Selasa, 20 Mei 2025

Allah mengaruniakan pertobatan

 

Garis-Garis besar Kotbah Ibadah Minggu KANTATE, 18 Mei 2025

Tema:

Allah mengaruniakan pertobatan

Ev: Kisah Para Rasul 11:1-18

 

1.     Ayat 1-3 Para Rasul-rasul dan Orang-orang di Yudea  berselisih paham dengan Petrus di Yudea, karena :

-          mereka mendapati bahwa Injil juga disampaikan kepada bangsa-bangsa lain.

-          Petrus masuk ke rumah orang-orang tidak bersunat dan makan di rumah–rumah orang-orang seperti itu. Yang mereka anggap kafir dan haram.

2.      Menurut pemahaman Orang-orang Yahudi (Israel) bahwa Injil keselamatan itu hanya diperuntukkan bagi mereka keturunan Abraham saja.

3.      Dalam Ibadah Sektor minggu lalu dari Wahyu 7: 9-17 kita melihat bahwa nanti setelah akhir jaman di kekekalan akan ada suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba.

4.      Sebelumnya dijelaskan bahwa dari Israel hanya 12.000 orang per suku yang akan dimeteraikan.

5.      Maka benarlah Firman Tuhan dalam Roma  9:27 berkata “Dan Yesaya berseru tentang Israel: "Sekalipun jumlah anak Israel seperti pasir di laut, namun hanya sisanya akan diselamatkan”.

6.      Jadi orang-orang yang dikaruniakan pertobatan dan beroleh keselamatan ini yang jumlahnya tidak terhitung itu adalah orang-orang di luar suku Israel yang diselamatkan.

7.      Termasuk kita saat ini bahwa setiap kita yang percaya dan beriman kepada Yesus Kristus juga akan turut berada di sana.

8.      Roma  11:25 Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.

9.  Artinya penghuni sorga itu dibatasi. Jika jumlah dari bangsa-bangsa di luar Israel sudah terpenuhi maka Israel akan berpaling kepada Yesus Kristus sebagai Mesias.

10.  Karena itu Alkitab berkata Matius 7:13-14 : “Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."

11.  Jadi hati-hati saudara, jika kesempatan yang Tuhan telah sediakan untuk bertobat hingga saat ini kita sia-siakan, maka saudara akan rugi sendiri. Sebab jalannya sempit dan tidak semua bisa masuk ke sana.

12.  Yakinkah saudara bahwa dengan berlambat-lambat, menunda-nunda bertobat saudara akan bisa masuk lewat jalan yang sempit itu tanpa di dahului orang lain? Sebab sedikit orang yang mendapatinya.

13.  2 Petrus 3:13-15a:  Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat.

14.  Apa jawaban Petrus sehingga dia mau masuk kerumah bukan Yahudi dan makan bersama-sama dengan mereka? ayat 4-18

15.  Allah menunjukkan sebuah penglihatan kepada Petrus tentang makanan haram di dalam kain lebar yang turun dari langit  dengan keempat ujungnya diikat. Di dalamnya ada binatang-binatang yang dinyatakan haram olehhukum taurat.

16.  Tiga kali Allah menyuruh Petrus untuk menyembelihnya dan Petrus berkata bahwa dia belum pernah memakan makanan-makanan haram.

17.  Lalu Tuhan membuat statement: Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram!

18.  Sesungguhnya Allah tidak sedang berbicara tentang makanan yang haram dan halal, namun melalui penglihatan mengenai makanan haram yang menjadi halal ketika Allah nyatakannya halal itu Tuhan mau mengatakan bahwa KONSEP PEMAHAMAN SELAMA INI BAHWA KESELATAN OLEH KRISTUS ITU HANYA UNTUK ORANG ISRAEL tidak berlaku lagi.

19.  Stikma kafir  bagi orang asing selain Israel adalah tidak berlaku lagi (Kisah 10:28). Bahwa sekarang keselamatan juga terbuka bagi semua suku bangsa selain Israel.

