Ibadah Sektor minggu I Oktober 2025
Tema:
TUHAN
ALLAH MAHA KUDUS DAN MAHA TAHU
1 Timotius 6:11-16
6:11
Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan,
ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.
6:12
Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal.
Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar
di depan banyak saksi.
6:13
Di hadapan Allah yang memberikan hidup kepada segala sesuatu dan di hadapan
Kristus Yesus yang telah mengikrarkan ikrar yang benar itu juga di muka Pontius
Pilatus, kuserukan kepadamu:
6:14
Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada
saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya,
6:15
yaitu saat yang akan ditentukan oleh Penguasa yang satu-satunya dan yang penuh
bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan.
6:16
Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang
tak terhampiri. Seorang pun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak
dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal! Amin.
1. Dalam Nas ini Rasul Paulus mengajarkan kepada Timotius tugas tujuan hidup bagi orang percaya.
2. Di Pasal 6 ini Rasul Paulus dengan tegas mengingatkan supaya setiap orang percaya jangan cinta uang lebih dari Tuhan dan hanya mengejar kekayaan dunia.
3. Hal itu dilakukan oleh orang-orang yang akan binasa.
4. Tetapi Allah berkenan menyelamatkan mereka jika mereka mau diingatkan dan dikembalikan kepada tujuan hidup yang benar.
5. Itulah yang ditugaskan Paulus kepada Timotius supaya memperingatkan para orang kaya Ayat 17-19 supaya mereka hidup:
6:17 Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar
mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti
kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita
segala sesuatu untuk dinikmati. 6:18 Peringatkanlah agar mereka itu berbuat
baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi 6:19 dan dengan
demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu
yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya.
6. Ada tiga pesan yang sangat mencolok dalam Nas ini terkhusus dalam ayat 11-12:
-
Jauhi,
kejar, bertanding à
Inilah tujuan mengapa kita dipanggil, dan kita telah berikrar untuk itu dan
disaksikan banyak orang (Contoh ikrar Pengakuan imam rasuli, ikrar saat sidi,
saat nikah, dll)
7. JAUHI: Paulus memberikan larangan kepada Timotius supaya: Menjauhi semuanya itu. Apa maksudnya?
-
Cinta uang. Sehingga karena memburu
uang mereka telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan
berbagai-bagai duka (Ayat 9-10)
-
Cinta uang menyebabkan seseorang itu
menjadi orang yang berlagak tahu, Penyakitnya ialah mencari-cari soal dan
bersilat kata, yang menyebabkan dengki, cidera, fitnah, curiga, percekcokan
antara orang-orang yang tidak lagi berpikiran sehat dan yang kehilangan
kebenaran, yang mengira ibadah itu adalah suatu sumber keuntungan padahal
ajaran yang diajarkannya palsu, ayat 3-5,
8. KEJAR: Kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan,
9. BERTANDING: Bertanding dalam pertandingan iman yang benar. Jangan hanya diam dan tidur, sebab ketika hidup di dunia ini bukanlah hidup untuk tidak melakukan apa-apa bagi Tuhan, sebab setiap saat kita ada dalam perlombaan dan menghadapi peperangan rohani. Sebab si jahat setiap saat mengintip untuk mencelakai kita.
a.
Paulus setia dalam pertandingan itu.
Di akhir tulisannya di 2 Timotius 4:7 Paulus berkata: 4:7 “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis
akhir dan aku telah memelihara iman”
b.
Pertandingan iman apa yang Tuhan
maksud? 2 Timotius 4:2: “Beritakanlah
firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang
salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran”
c.
Apa yang Paulus lakukan dalam
pertandingan iman ini sehingga dia bisa mengakhiri dengan baik? Dengan melakukan yang pertama dan yang kedua (JAUHI
dan KEJAR) sebagai latihan dan disiplin rohani. Rahasia keberhasilannya
Paulus ajarkan dalam:
2 Timotius 4: 5:
“Tetapi kuasailah dirimu dalam segala
hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah
tugas pelayananmu!”
10. Lakukan semua ini dengan setia sampai Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diriNya kelak dalam kedatanagnNya yang kedua kali.
11. Di hadapan Yesus kelak semua akan kita pertanggungjawabkan. Tidak ada yang tersembunyi daripadaNya sehingga kita bisa menutupnutupinya. Sebab TUHAN ALLAH MAHA KUDUS DAN MAHA TAHU.
12. Dialah Penguasa, Raja segala raja dan tuan segala tuan. Dia adalah Hakim yang adil itu, terang yang sesungguhnya, dan hanya Dialah yang layak menerima hormat, kuasa dan kemuliaan.
13. Mari Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal supaya kita bisa mampu MENJAUHI, MEGEJAR, DAN BERTANDING dengan baik.
Shalom,
Ev. Harles Lumbantobing
KLIK ARSIP untuk melihat tulisan lainnya
di Daftar... ARSIP.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar anda yang baik, sopan dan bahasa yang mudah dimengerti. terimakasih