Kamis, 22 Mei 2025

BERDOA UNTUK KESEJAHTERAAN BERSAMA

  Garis-garis besar Kotbah Minggu 25 Mei 2025

Tema:

BERDOA UNTUK KESEJAHTERAAN BERSAMA

 

Ev: Yeremia 29:7-14

 

A. Latar belakang:

1. Allah menubuatkan Israel akan di buang ke Babel. Penyebab mengapa mereka akan dibuang adalah Yeremia 25:4-9 (tidak mau mendengarkan Tuhan bahkan membunuh nabi-nabinya). Lalu Allah menyuruh raja babel Nebukadnezar untuk memerangi Israel dan seluruh kerajaan di sekitarnya.

2. Yeremia 27:8-11: Siapa kerajaan yang tidak mau tunduk kepada Babel akan dihukum dan dimusnahkan. Siapa yang mau tunduk kepada Nebukadnezar akan diselamatkan.

3. Yeremia 28:1-4 Sementara di Israel muncul nabi-nabi palsu seperti Hanaya yang berkata Israel akan melawan Nebukadnezar dan menang dan akan mengembalikan semua perkakas bait Allah.

4. Yeremia 27:17 sudah berkata: Janganlah kamu mendengarkan mereka, takluklah kepada raja Babel, maka kamu akan hidup”.  Sebab Firman Tuhan sudah berkata setiap yang tidak mau tunduk kepada Babel akan dihukum dan dimusnahkan.

5.  Jadi untuk hidup dan tetap eksis, bangsa Israel harus mau tunduk dibawah penjajahan Babel.

 

B. PENDALAMAN NAS YEREMIA 29:7-14

1.  Ayat 7: Apa yang harus kita lakukan  atau peran kita terhadap kota di mana kita tinggal?

a.      Mengusahakan kesejahteraan

Bagaimana mengusahakan kesejahteraan ini?

-> Berkontribusi mendatangkan kesejahteraan dalam berbagai bidang. Seperti bekerja atau membuka lapangan kerja, membayar kewajiban kepada negara,  memelihara kedamaian dan ketenteraman di lingkungan kota di mana kita tinggal. Tidak terlibat dalam penyakit-penyakit masyarakat, dll

-> Melaksanakan misi kelima GKPI yaitu Oikumenia  dalam hal memelihara  dan mengelola dunia ciptaan Allah.

b.      Berdoa.

->  Mengapa perlu mendoakan kota di mana kita tinggal? à  “sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu”.

->  Sebab pemerintah atau Raja berasal dan dipilih oleh Tuhan. Baca:  Kolose 1:16, Kolose 2:10 dan Roma 13:1. Karena yang mencipta dan berkuasa atas pemerintah dan Raja adalah Tuhan, maka tentunya kepada Tuhanlah kita memohon kesejahteraan dan kemajuan kota atau negara di mana kita tinggal.

2.  Apa yang bisa merusak dan menghancurkan sebuah tatanan kehidupan dalam sebuah kebersamaan? (Ayat 8-9)

a. Munculnya Nabi-Nabi Palsu yang menyesatkan, ahli-ahli nujum  yang membawa kepada kuasa kegelapan, dan kebiasaan-kebiasaan kuno yang bertentangan dengan kebenaran Firman Tuhan.

b. Tertarik dan terlibatnya orang-orang untuk mengikuti si penyesat itu, sehingga mereka meninggalkan Tuhan.

c.   Tidak kokoh memegang kebenaran Firman Tuhan di dalam hidupnya.

3.      Apa yang harus dilakukan untuk tidak terjebak dalam penyesatan ini? (Ayat 10)

-  Pegang teguh Firman Tuhan dan pengajaranNya yang sehat, dan lakukanlah kehendakNya dalam hidup kita meskipun berat.

-  Ayat 10 adalah nubuatan Tuhan yang benar, bahwa Bangsa Israel akan diperbudak oleh Nebukadnezar Raja Babel itu selama 70 tahun, dan setelah itu Allah akan membebaskan dan mengumpulkan mereka kembali (Yeremia 28: 13-14, Yeremia 29: 10) sedangkan nubuatan nabi-nabi palsu itu berkata bahwa mereka tidak akan dibuang oleh Tuhan, malah mereka akan mengalahkan Raja Nebukadnezar (Yeremia 28:11).