20.  Sebagaimana Allah membatalkan makanan-makanan haram dalam Perjanjian lama, demikianlah Allah membatalkan  ekslusifme keselamatan hanya milik Israel.

21.  Penglihatan itu menyadarkan Petrus bahwa kasih karunia yaitu karya penebusan Kristus itu juga berlaku bagi semua orang di luar Israel.

22.  Itu sebabnya saat Petrus berjumpa ke 3 utusan Kornelius  Petrus menerima mereka dan mereka berjalan bersama menuju kediaman Kornelius, masuk kerumahnya dan memberitakan Injil keselamatan kepada Kornelius dan seisi rumahnya dan mereka semua dibabtis.

23.  Akhirnya anugrah keselamatan telah sampai kepada semua orang suku dan bangsa.

24.  Telah sampai kepada jemaat ini saat ini.

25.  Ini adalah kasih karunia Allah bagi kita bangsa di luar yahudi.

26.  Saudara Penolakan Israel akan Mesias menjadi jalan keselamatan bagi bangsa-bangsa lain.

27.  Akan ada yang lebih dahulu menjadi yang terkemudian (Israel menjadi terakhir)

28.  Lukas 13:30 Dan sesungguhnya ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi orang yang terakhir."

29.  Hati-hati Jika iman kita tidak sungguh-sungguh benar di hadapan Tuhan bisa-bisa akan banyak orang lain yang mendahului kita sampai ke kerajaan Allah.

30.  Dan tragisnya mereka masuk sorga padahal orang yang selama ini nampaknya rajin beribadah, beragama kristen, ikut pelayanan, nampaknya vbegitu rohani malah masuk ke dalam hukuman kekal di neraka.

31.  Lihat fenomena sekarang bahwa ada orang bertahun-tahun bahkan puluhan tahun menjadi Kristen tetapi tidak mengenal Yesus, dan Yesus berkata “Aku tidak mengenal engkau. Matius 25:12: Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. Lukas 13:12 Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!

32.  Mereka tidak menjadikan Yesus menjadi Tuhan dalam hidup mereka tetapi selalu ada yang lain di dalam diri mereka yang mereka anggap melebihi Yesus. Bahkan sering sekali menganggap banyak yang lebih penting daripada Yesus. Bahkan ada yang membuat dirinya sebagai Tuhan atas dirinya sendiri meskipun dia Kristen.

33.  àTetapi Yesus nanti akan menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu.

34.  Itu sebabnya kita melihat bahwa ada orang yang baru bertobat, baru menjadi Kristen dari agama lain namun mereka langsung lebih dahulu meyakini Yesus dan berTuhankan Yesus. Bahkan ada diantara mereka yang baru saja percaya dan mati langsung bersama-sama dengan Yesus di Firdaus.

35.  Kisah Para Rasul  28:28 berkata: “Sebab itu kamu harus tahu, bahwa keselamatan yang dari pada Allah ini disampaikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan mendengarnya."

36.  Sekarang Siapa yang bisa memperoleh karunia pertobatan itu dan apa syaratnya?

a.      Kisah 11:18: Jadi kepada bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup.

b.      Dengarlah Firman Tuhan yang sedang berbicara. Sebagaimana Kisah 11:14 ini berkata: Berita Injil itu mendatangkan keselamatan bagimu dan bagi seluruh isi rumahmu.

c.       tetapi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.

37.  Lalu bagaimana memperoleh karunia pertobatan itu?

àOrang yang merendahkan diri di hadapan Tuhan yang berkata Tuhan aku orang berdosa dan layak dimurkai, ampuni dosaku dan jadilah Tuhan di dalam hidupku. Itulah pertobatan. Setelah itu hidupnya akan berubah,memuji-muji Tuhan  dan menghasilkan buah Roh di dalam hidupnya.

38.  Saudara, mungkinkah kita yang menyatakan diri sebagai Kristen yang artinya Israel Rohani akan mengalami seperti Israel ini. Tegar tengkuk, mengeraskan hati, tidak mau mendengar Firman kebenaran dan menghidupinya,  bahkan menolak Kristus sebagai Tuhan dan juru selamatnya pribadi?

