Sabtu, 10 Oktober 2026

ALLAH MENYUKAI KASIH SETIA

 

ALLAH MENYUKAI KASIH SETIA

Hosea 6:1-6

 

6:1 "Mari, kita akan berbalik kepada TUHAN, sebab Dialah yang telah menerkam dan yang akan menyembuhkan kita, yang telah memukul dan yang akan membalut kita.

6:2 Ia akan menghidupkan kita sesudah dua hari, pada hari yang ketiga Ia akan membangkitkan kita, dan kita akan hidup di hadapan-Nya.

6:3 Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi."

6:4 Apakah yang akan Kulakukan kepadamu, hai Efraim? Apakah yang akan Kulakukan kepadamu, hai Yehuda? Kasih setiamu seperti kabut pagi, dan seperti embun yang hilang pagi-pagi benar.

6:5 Sebab itu Aku telah meremukkan mereka dengan perantaraan nabi-nabi, Aku telah membunuh mereka dengan perkataan mulut-Ku, dan hukum-Ku keluar seperti terang.

6:6 Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran.

ooo000ooo

 

 

1.       Nas ini berbicara tetang dua hal yaitu :

PERTAMA: Respon bangsa Israel atas peristiwa yang mereka alami sebelum nya dan

KEDUA: Respon Tuhan atau perkataan bangsa itu yang  membuat pernyataan untuk kembali kepada Tuhan lagi.

2.       Respon Bangsa Israel:

a.       Ini adalah perkataan Hosea kepada umat itu atau juga perkataan sesama umat itu untuk datang berbalik kepada Tuhan, sebab mereka telah melihat dampak dan akibat perbuatan mereka kepada Tuhan.

b.       Mereka sekarang mengakui bahwa hukuman yang mereka alami itu datangnya dari Tuhan dan Tuhan juga yang mampu memulihkan. Perhatikan ayat 1: ”sebab Dialah yang telah menerkam dan yang akan menyembuhkan kita, yang telah memukul dan yang akan membalut kita”. (ayat 1)

c.       Pernyataan iman mereka sekarang dinyatakan terutama tentang kuasa Tuhan yang mampu menghidupkan dan membangkitkan mereka dari kematian. (ayat 2)

d.       Mereka mencoba membangun kesepakatan dan komitmen baru untuk kembali kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh.(Ayat 3).

 

3.       Respon Tuhan:

Benarkah mereka bisa kembali kepada Tuhan dan  mengasihi Tuhan  dengan setia dan sungguh-sungguh? => Dalam kemahatahuanNya Allah menjawab mereka di ayat 4-6:

a.       Kasih setiamu seperti kabut pagi, dan seperti embun pagi-pagi yang hilang lenyap pagi-pagi benar. => Allah sudah membuktikannya  sejak Allah membawa mereka keluar dari perbudakan Mesir. Hari ini bertobat dan berkomitmen, besok sudah berkhianat atau menyangkal lagi.

b.       Dalam setiap pertobatan mereka sejak dahulu bangsa ini sering sekali merealisasikan atau membuktikan pertobatan mereka dengan persembahan-persembahan atau korban-korban bakaran. =>Padahal bukan itu yang Tuhan mau. (ayat 5-6)

c.       Itu sebabnya Allah berulang kali menghukum dan meremukkan mereka lewat nabi-nabiNya, bahkan tidak sedikit yang mati mengenaskan. (ayat 5-6)

d.       Dengan tegas Allah berkata bahwa yang disukai dan dikehendakiNya adalah KASIH SETIA dan pengenalan akan Allah.

4.       Ayat 1-3 seakan-akan mereka telah mengenal Allah dengan baik. Ternyata mereka masih hanya mengenal Allah dengan sangat sedikit.

Ayat 1-3 memang sebagian dari kebenaran tentang Allah.

5.       Pernyataan mulut mereka itu tidak akan membuat Allah senang dan bersukacita, sebab mengikut Tuhan tidak cukup hanya komitmen sesaat.