-    Hati-hatilah:  jika di hadapanmu ada yang manis jangan langsung ditelan, jika ada yang pahit jangan langsung dibuang.

-    Nubuatan nabi-nabi palsu itu nampaknya manis dan pro Israel, tetapi nubuatan Yeremia kelihatannya pahit.

-  ARTINYA: Tujuan Tuhan adalah supaya dalam masa hukuman Tuhan kepada  bangsa Israel itu, bangsa itu bisa tetap survive (selamat).

- JADI TUHAN MENGHUKUM BANGSA ISRAEL KARENA KEADILANNYA DAN JUGA MELINDUNGI BANGSA ISRAEL UMAT PILIHANNYA ITU KARENA KASIHYA.

4.Karena bangsa itu cukup lama akan tinggal di pembuangan itu maka Tuhan berkata kepada mereka melalui nabi Yeremia dalam Yeremia 29:4-7

5.Tuhan tahu apa yang Tuhan perbuat kepada bangsa pilihanNya itu.  (Ayat 11). Tuhan tidak pernah merencanakan kecelakaan kepada umatNya, tetapi rancangan damai sejahtera yang kedepan akan memberikan masa depan penuh harapan.

6.Bagaimana Allah bertanggungjawab atas umat pilihanNya meskipun mereka sedang mengalami penderitaan dan hukuman atas dosa-dosa mereka? Ayat 12-14:

- Mendengar saat umatNya datang kepada Tuhan untuk berseru dan berdoa.

- Memberi diriNya ditemukan oleh umat yang mencariNya.

- Memulihkan keadaan umatNya dan menyatukan mereka kembali.

 

C. REFLEKSI:

1.      Allah menempatkan kita di manapun kita ada bukan karena suatu kebetulan, tetapi ada maksud dan rencana Tuhan.

2.Bagian kita adalah mengusahakan kesejahteraan di mana kita tinggal dan berdoa untuk tempat di mana kita tinggal supaya Tuhan memberkati kota/negara di mana kita tinggal.

3. Mungkin banyak juga diantara kita yang mengeluh, bahkan menyalahkan situasi, keadaan, bahkan mungkin Tuhan sendiri

4. Kita tidak bisa memilih  lahir sebagai bangsa dan negara apa, suku apa, marga apa. Tetapi di manapun Tuhan tempatkan kita dan apapun suku dan marga kita, maka kita yang percaya harus berdoa buat kesejahteraannya, dan berusaha/berkontribusi demi kemajuannya.

5. Dalam konsep kekekalan, demikian juga hidup kita di dunia ini. Tuhan  menempatkan kita di dunia ini dengan jangka waktu (umur) tertentu, tetapi akan tiba waktunya nanti kita kembali ke pangkuan Bapa di sorga.

6. Kehidupan bertuhan kita di dunia ini menentukan ke mana kita nanti akan pulang apakah ke sorga atau ke neraka.

7. Kondisi sekitar kita  itu juga bisa mempengaruhi apakah kita akan semakin dekat kepada Tuhan atau sebaliknya meninggalkan Tuhan.

8. Maka peran dan kontribusi kita selama hidup di dunia bisa mempengaruhi kesejahteraan dan kebahagiaan kita di dunia ini.

9. Karena itu sebagaimana janji Tuhan. Jika kita benar sudah beriman dan bertuhan kepada Tuhan Yesus Kristus maka di manapun kita tinggal dan hidup, seperti apapun kondisi kehidupan kita miskin atau kaya, susah atau senang, Tuhan berjanji ayat 12-14 itu:

-   Ketika kita dengan segenap hati  berdoa, maka Tuhan akan mendengar, ketika kita mencari Tuhan kita akan menemukanNya, dan Tuhan akan memulihkan keadaan kita di manapun kita Tuhan tempatkan, dan Tuhan akan mengembalikan kita nantinya ke dalam KerajaanNya darimana kita datang sebelumnya.

10. Inilah alasan mengapa doa orang percaya itu sangat penting, yaitu bahwa doa itu didengarkan Tuhan dan sangat besar kuasa dan potensinya  ketikan disampaikan kepada Tuhan demi kesejahteraan bersama.