39.  Wahyu  3:20Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku”.

40.  Mazmur 95:7-8: Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya! Janganlah keraskan hatimu

41.  Artinya jika hari ini saudara mengeraskan hati, maka orang-orang lain yang sebelumnya tidak mengenal Allah, ketika Injil diberitakan mereka akan mendengarnya dan bertobat, lalu mendahului saudara masuk sorga.

42.  Kalau begitu, masihkah tersisa sorga buat saudara?

                                 Lagu Bertobatlah dan balik pada Bapa.


Shalom,


Ev. Harles Lumbantobing 


KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

Minggu, 04 Mei 2025

MENGASIHI DAN MENGIKUT YESUS DENGAN SETIA

 

Garis-garis besar Kotbah Ibadah Sektor Minggu I Mei 2025

Tema:

MENGASIHI DAN MENGIKUT YESUS DENGAN SETIA

 

EV: Mazmur 30:1-13

 

30:1 Mazmur. Nyanyian untuk pentahbisan Bait Suci. Dari Daud.

30:2 Aku akan memuji Engkau, ya TUHAN, sebab Engkau telah menarik aku ke atas, dan tidak memberi musuh-musuhku bersukacita atas aku.

30:3 TUHAN, Allahku, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan Engkau telah menyembuhkan aku.

30:4 TUHAN, Engkau mengangkat aku dari dunia orang mati, Engkau menghidupkan aku di antara mereka yang turun ke liang kubur.

30:5 Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus!

30:6 Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai.

30:7 Dalam kesenanganku aku berkata: "Aku takkan goyah untuk selama-lamanya!"

30:8 TUHAN, oleh karena Engkau berkenan, Engkau telah menempatkan aku di atas gunung yang kokoh; ketika Engkau menyembunyikan wajah-Mu, aku terkejut.

30:9 Kepada-Mu, ya TUHAN, aku berseru, dan kepada Tuhanku aku memohon:

30:10 "Apakah untungnya kalau darahku tertumpah, kalau aku turun ke dalam lobang kubur? Dapatkah debu bersyukur kepada-Mu dan memberitakan kesetiaan-Mu?

30:11 Dengarlah, TUHAN, dan kasihanilah aku, TUHAN, jadilah penolongku!"

30:12 Aku yang meratap telah Kau ubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita,

30:13 supaya jiwaku menyanyikan mazmur bagi-Mu dan jangan berdiam diri. TUHAN, Allahku, untuk selama-lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu.

                                   

 -------------------

1.      Mazmur ini merupakan nyanyian  pemujian kepada Tuhan saat penahbisan bait suci setelah tabut perjanjian dipulangkan ke Yerusalem.

2.      Pemujian ini dimulai dengan deklarasi bahwa keselematan dan kemenangan yang dialami Daud adalah bersumber dari Allah.

è Dalam segala pergumulan dan persoalan hidupnya Daud berseru kepada Allah dan Allah menolongnya.

è Allahlah yang menghidupkan dia àDaud menyadari jika diihat dari kondisi dankeadaannya selama ini dia seharusnya sudah mati. Tetapi Allah menjaga nyawanya.

3.      Karena itu Daud mengajak supaya setiap orang percaya melakukan 2 hal yaitu:  (1) Menyanyikan Mazmu (memuji menyembah) dan (2) Mempersembahkan syukur kepada Tuhan.

4.      Allah adalah Dia  yang tidak membiarkan kita dalam kesalahan dan dosa. Dia menegur kesalahan kita, namun Dia juga akan memulihkan keadaan kita.

5.      Karena itu Daud bertekad untuk seumur hidupnya hanya akan berseru kepada Tuhan,  menyembah hanya kepada Tuhan, menyanyikan Mazmur dan puji-pujian kepada Tuhan saja.

6.      Itu sebabnya di ayat 9-10 dia memohon kiranya dia diselamatkan, tidak mati di tangan musuh, sebab Daud berkeyakinan bagaimana mungkin dia akan menyembah lagi dan memuji-muji Tuhan lagi kalau dia akhirnya mati.

