Garis-garis
besar Ibadah Minggu 26 Oktober 2025
Tema:
Diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik
Ev: 2 Timotius 3:10-17
1. Tentu kita mengingat perkataan firman Tuhan yang
berkata “IMAN TANPA PERBUATAN ADALAH MATI” (Yakobus 2:17) tentunya yang
dimaksud disini adalah perbuatan baik.
2. Apakah kita benar pengikut Kristus atau tidak
akan bisa dibuktikan lewat Perbuatan baik kita kepada semua orang.
3. Perbuatan baik yang berkenan kepada Allah tidak
lahir secara otomatis ketika kita percaya kepada Yesus. Namun akan terus dibangun dan memerlukan
pertumbuhan.
4. Maka tidak ada yang lebih baik yang bisa memperlengkapi,
mengajar dan membentuk seseorang untuk bisa menjadi manusia yang berkarakter
baik selain Alkitab sendiri.
5. Kualitas iman mempengaruhi sikap dan
karakter seseorang.
6. Iman akan semakin berkualitas ketika
ujian, percobaan dan penderitaan menghantam di setiap pertumbuhan iman itu.
7. Semakin sering mendengar Firman Tuhan dan setia
mempraktekkannya akan menghasilkan sikap dan karakter hidup yang baik dan
kesukaannya adalah melakukan perbuatan baik kepada semua orang.
8. Namun perbuatan baik yang kita lakukan yang
didasari oleh kebenaran karena menjadi pengikut Kristus tentunya akan banyak
mengalami tantangan, ketidak sukaan, kebencian dari dunia ini.
9. Setiap perbuatan baik yang kita lakukan haruslah
demi Injil. Itu sebabnya Kekristenan pasti akan dilanda cobaan sekaligus ujian yang
tentunya menyebabkan terjadinya penderitaan. (Ayat 12)
10. Sebab pokok pemberitaan dari kekristenan adalah
Injil. Inti Injil itu adalah Yesus Kritus dan Salib. Dan Salib ini merupakan
kebodohan bagi dunia yang berdosa.
11. Banyak
bagian dari Alkitab yang menyatakan bahwa karena pemberitaan Injil pengikut
Kristus akan mengalami penderitaan. 2 Timotius 2:9 Karena pemberitaan Injil inilah aku
menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi firman Allah tidak
terbelenggu.
12. Itu sebabnya Iblis akan terus menyerang dan
menghambat kekristenan yang melakukan segala hal yang baik demi pemberitaan
Injil. Ini disebut sebagai ibadah. Dalam bahasa batak ayat
12 ini diterjemahkan “Alai ndang tarbahen so hona lele nasa, na naeng marparange na
daulat marhitehite Kristus Jesus.”
"Semua perbuatan baik itu adalah sebagai cara kita memberitakan Injil dan beribadah kepada Tuhan"
13. Tetapi
ingatlah, supaya kita sabar dalam penderitaan: Roma 5:3-5 …Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan
kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,
dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.
Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di
dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.
14. Firman Tuhan adalah tulisan yang diilhamkan Allah
kepada semua penulisnya (lebih dari 40
penulis) dalam rentang waktu 1500 tahun (tahun 1500 SM sampai tahun 100M) yang hampir
seluruhnya tidak hidup pada jaman yang sama dan tidak saling kenal.
Tetapi semua memiliki benang merah yang sama yaitu Kristus.
15. Maka siapa yang mau diajar supaya semakin
berpengetahuan serta yang ingin sifat dan kelakuannya berubah maka dia harus dituntun
Alkitab dengan cara rajin membaca Alkitab, merenungkannya dan setia
melakukannya.
16. Alkitab adalah penuntun dan pemandu kita untuk
hidup yang semakin berkualitas yang menuju kesempurnaan dengan Kristus.
17. Alkitab dalam 2 Timotius 3:16 berperan: Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat
untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan
dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
18.
Alkitab akan membawa kita untuk hidup sesuai
teladan Yesus Kristus.
19. Sama seperti Rasul Paulus ketika dia hidup
sepenuhnya dengan meneladani Kristus dia berani berkata kepada Timotius di ayat 10-11
(telah mengikuti
ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan
ketekunanku.Engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti yang
telah kuderita di Antiokhia) yang merupakan cara hidup yang Paulus
teladani dari Yesus.
20. Kesetiaan Paulus sampai mati dalam mengikut
Yesus (bukan sekedar mengikuti ajarannya tetapi juga praktek hidup Yesus)
membuat dia berani juga menyatakan hal yang sama kepada jemaat Filipi di Filipi
3:17 Saudara-saudara,
ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang
menjadi teladanmu.
21. Bagaimana supaya kita bisa tetap konsisten untuk
hidup melakukan perbuatan baik sebagai buah dari pengenalan dan iman kita
kepada Kristus? (ayat 14-15)
a. Tetap setia dan berpegang kepada kebenaran yang
telah diterima dan diyakini dari semua pengajar-pengajar yang Tuhan kirimkan.
b. Mengingat (selalu) orang yang mengajarkannya,
sebab dengan mengingat mereka akan juga mengingatkan ajaran-ajarannya.
c. Bahkan dikatakan bahwa kita juga harus mengingat
bahwa sedari kecil kita juga sudah mengenal kitab suci yang menuntun kita
kepada keselamatan dan iman kepada Yesus Kristus.
22. Mengingat itu sangat perlu. Karena bagaimana
kita bisa melakukan apa yang berkenan kepada Allah, melakukan kehendakNya dan
menjauhi larangannya kalau kita tidak mengingat apa yang tertulis dalam kitab
suci dan yang diajarkan para pengajar kita kepada kita.
23. Jadi Perbuatan baik yang berkenan kepada Allah
lahir dari pengenalan akan Kristus sesuai dengan segala yang diajarkan dalam
Alkitab.
24. Karena itu sebagai seorang Kristen: Berilah
dirimu diperlengkapi, terimalah pengajaran dan didikan Tuhan. Tanpa itu kita
akan gagal mempertahankan hidup yang menghasilkan buah yang baik.
25. Sebagai pengikut Kristus, sambil tetap
diperlengkapi, mari berilah diri kita untuk turut ambil bagian untuk dipakai
Tuhan untuk memperlengkapi orang lain menurut kebenaran-kebenaran Alkitab sama seperti yang dilakukan Paulus
kepada Timotius, Timotius kepada para Penatua dan penatua kepada jemaat, dan
jemaat kepada masyarakat umum.
Shalom
Ev. Harles Lumbantobing
KLIK ARSIP untuk melihat tulisan lainnya
di Daftar... ARSIP.......