Shalom, 

Ev. Harles Lumbantobing


KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

Selasa, 20 Mei 2025

Respon atas karunia Allah yang memberikan kemenangan

 

Garis-Garis besar Kotbah Ibadah Sektor, minggu III  Mei 2025

Tema:

Allah mengaruniakan pertobatan

Ev: Hakim-Hakim 5:1-12

1.      18 tahun bangsa Israel takluk ke raja Moab, mereka ditindas, lalu mereka  tidak tahan lagi dan berseru kepada Tuhan.  Lalu Tuhan membangkitkan Hakim Ehud bagi mereka (Hakim 3). Lalu amanlah Israel 80 tahun lamanya.

2.      Lalu Ehud mati,  tidak lama setelah itu bangsa Israel membuat yang jahat lagi di hadaan Tuhan. Maka Allah menyerahkan mereka ke tangan Orang Kanaan dengan rajanya Yabin dan seorang pabglime perang yang hebat bernama Sisera. 20 tahun lamanya mereka ditindas. Lalu mereka berseru kepada Tuhan ,lalu Tuhan membangkitkan Hakim Debora (hakim 4), Setelah Bangsa Itu manang melawan Kanaan dan membunuh Rajanya dan Panglima perangnya Sisera, maka amanlah negeri itu selama 40 tahun.

3.      Nyanyian Debora ini adalah respon atas kemenangan Israel melawan Kerajaan Kanaan yang dipimpin oleh jenderal perang yang hebat yaitu SISERA.

4.      Allah menyertai mereka dalam peperangan itu dan memberikan mereka kemenangan, setelah selama 20 tahun mereka dijajah dan ditindas.

5.      Bentuk nyanyiannya adalah sebagaimana disampaikan dalam Nas ini ayat 1-12.

6.      Apa yang menjadi pelajaran bagi kita?

7.      Dosa telah menindas dan memperbudak manusia.

8.      Akibat dosa itu membuat manusia menderita dan upahnya ialah maut yaitu neraka kekal.

9.      Banyak manusia dari jaman ke jaman menderita akibat dosa itu.

10.  Jerita mereka sudah Tuhan dengar, karena itu Allah  bertidak dengan mengutus AnakNya yang tunggal Yesus Kristus untuk menyelamatan manusia dari penjajahan, perbudakan dan penindasan dosa  oleh si Iblis.

11.  Awalya Juru selamat ini diyakini oleh umat pilihan itu yaitu Israel milik ekslusif mereka. ( Kisah Para rasul 11:1-18) Namun karena kasih karunia  atas penolakan orang Yahudi terhadap Mesias bahkan menyalibkannya maka bangsa-bangsa lain yang tidak masuk dalam bilangan itu menjadi  turut diselamatkan. Allah akhirnya mengaruniakan pertobatan dan keselamatan itu kepada bangsa-bangsa di luar Isrel termasuk kita saat ini.

12.  Karena itu apakah respon kita?

-          Bertobat dan Menerima karunia keselamatan itu dengan rendah hati mengakui segala keberdosaan  kita.

-          Bersukacita  dan bersyukur atas keselamatan itu yang di wujudnyatakan dengan nyanyian, pujian dan penyembahan sebagaimana Debpra melakukannya.

-          Tentunya memberikan diri untuk melayani Tuhan sebagai vbuah dari pertobatan itu.

13.  Jadi saat ini Iblislah sesungguhnya yang sedang memperbudak, menjajah dan menindas manusia degan dosa itu. Sebagaimana Allah berinisiatif memberikan penolong yaotu hakim-hakim kepada bangsa Israel demikian juga Alah telah berinisistif memberikan Yesus Kristus sebagai pembela kita, Penebus kita,bahkan mati demi menyelamatan kita manusia yang berdosa.

14.  Maka tanda kita sudah menang atas dosa karna karya Kristus itu  adalah bersyukur kepada tuhan lewat Pujian dan hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus.


ShShalom,  Ev. Harles Lumbantobing


KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP....... 

Allah mengaruniakan pertobatan

 

Garis-Garis besar Kotbah Ibadah Minggu KANTATE, 18 Mei 2025

Tema:

Allah mengaruniakan pertobatan

Ev: Kisah Para Rasul 11:1-18

 

1.     Ayat 1-3 Para Rasul-rasul dan Orang-orang di Yudea  berselisih paham dengan Petrus di Yudea, karena :

-          mereka mendapati bahwa Injil juga disampaikan kepada bangsa-bangsa lain.

