Sabtu, 20 Juni 2026

DIBENARKAN OLEH KARENA IMAN

 

Ibadah minggu, 14 Juni 2026

Tema:

DIBENARKAN OLEH KARENA IMAN

 

Ev: Galatia 2: 15-21

1. Mengapa perlu iman?-->Supaya kita diselamatkan.

2. Apa tidak ada yang bisa menyelamatkan selain Iman? TIDAK ADA. Bahkan Hukum Taurat yang dari ALLAH juga tidak bisa menyelamatkan (Galatia 2: 16)

3. Tuntutan hukum taurat tinggi: Yakobus 2:10 “Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.” (HK=613 pasal)

4. Ajaran Kekristenan sejak semula banyak ditentang dan dibelokkan. Salah satunya adalah masalah keselamatan. Protestan lahir salah satunya dari konsep keselamatan  yang sudah berubah bahwa ada jalan lain supaya selamat selain melalui Yesus Kristus.

a. Di Nas ini juga ditentang Paulus ajaran yang seperti itu.

b. Sebelum Reformasi oleh Martin Luther, bahwa keselamatan dan pengampunan dosa bisa ditebus dengan selembar surat  yang dikeluarkan Paus yang dibayar dengan sejumlah uang.

c. Paulus menegaskan Keselamatan hanya oleh iman kepada Yesus Kristus. (Solafide)

5. Ada dua iman: Iman yang salah dan iman yang benar

6. Iman yang salah:

a. Jelas dulu, masuk logika dulu baru diterima.

b. Berbuat baik dulu  supaya diselamatkan. (Perbuatan baik adalah bukti dan respon dari keselamatan oleh karena iman)

c. Iman yang sia-sia: Matius 7:21  (berseru tetapi tidak melakukan kehendak Bapa)

d. Iman yang mati: Yak 2:17

e. Iman setan : Yak 2:19

f. Iman sementara : Jika punya masalah datang kepada Tuhan dan berdoa, tetapi jika tidak dijawab dia meninggalkan Tuhan.

7. Iman yang benar: = IMAN YANG MENYELAMATKAN

a. Iman yang mendahului pengenalan akan Allah= Imani dulu walau tidak melihat, walau tidak logika, nanti Allah akan menyingkapkan.

b. Ingat Fungsi Roh Kudus:  Yohanes 14:26.  (Prinsip: hadir dulu dalam hati kita lalu akan mengajarkan segala sesuatu)

c. Iman datang karena pendengaran akan Firman Tuhan Roma 10:17

d. Iman bukan berdasarkan logika

e. Iman bukan berdasarkan hasil (baik atau tidak, diterima atau tidak, berhasil atau tidak = Sadrakh dkk)

8. Seseorang tidak akan pernah bisa mengenal Allah dan diselamatkan kalau dia harus tau dan kenal dulu Allah secara menyeluruh. Sebab Allah yang benar akan tertutup bagi orang-orang yang demikian.

9. Keselamatan itu adalah Anuggrah oleh IMAN. Bukan karena perbuatan baik.

10. Apa yang harus  dilakukan oleh setiap orang yang sudah  menerima anugerah itu? Ayat 20 “Hidupku bukannya aku lagi melainkan Kristus yang hidup di dalam aku”.

11. Amin

 

Shalom,

 

Ev. Harles Lumbantobing

KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

 

 

 

 


Sabtu, 13 Juni 2026

BUKAN IMAN KALENG-KALENG

 

Sebuah Renungan

BUKAN IMAN KALENG-KALENG

Daniel  3:17-18

3:17 Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja;

3:18 tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu."

 

1. Sering sekali orang mengikuti dan mempercayai seseorang ketika mereka mendapatkan hasil sesuai keinginan mereka dari orang yang mereka ikuti dan percayai itu.

2. Sebaliknya jika mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka akan meninggalkannya dan mencari yang lain yang bisa memenuhi keinginan mereka.

3. Semua orang pasti pernah menghadapi berbagai tantangan dan situasi yang sulit dalam hidupnya

4. Dalam menghadapi tantangan dan situasi itu sebagai orang yang ber-Tuhan pasti  kita akan diuji  dua hal:

a. Sejauh mana iman dan ketergantungan kita kepada Tuhan yang kita sembah dalam menghadapi setiap persoalan hidup itu.

b. Bagaimana konsistensi beriman kita kepada Tuhan ketika kita melihat dan menerima hasil akhir dari pencobaan yang kita hadapi itu.

1. Bagaimana iman kita kepadaNya jika kita dilepaskan dari situasi sulit itu.( Tentunya semua orang akan bersukacita dan tetap menggantungkan iman dan pengharapannya kepada Tuhan).