 

Pelajaran bagi jemaat adalah:


7.      Bukti cinta kasih Tuhan kepada kita sudah nyata dimana kita sudah mengenang dan merayakannya dalam masa-masa Paskah.

8.      Sekarang apakah bukti cinta kasih kita kepada Tuhan yang bisa kita tunjukkan berdasarkan Mazmur 30 ini?

a.      Memuji dan menyembah hanya Tuhan saja

b.      Menyanyikan pujian dan syukur hanya kepada Tuhan (bisa dalam ibadah atau terlibat dalam pelayanan sebagai anggota koor, song leader, dan lain sebagainya)

c.       Mempersembahkan persembahan syukur kepada Tuhan.

d.      Menyampaikan kasih setia Tuhan ini kepada orang lain dan mengajak mereka untuk  ikut dalam menyanyikan pujian dan syukur kepada Tuhan.

e.      Sebagaimana kesaksian Daud ini tentang siapa Tuhan dalam hidupnya dan apa yang sudah Tuhan perbuat bagi Daud, maka kita juga tentunya diajak oleh Nas Firman ini untuk melakukan hal yang sama dengan setia sebagai tanda dan bukti kita mengasihi Yesus.


Shalom,  

Ev. Harles Lumbantobing



KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

 

MENGASIHI DAN MENGIKUT YESUS DENGAN SETIA

Garis-garis besar Kotbah Minggu, 4 mei 2025

Tema:

MENGASIHI DAN MENGIKUT YESUS DENGAN SETIA

Ev: Yohanes 21:15-19

 

1.       Nas ini merupakan percakapan Yesus dengan Simon Petrus yang sangat penting kita simak dalam perjalanan iman  kita mempercayai Yesus dan mengasihiNya.

2.       Siapa Simon anak Yohanes?

-          Nelayan penjala ikan yang Yesus jadikan sebagai penjala manusia (Matius 4:9)

-          Simon yang disebut Petrus (kefas= batu karang) Matius 16:18

-          Simon yang diakui Yesus bahwa iman dan pegenalannya kepada Yesus sangat tepat (Matius 16:16)

-          Orang yang diatasnya Yesus menyebut akan mendirikan gerejaNya (Matius 16:18)

-          Orang yang menggebu-gebu bak Pahlawan  yang pertama akan membela Yesus saat Yesus berkata bahwa Yesus akan menderita, disiksa, dan mati disalibkan dan bangkit pada hari ketiga (matius 16:22)

-          Orang yang nampaknya paling dekat dengan Yesus tetapi yang menyangkal Yesus sampai tiga kali ( Matius 26:34,75)

3. Saat sarapan pagi ini, tentunya diantara semua murid Petruslah yang paling  gusar hatinya dan mungkin merasa bersalah dan malu. Sebab dia sudah menyangkal Yesus sampai tiga kali. Yang lain hanya lari, sedangkan Yudas Iskariot sudah mati bunuh diri.

4.  Tetapi Yesus mengajak dia berbicara berdua setelah selesai sarapan, bukan saat sedang sarapan (mungkin supaya tidak mengganggu suasana indah sarapan bersama itu)

5. Yesus memanggil Yesus dengan nama SIMON anak YOHANES  sampai tiga kali tanpa menggunakan embel-embel nama Petrus (gelar yang Yesus berikan kepadanya secara khusus).

6. Tentu ini membuat Perus makin serba salah dan hatinya gundah gulana. Apakah Yesus akan mempertanyakan penghianatannya kepada Yesus saat Yesus ditangkap dan disalibkan waktu yang lalu?