-          Petrus masuk ke rumah orang-orang tidak bersunat dan makan di rumah–rumah orang-orang seperti itu. Yang mereka anggap kafir dan haram.

2.      Menurut pemahaman Orang-orang Yahudi (Israel) bahwa Injil keselamatan itu hanya diperuntukkan bagi mereka keturunan Abraham saja.

3.      Dalam Ibadah Sektor minggu lalu dari Wahyu 7: 9-17 kita melihat bahwa nanti setelah akhir jaman di kekekalan akan ada suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba.

4.      Sebelumnya dijelaskan bahwa dari Israel hanya 12.000 orang per suku yang akan dimeteraikan.

5.      Maka benarlah Firman Tuhan dalam Roma  9:27 berkata “Dan Yesaya berseru tentang Israel: "Sekalipun jumlah anak Israel seperti pasir di laut, namun hanya sisanya akan diselamatkan”.

6.      Jadi orang-orang yang dikaruniakan pertobatan dan beroleh keselamatan ini yang jumlahnya tidak terhitung itu adalah orang-orang di luar suku Israel yang diselamatkan.

7.      Termasuk kita saat ini bahwa setiap kita yang percaya dan beriman kepada Yesus Kristus juga akan turut berada di sana.

8.      Roma  11:25 Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.

9.  Artinya penghuni sorga itu dibatasi. Jika jumlah dari bangsa-bangsa di luar Israel sudah terpenuhi maka Israel akan berpaling kepada Yesus Kristus sebagai Mesias.

10.  Karena itu Alkitab berkata Matius 7:13-14 : “Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."

11.  Jadi hati-hati saudara, jika kesempatan yang Tuhan telah sediakan untuk bertobat hingga saat ini kita sia-siakan, maka saudara akan rugi sendiri. Sebab jalannya sempit dan tidak semua bisa masuk ke sana.

12.  Yakinkah saudara bahwa dengan berlambat-lambat, menunda-nunda bertobat saudara akan bisa masuk lewat jalan yang sempit itu tanpa di dahului orang lain? Sebab sedikit orang yang mendapatinya.

13.  2 Petrus 3:13-15a:  Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat.

14.  Apa jawaban Petrus sehingga dia mau masuk kerumah bukan Yahudi dan makan bersama-sama dengan mereka? ayat 4-18

15.  Allah menunjukkan sebuah penglihatan kepada Petrus tentang makanan haram di dalam kain lebar yang turun dari langit  dengan keempat ujungnya diikat. Di dalamnya ada binatang-binatang yang dinyatakan haram olehhukum taurat.

16.  Tiga kali Allah menyuruh Petrus untuk menyembelihnya dan Petrus berkata bahwa dia belum pernah memakan makanan-makanan haram.

17.  Lalu Tuhan membuat statement: Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram!

18.  Sesungguhnya Allah tidak sedang berbicara tentang makanan yang haram dan halal, namun melalui penglihatan mengenai makanan haram yang menjadi halal ketika Allah nyatakannya halal itu Tuhan mau mengatakan bahwa KONSEP PEMAHAMAN SELAMA INI BAHWA KESELATAN OLEH KRISTUS ITU HANYA UNTUK ORANG ISRAEL tidak berlaku lagi.

19.  Stikma kafir  bagi orang asing selain Israel adalah tidak berlaku lagi (Kisah 10:28). Bahwa sekarang keselamatan juga terbuka bagi semua suku bangsa selain Israel.

20.  Sebagaimana Allah membatalkan makanan-makanan haram dalam Perjanjian lama, demikianlah Allah membatalkan  ekslusifme keselamatan hanya milik Israel.

21.  Penglihatan itu menyadarkan Petrus bahwa kasih karunia yaitu karya penebusan Kristus itu juga berlaku bagi semua orang di luar Israel.

22.  Itu sebabnya saat Petrus berjumpa ke 3 utusan Kornelius  Petrus menerima mereka dan mereka berjalan bersama menuju kediaman Kornelius, masuk kerumahnya dan memberitakan Injil keselamatan kepada Kornelius dan seisi rumahnya dan mereka semua dibabtis.