2. Bagaimana iman kita kepadaNya jika kita TIDAK dilepaskan dari situasi sulit itu.(Banyak yang akhirnya meninggalkan imannya, dan meragukan Tuhannya, tidak berdoa lagi, tidak beribadah lagi, bahkan lari dari Tuhan.)

5. Tetapi bagaimana dengan tiga tokoh dalam Nas Firman Tuhan ini? Dari Nas Firman Tuhan ini kita melihat bagaimana konsistensi iman Sadrakh, Messakh dan Abednego  kepada Tuhan yang tidak dipengaruhi oleh situasi apapun,  dan hasil apapun.

6. Bahkankah lebih ekstrim lagi, sekalipun Tuhan yang mereka sembah tidak melepaskan mereka, mereka tetap tidak mau menyembah allah lain selain  hanya menyembah Allah mereka itu.

a. Mengapa?  Karena mereka mengenal Allah yang benar dan yang sesungguhnya yang tidak pernah merancangkan atau melakukan yang jahat kepada mereka.  (Yeremia 29:11)

b. Mereka tidak pesimis, tidak berpikir negatif dan tidak pernah curiga dengan Tuhan yang mereka sembah walau hidup tidak seperti yang mereka harapkan.

7. Bagaimana dengan kita?  Iman yang bagaimana yang kita miliki kepada Tuhan?

8. Iman ketiga tokoh ini patut kita teladani dan kita contoh dalam kehidupan beriman kita terutama dalam menghadapi siatuasi-situasi sulit dalam hidup kita.

9. Mereka tidak pernah ragu dengan Tuhan mereka, sekalipun Tuhan tidak mendengarkan doa mereka atau melepaskan mereka dari perapian yang menyala-nyala itu. Bagi mereka Tuhan yang disembah dan diikuti hanya satu, tidak ada yang lain.

10. Apa hasil akhir dari “Iman yang bukan kaleng-kaleng ini”?

a. Sadrakh, Messakh, dan Abednego tentunya tetap dihukum dan dimasukkan ke dalam perapian yang menyala-nyala itu.

b. Tetapi Mujijat dan pertolongan Tuhan nyata kepada hamba-hambaNya yang setia beriman itu,  tidak sehelai ramput pun yang terbakar di tubuh mereka, dan mereka semua keluar dari perapian yang menyala-nyala itu dengan sehat dan bugar.

àMujizat ini jauh lebih besar jika seandainya dibandingkan dengan sekedar Tuhan menegur Nebukadnezar (dengan caraNya) untuk membatalkan hukuman itu.

c. Nama Tuhan dimuliakan Raja Nebukadnezar, Kehidupan dan derajat mereka bertiga Tuhan angkat di Kerajaan itu (Baca Daniel 3:28-30)

11. Sering sekali dalam situasi kita yang sepertinya kalah atau gagal justeru disitulah  Tuhan menunjukkan betapa luarbiasanya kasih , perlindungan dan kuasaNya kepada kita dan kepada dunia ini.

12. Tuhan mampu merubah kekalahan kita jadi kemenangan, kelemahan kita jadi kekuatan, kehinaan kita jadi kehormatan asal kita tetap  konsisten beriman kepadaNya.

13. Iman apa yang saudara miliki saat ini?  Mari serahkan hidup kita kepadaNya apapun situasi dan kondisinya.

14.  Amin.

 

Shalom,

 

Ev. Harles Lumbantobing

KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......

 

 

Senin, 01 Juni 2026

MENJADI SAKSI ALLAH TRITUNGGAL (Ibadah sektor)

 

Garis-garis besar Kotbah Ibadah Sektor Minggu V  Mei 2026

Tema:

MENJADI SAKSI ALLAH TRITUNGGAL

 

Ev: Yesaya  44:1-8

44:1 "Tetapi sekarang, dengarlah, hai Yakub, hamba-Ku, dan hai Israel, yang telah Kupilih!

44:2 Beginilah firman TUHAN yang menjadikan engkau, yang membentuk engkau sejak dari kandungan dan yang menolong engkau: Janganlah takut, hai hamba-Ku Yakub, dan hai Yesyurun, yang telah Kupilih!

44:3 Sebab Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu.

44:4 Mereka akan tumbuh seperti rumput di tengah-tengah air, seperti pohon-pohon gandarusa di tepi sungai.

44:5 Yang satu akan berkata: Aku kepunyaan TUHAN, yang lain akan menyebut dirinya dengan nama Yakub, dan yang ketiga akan menuliskan pada tangannya: Kepunyaan TUHAN, dan akan menggelari dirinya dengan nama Israel."

