12 ini dikatakan: “Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: "Aku tidak membutuhkan engkau." Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: "Aku tidak membutuhkan engkau.":22 Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan”.
21. Jadi marilah kita saling menguatkan, saling mendukung, dan saling menerima karunia yang seorang dengan yang lain tanpa merasa bahwa karunia yang kita miliki lebih tinggi dari yang lain karena Roh Kuduslah yang mengerjakan itu semua di dalam kita masing-masing.
Ev. Harles Lumbantobing
PENTING SEKALI MEMBACA TOPIK INI UNTUK MENAMBAH PEMAHAMAN KITA TENTANG KESATUAN TUBUH Silahkan klik tautan judul berikut:
"Membangun Persekutuan Yang Saling Mengasihi"
KLIK ARSIP untuk melihat tulisan lainnya
di Daftar... ARSIP.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar anda yang baik, sopan dan bahasa yang mudah dimengerti. terimakasih