23.  Akhirnya anugrah keselamatan telah sampai kepada semua orang suku dan bangsa.

24.  Telah sampai kepada jemaat ini saat ini.

25.  Ini adalah kasih karunia Allah bagi kita bangsa di luar yahudi.

26.  Saudara Penolakan Israel akan Mesias menjadi jalan keselamatan bagi bangsa-bangsa lain.

27.  Akan ada yang lebih dahulu menjadi yang terkemudian (Israel menjadi terakhir)

28.  Lukas 13:30 Dan sesungguhnya ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi orang yang terakhir."

29.  Hati-hati Jika iman kita tidak sungguh-sungguh benar di hadapan Tuhan bisa-bisa akan banyak orang lain yang mendahului kita sampai ke kerajaan Allah.

30.  Dan tragisnya mereka masuk sorga padahal orang yang selama ini nampaknya rajin beribadah, beragama kristen, ikut pelayanan, nampaknya vbegitu rohani malah masuk ke dalam hukuman kekal di neraka.

31.  Lihat fenomena sekarang bahwa ada orang bertahun-tahun bahkan puluhan tahun menjadi Kristen tetapi tidak mengenal Yesus, dan Yesus berkata “Aku tidak mengenal engkau. Matius 25:12: Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. Lukas 13:12 Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!

32.  Mereka tidak menjadikan Yesus menjadi Tuhan dalam hidup mereka tetapi selalu ada yang lain di dalam diri mereka yang mereka anggap melebihi Yesus. Bahkan sering sekali menganggap banyak yang lebih penting daripada Yesus. Bahkan ada yang membuat dirinya sebagai Tuhan atas dirinya sendiri meskipun dia Kristen.

33.  àTetapi Yesus nanti akan menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu.

34.  Itu sebabnya kita melihat bahwa ada orang yang baru bertobat, baru menjadi Kristen dari agama lain namun mereka langsung lebih dahulu meyakini Yesus dan berTuhankan Yesus. Bahkan ada diantara mereka yang baru saja percaya dan mati langsung bersama-sama dengan Yesus di Firdaus.

35.  Kisah Para Rasul  28:28 berkata: “Sebab itu kamu harus tahu, bahwa keselamatan yang dari pada Allah ini disampaikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan mendengarnya."

36.  Sekarang Siapa yang bisa memperoleh karunia pertobatan itu dan apa syaratnya?

a.      Kisah 11:18: Jadi kepada bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup.

b.      Dengarlah Firman Tuhan yang sedang berbicara. Sebagaimana Kisah 11:14 ini berkata: Berita Injil itu mendatangkan keselamatan bagimu dan bagi seluruh isi rumahmu.

c.       tetapi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.

37.  Lalu bagaimana memperoleh karunia pertobatan itu?

àOrang yang merendahkan diri di hadapan Tuhan yang berkata Tuhan aku orang berdosa dan layak dimurkai, ampuni dosaku dan jadilah Tuhan di dalam hidupku. Itulah pertobatan. Setelah itu hidupnya akan berubah,memuji-muji Tuhan  dan menghasilkan buah Roh di dalam hidupnya.

38.  Saudara, mungkinkah kita yang menyatakan diri sebagai Kristen yang artinya Israel Rohani akan mengalami seperti Israel ini. Tegar tengkuk, mengeraskan hati, tidak mau mendengar Firman kebenaran dan menghidupinya,  bahkan menolak Kristus sebagai Tuhan dan juru selamatnya pribadi?

39.  Wahyu  3:20Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku”.

40.  Mazmur 95:7-8: Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya! Janganlah keraskan hatimu

41.  Artinya jika hari ini saudara mengeraskan hati, maka orang-orang lain yang sebelumnya tidak mengenal Allah, ketika Injil diberitakan mereka akan mendengarnya dan bertobat, lalu mendahului saudara masuk sorga.

42.  Kalau begitu, masihkah tersisa sorga buat saudara?

                                 Lagu Bertobatlah dan balik pada Bapa.


Shalom,


Ev. Harles Lumbantobing 


KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

Minggu, 04 Mei 2025

MENGASIHI DAN MENGIKUT YESUS DENGAN SETIA

 

Garis-garis besar Kotbah Ibadah Sektor Minggu I Mei 2025

Tema:

MENGASIHI DAN MENGIKUT YESUS DENGAN SETIA

 

EV: Mazmur 30:1-13

 

30:1 Mazmur. Nyanyian untuk pentahbisan Bait Suci. Dari Daud.