44:6 Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku.

44:7 Siapakah seperti Aku? Biarlah ia menyerukannya, biarlah ia memberitahukannya dan membentangkannya kepada-Ku! Siapakah yang mengabarkan dari dahulu kala hal-hal yang akan datang? Apa yang akan tiba, biarlah mereka memberitahukannya kepada kami!

44:8 Janganlah gentar dan janganlah takut, sebab memang dari dahulu telah Kukabarkan dan Kuberitahukan hal itu kepadamu. Kamulah saksi-saksi-Ku! Adakah Allah selain dari pada-Ku? Tidak ada Gunung Batu yang lain, tidak ada Kukenal!"

 

oooo000oooo

1. Firman ini adalah perkataan Allah Tritunggal kepada Israel.

2. Kata TUHAN ( huruf besar semua: YHVH , merujuk kepada Elohim / Allah TRITUNGGAL)

3. Dalam perikop ini Allah memperkenalkan diriNya kepada bangsa itu sekaligus kepada kita semua bahwa:

a. TUHAN (Allah Tritunggal) adalah pencipta seluruh manusia dan sekaligus juga pencipta bangsa Israel.

b. Allahlah yang membentuk kita manusia sejak dalam kandungan.

c. Allah adalah TUHAN yang memilih bangsa Israel secara khusus untuk tujuan mulia, demikian juga kita umat percaya.

d. Allah menjaga dan melindungi umatNya bahkan mancukupkan segala yang diperlukan manusia (ayat 3-4: mendatangkan  air dan hujan ke atas tanah)

e. TUHANLAH yang Memberkati anak-anak kita dan memelihara mereka serta  akan mencurahkan RohNya untuk menuntun dan melindungi keturunan kita.

f. Ayat 6: Tuhan adalah Raja dan penebus Israel, dan Dia adalah Yang Awal dan Yang Akhir. Artinya yang sudah ada sebelum segala sesuatu ada dan yang tetap ada setelah segala sesuatu tidak ada.

4. TUHAN adalah Allah satu-satunya tidak ada yang lain. Sehingga kita tidak boleh menggantikan Allah dengan apapun di dunia ini dan tidak boleh sujud dan menyembah kepada apapun itu di dunia ini.

5. Yang menjadi tugas kita sebagai orang percaya (pengikut Kristus) adalah mentaati PerintahNya, dimana TUHAN berkata: “KAMU ADALAH SAKSI-SAKSIKU” ( Ayat 8).

6. Sebagaimana keberadaan Allah dalam bagian 3 di atas bahwa itulah yang harus kita saksikan di tengah-tengah dunia ini supaya semua orang percaya dan mengenal Allah Tritunggal.

7. Bagaimana kita menyaksikanNya? Apakah harus semua menjadi Pendeta atau Pemberita Injil atau Penatua?

8. BUKAN. Tetapi kita bersaksi dalam setiap tingkah laku dan perbuatan kita  dalam setiap profesi dan pekerjaan kita masing-masing, dalam tugas dan penggilan masing-masing dalam pelayanan, supaya orang melihat bahwa benar kita adalah pengikut Allah Tritunggal dan itu tercermin dalam setiap perkataan dan perbuatan kita.

9. Dalam setiap kesempatan kita menunjukkan bahwa Dialah Allah yang telah menciptakan kita, memilih dan memanggil kita untuk melakukan pekerjaan baik (Efesus 2:10), yang memberkati kita dan anak cucu kita, yang menyertai kita dan memberikan jalan keluar dalam  setiap persoalan dan pergumulan kita, dan barang siapa mau percaya dan mengikuti Allah yang kita sembah itu maka mereka juga akan mengalami hal yang sama.

10. Dan itulah keinginan TUHAN bahwa semua orang mengenalNya dan menerimaNya sebagai Tuhan dan juru selamatnya.

11. Di sinilah peran kita para pengikut Kristus dalam hal menjadi saksi-saksi Allah supaya semua orang diselamatkan.

12. Sebagaimana dalam  Yehezkiel  33:11 Tuhan berfirman: Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup. Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel?”.

13. Inilah perintah itu yaitu “KARTAKANLAH” yang sama artinya dengan "BERSAKSILAH".

14. Kiranya kita semua menjadi pengikut Tuhah yang setia dan taat dalam melaksanakan tugas dan penggilan kita di dunia ini sebagai  saksai Allah Tritunggal.

15. Amin.

 

 

Shalom,

 

Ev. Harles Lumbantobing

KLIK  ARSIP  untuk melihat tulisan lainnya 

di Daftar... ARSIP.......