Misalnya perhatikan contoh-contoh ini:

a.       Di mana jika sepertinya menguntungkan maka kita akan mengikut Tuhan, dan jika sepertinya ada hal lain yang lebih menguntungkan dari pada Tuhan maka kita meninggalkan Tuhan.

b.       Atau Jika mengikut Tuhan sepertinya menghalangi kebebasan kita, maka mari biarlah dulu kita kesampingkan Tuhan. Nanti jika ternyata kita gagal dan hancur kita kembali lagi kepada Tuhan.

c.       Kalau semuanya baik-baik saja dan menyenangkan, maka jangan dulu kondisi itu diganggu oleh aturan dan ketentuan-ketentuan Tuhan yang harus dijalankan. Tapi kalau sudah  ada masalah atau persoalan atau pergumulan mari kita datang kepada Tuhan.

6.       ALKITAB BERKATA: JANGAN SESAT ALLAH TIDAK DAPAT DIPERMAINKAN

Galatia  6:7 “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya”.

7.       Mengambil hati Tuhan bukanlah dengan seperti cara mereka ini dimana hari ini berkata dengan mulut tetapi besok akan diingkari lagi.

 

APA RESPON KITA ATAS NAS FT HARI INI:

1.       Bagian pertama tentang pernyataan umat itu adalah kebenaran yang juga harus kita lakukan.

a.    Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN;

=> Ia akan muncul seperti fajar dan Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi."  (menghilangkan kegelapan dan memberikan kehidupan)

=> Ia akan membangkitkan kita kembali dan hidup selamanya dihadapanNya.

2. Namun tidak cukup hanya sampai di sini:

a.       Sebab Fakta manusia:  Kasih setiamu seperti kabut pagi, dan seperti embun yang hilang pagi-pagi benar.

=>DAMPAKNYA:  “Sebab itu Aku telah meremukkan mereka dengan perantaraan nabi-nabi, Aku telah membunuh mereka dengan perkataan mulut-Ku, dan hukum-Ku keluar seperti terang”

b.       Inilah yang sering terjadi kepada kehidupan setiap yang mengatakan dirinya umat Tuhan dari dulu sampai sekarang, yaitu Kasih yang dingin, mudah meng-iya-kan tetapi mudah mengingkari. Tidak setia dalam kasihnya kepada Tuhan, jika mengalami hukuman atau akibat dari pelannggaranya datang kepada Tuhan, setelah masalah selesai kembali melupakan Tuhan.

3.       Inilah yang menjadi masalah manusia: Sering sekali mempermainkan kasih dan keadilan Tuhan.

4.       Hari ini Allah mengajarkan kepada kita apa yang menjadi Keinginan dan kesukaan Tuhan:

=> Kasih setia dan Pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban sembelihan  dan korban-korban bakaran

5.       Kasih setia mengandung makna terus menerus tidak berkesudahan, dan tidak terkondisi oleh apapun.

6.      Pengenalan akan Allah lewat membaca menyelidiki dan mendengar Firman Tuhan

dengan demikian kita bisa semakin mengenal Allah: Apa yang Dia kehendaki kita lakukan dan apa yang Dia tidak kehendaki kita lakukan.

7.      Saudara pertobatan tidak akan ada gunanya jika hanya sampai pernyataan atau komitmen.

8.      Berhenti dititik merasa bersalah itu berbahaya.

Tuhan tidak ingin mencari seorang yang sekedar menyesal dan merasa bersalah telah berbuat dosa dan mengecewakan Tuhan. Tetapi Dia mencari hati yang mau berbalik dari dosa-dosa itu, tidak mengulanginya kembali, dan berbalik kepada Tuhan secara permanen. ITULAH KASIH SETIA.

9.      Amin.

 

Shalom


Ev. Harles Lumbantobing

KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar anda yang baik, sopan dan bahasa yang mudah dimengerti. terimakasih