7.   Apalagi saat Yesus melemparkan pertanyaan pertama “Apakah engkau mengasihiKu lebih dari pada mereka ini?” seakan-akan Yesus mau mengecam kecongkakan Petrus di masa yang lalu yang nampaknya paling mengasihi Yesus. Sebab Simon pernah berkata ” "Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak."(Matius 26:33)

8.       Tentu ini bisa saja membuat Petrus semakin berdebar-debar.

9.       Tetapi Yesus bijaksana, Dia tidak hendak menghukum atau menghakimi Petrus dengan sikapnya di masa lalu.

10.   Bahwa Yesus konsisten dengan kasihNya kepada Petrus dan rencanaNya kepada Petrus.

11.   Yesus tidak menyinggung kesalahannya saat bertanya “Apakah engkau mengasihiKu”.

12.   Mungkin Petrus berpikir bawa saat Petrus menjawab yang pertama “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau” Yesus akan langsung membalas  lalu mengapa engkau sampai menyangkal aku tiga kali?” tetapi bukan itu balasan Yesus.

13.   Yesus berkata “gembalakanlah domba-dombaKu”

14.   Apa makna dari ke tiga pertanyaan itu dan ketiga respon Yesus atas tiga kali jawaban Petrus?

a.       Yesus mau mengatakan bagaimana sesunggunya cara mengasihi Yesus.

b.      Pertanyaan pertama “Apakah engkau mengasihiKu? (ἀγαπᾷς /agapas =Kasih Agape) lalu Simon menjawab aku mengasihiMu (φιλῶ/filo = kasih philia, kasih sesama teman atau persaudaraan sesama manusia). Respon Yesus “beri makan (βόσκε/bvoske=beri makan) anak domba-dombaKu(ἀρνία/arnia=lambs= anak-anak domba)” artinya bahwa tanda engkau mengasihiku perhatikan, rawat, kasih makan  dan peliharalah umatKu. Dan untuk melakukannya harus dengan kasih yang kupunya yaitu kasih AGAPE.

c.       Begitu juga halnya dengan pertanyaan kedua, sama dengan yang pertama. Jawaban Petus sama, Namun  respon Yesus sedikit berbeda yaitu bukan lagi beri makan anak domba-dombaku tetapi gembalakanlah (Ποίμαινε/poimaine=gembalakan) domba-dombaKu (πρόβατά/provata=domba-domba) ( Artinya juga sama dengan yang pertama.

d.      Pertanyaan ketiga  berbeda dalam penggunaan kata.  Yesus tidak lagi menggunakan kasih Agape tetapi kasih Philia. Yesus bertanya apakah engkau Philia (megasihi) kepadaKu?  Maka sedihlah hati Simon, lalu dia menjawab Philia juga kepada Yesus. Artinya Simon sadar bahwa memang kasih yang sanggup dia berikan dan yang sudah tunjukkan kepada Yesus  hanya sampai batas kasih Philia. Sebab jika dia mengasihi Yesus dengan kasih AGAPE dia tidak mungkin menyangkal Yesus. Lalu Yesus membalas dengan ketiga kalinya “beri makan (βόσκε/bvoske) domba-dombaKu (πρόβατά/probvata)”

e.      Dalam Alkitab LAI ketiga jawaban Yesus ini diartikan sama yaitu ‘GEMBALAKANLAH DOMBA-DOMBAKU”.  Artinya tidak dibedakan antara memberi makan dengan menggembalakan. Bahwa jika sudah menggembalakan itu berarti sudah ikut memberi makan, merawat, menjaga dan memelihara. Tetapi jika hanya memberi makan belum tentu menggembalakan.

15.   Dari respon Petrus dan jawabannya yang konsisten menunjukkan bahwa Petrus memang benar-benar mengasihi (philia) Yesus. Ketika ketiga kalinya Petrus berkata “Engkau tahu segala sesuatu  itu artinya Petrus sadar bahwa Yesus tidak mungkin  dibohongi dan Yesus pasti tahu apakah dia sungguh-sunguh mengasih Yesus atau tidak, dan kasih apa yang Petrus miliki. Memang Yesus tahu bahwa Petrus memang pada saat itu sungguh-sungguh mengasihiNya.