30:2 Aku akan memuji Engkau, ya TUHAN, sebab Engkau telah menarik aku ke atas, dan tidak memberi musuh-musuhku bersukacita atas aku.

30:3 TUHAN, Allahku, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan Engkau telah menyembuhkan aku.

30:4 TUHAN, Engkau mengangkat aku dari dunia orang mati, Engkau menghidupkan aku di antara mereka yang turun ke liang kubur.

30:5 Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus!

30:6 Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai.

30:7 Dalam kesenanganku aku berkata: "Aku takkan goyah untuk selama-lamanya!"

30:8 TUHAN, oleh karena Engkau berkenan, Engkau telah menempatkan aku di atas gunung yang kokoh; ketika Engkau menyembunyikan wajah-Mu, aku terkejut.

30:9 Kepada-Mu, ya TUHAN, aku berseru, dan kepada Tuhanku aku memohon:

30:10 "Apakah untungnya kalau darahku tertumpah, kalau aku turun ke dalam lobang kubur? Dapatkah debu bersyukur kepada-Mu dan memberitakan kesetiaan-Mu?

30:11 Dengarlah, TUHAN, dan kasihanilah aku, TUHAN, jadilah penolongku!"

30:12 Aku yang meratap telah Kau ubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita,

30:13 supaya jiwaku menyanyikan mazmur bagi-Mu dan jangan berdiam diri. TUHAN, Allahku, untuk selama-lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu.

                                   

 -------------------

1.      Mazmur ini merupakan nyanyian  pemujian kepada Tuhan saat penahbisan bait suci setelah tabut perjanjian dipulangkan ke Yerusalem.

2.      Pemujian ini dimulai dengan deklarasi bahwa keselematan dan kemenangan yang dialami Daud adalah bersumber dari Allah.

è Dalam segala pergumulan dan persoalan hidupnya Daud berseru kepada Allah dan Allah menolongnya.

è Allahlah yang menghidupkan dia àDaud menyadari jika diihat dari kondisi dankeadaannya selama ini dia seharusnya sudah mati. Tetapi Allah menjaga nyawanya.

3.      Karena itu Daud mengajak supaya setiap orang percaya melakukan 2 hal yaitu:  (1) Menyanyikan Mazmu (memuji menyembah) dan (2) Mempersembahkan syukur kepada Tuhan.

4.      Allah adalah Dia  yang tidak membiarkan kita dalam kesalahan dan dosa. Dia menegur kesalahan kita, namun Dia juga akan memulihkan keadaan kita.

5.      Karena itu Daud bertekad untuk seumur hidupnya hanya akan berseru kepada Tuhan,  menyembah hanya kepada Tuhan, menyanyikan Mazmur dan puji-pujian kepada Tuhan saja.

6.      Itu sebabnya di ayat 9-10 dia memohon kiranya dia diselamatkan, tidak mati di tangan musuh, sebab Daud berkeyakinan bagaimana mungkin dia akan menyembah lagi dan memuji-muji Tuhan lagi kalau dia akhirnya mati.

 

Pelajaran bagi jemaat adalah:


7.      Bukti cinta kasih Tuhan kepada kita sudah nyata dimana kita sudah mengenang dan merayakannya dalam masa-masa Paskah.

8.      Sekarang apakah bukti cinta kasih kita kepada Tuhan yang bisa kita tunjukkan berdasarkan Mazmur 30 ini?

a.      Memuji dan menyembah hanya Tuhan saja

b.      Menyanyikan pujian dan syukur hanya kepada Tuhan (bisa dalam ibadah atau terlibat dalam pelayanan sebagai anggota koor, song leader, dan lain sebagainya)

c.       Mempersembahkan persembahan syukur kepada Tuhan.

d.      Menyampaikan kasih setia Tuhan ini kepada orang lain dan mengajak mereka untuk  ikut dalam menyanyikan pujian dan syukur kepada Tuhan.

e.      Sebagaimana kesaksian Daud ini tentang siapa Tuhan dalam hidupnya dan apa yang sudah Tuhan perbuat bagi Daud, maka kita juga tentunya diajak oleh Nas Firman ini untuk melakukan hal yang sama dengan setia sebagai tanda dan bukti kita mengasihi Yesus.


Shalom,  

Ev. Harles Lumbantobing



KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......