16.   Tiga kali Petrus menyangkal Yesus, ditanya hal yang sama oleh orang-orang “kamu kan pengikut pengikut Yesus?”, dan konsisten dia menjawab bahwa dia tidak mengenal yesus

17.   Dalam nas ini 3 kali Yesus bertanya hal yang sama kepada Petrus dan Petrus konsisten menjawab bahwa dia mengasihi Yesus. Bagian ini adalah pemulihan oleh Yesus kepada seorang Simon Petrus yang pernah menyangkal Yesus. Petrus menyadari kesalahannya, merendahkan hati dan Yesus memulihkan dan menerimanya kembali.

REFLEKSI

1.       Pelajaran dari Nas ini adalah bahwa jika benar kita mengasihi Yesus maka  harus kita tunjukkan dengan mengasihi sesama manusia. Memberi diri untuk mereka, memberi mereka makanan rohani yang cocok bagi yang baru bertumbuh (bayi rohani), memberi makanan rohani bagi mereka yang sudah dewasa rohani, membimbing mereka, membawa ke rumput yang hijau dan air yang benig (membawa dan mengarahkan ke tempat ibadah), menolong mereka, memperhatikan mereka, mendoakan mereka, merawat mereka yang artinya sama dengan menggembalakannya.

2.       Kasih kepada Tuhan hanya dibuktikan dengan kasih kepada sesama manusia. Yesus mau mengatakan bahwa kasih itu bukan sekedar perkataan, tetapi juga harus dibuktikan dan ditunjukkan.

3.       Untuk menggembalakan domba-domba itu harus dilakukan dengan kasih AGAPE. Dua kali Yesus menyinggung ini kepada Petrus untuk menggembalakan domba-domba itu. Tetapi yang ketiga kalinya Yesus menggunakan kata Phileo. Sebab sebelum Simon  menjawab “aku mengasihiMu” Simon selalu berkata “Engkau tahu…” artinya Simon sadar bahwa  Yesus tahu kasih apa sebenarnya yang Simon miliki. Maka yang ketika kalinya Yesus menggunakan kata Phileo. (mengapa Yesus tidak memaksakan harus pakai kata Agape?) sebab kasih philia yang Simon miliki sudah cukup sebagai permulaan untuk mengikut Yesus dalam proyek penggembalaan.

4.       Bagaimana Petrus atau kita orang beriman bisa melakukan ini? Sebab bisa saja baik Petrus atau kita masih harus ditolong, masih harus di bimbing, masih harus diajar dan digembalakan dulu? àperhatikan: di kalimat terakhir Yesus berkata “ikutlah Aku

5.       Dengan mengikut Yesus dengan setia maka kita akan dimampukan dan mampu untuk mengasihi. Mampu untuk menggembalakan dan melakukan apa yang Tuhan kehendaki.

6.       Mengikut Yesus dengan setia berarti meneladani Yesus. Caranya adalah melakukan apa yang diajarkan oleh Alkitab. Apa yang diajarkan Alkitab tentang cara hidup Yesus, cara mengasihiNya, cara menggembala, cara berkorban dan banyak hal lainnya yang Yesus ajarkan dan lakukan itulah yang seharusnya kita ikuti.

7.       Dengan cara ini baik Petrus maupun kita  orang percaya akan sampai kepada kasih yang AGAPE itu sehingga para orangtua kepada anak-anaknya, pelayan gereja kepada jemaatnya, orang dewasa kepada yang lebih muda, atau sesama manusia mampu melakukan tugas penggembalaan ini.

8.       Yesus berkata dalam: Yohanes 15:12 Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi (ἀγαπάω), seperti Aku telah mengasihi (ἀγαπάω) kamu.  Kata mengasihi atau Kasih di sini menggunakan kata ‘AGAPE”. Artinya inilah kasih standart Allah yang harus kita lakukan dalam mengasihi dan melayani sesama manusia.

9.       Sehingga kasih AGAPE adalah kasih Allah, kasih sorgawi, kasih yang berkorban tanpa syarat, kasih yang murni dan tidak mengharapkan balasan, serta kasih yang “MESKIPUN’.



Shalom,  

Ev. Harles Lumbantobing



KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......